Januari 2019

 MENARA POST ,Indramayu- Kompol.H.Mashudi,SH.MH Kapolsek Patrol beserta Jajarannya rutin adakan operasi KKYD dan antisipasi Curas Curat Curanmor(C3) di wilayah hukumnya,hal ini terkait dengan kunjungan AKBP.M.Yoriz.M.Y.Marzuki,S.I.K Kapolres Indramayu beberapa waktu lalu.kapolres memerintahkan kepada seluruh jajarannya untuk selalu aktif dalam KKYD maupun antisipasi terhadap C3.Rabu(30/01/2019)

Menyikapi kunjungan dan perintah dari Kapolres,Kompol.H.Mashudi,SH.MH beserta jajarannya Giat melakukan KKYD dan Operasi antisipasi C3,dari kegiatan tersebut kurang dari satu bulan Polsek patrol telah menyita 9 kendaraan roda 2 yang tidak memiliki surat kendaraan bermotor.seperti yang di sampaikan oleh Kompol.H.Mashudi,SH.MH.

"Sebelum ada kunjungan AKBP M. Yoriz M.Y. Marzuki, S.I.K, Kapolres Indramayu,saya beserta anggota telah rutin melakukan kegiatan KKYD dan Antispasi C3.hal ini kami lakukan setiap hari dan untuk operasi gabungan 2 kali dalam seminggu,untuk hasil dari kegiatan yang sekarang sudah 9 kendaraan bermotor  Roda dua hasil sitaan dilapangan yang sudah kita kirim datanya ke Polres Indramayu,barangnya tinggal dikirim saja,di tambah dengan adanya perintah dari atasan kami."ungkapnya

Kompol.H.Mashudi.SH,MH menambahkan bahwa Ia juga giat melakukan operasi atau razia di rumah kost yang ada di wilayah hukum Polsek Patrol,hal ini bertujuan untuk mengantisipasi perbuatan yang melanggar norma norma agama,sosial,budaya,dan hukum NKRI karena itu tidak lepas dari Fungsi dan Perannya sebagai penegak hukum.

"selain melakukan KKYD dan antisipasi C3,juga melakukan operasi atau razia rumah kost di wilayah hukum kita,selain sudah ada laporan masyarakat bahwa di rumah kost suka terjadi perbuatan asusilla mengantisipasi sesuatu yang tidak di inginkan,dan semua kegiatan tersebut bertujuan agar kehadiran institusi kita bisa dirasakan masyarakat,sehingga masyarakat merasa nyaman dan aman di wilayahnya." tuturnya
[ads-post]
Selain penjelasan yang di berikan oleh Kompol.H.Mashudi,SH,MH selaku pucuk pimpinan di Polsek Patrol ,Panit I Ahmad Nurahmad,SH siap melaksanakan dan mendukung segala kegiatan yang ada di Polsek Patrol,"saya sebagai anggota polsek patrol siap selalu kapanpun di perintah oleh atasan,apalagi semua Giat yang ada di jajaran kita bertujuan untuk kebaikan masyarakat." katanya
(GTR)


Kegiatan Konferensi pers oleh Kapolres 
MENARA POST Kapolres Indramayu AKBP M Yoris. M. Y. Marzuki., SIK . menggelar jumpa pers membedah Kasus Peredaran Uang Palsu,yang beredar Wilayah Kabupaten Indramayu Kamis (31/01/2019).
Indramayu AKBP M Yoris. M. Y. Marzuki., SIK, di Dampingi Oleh YU KON AFRINALDO kepala tim sistem pembayaran pengedaran uang rupiah dan keuangan inklusif kantor perwakilan bank BI cirebon, Kasat Reskrim AKP Suseno adi wibowo., SH, SIK, Kasi Propam, Paur Humas, yang diliput oleh Wartawan media cetak, televisi maupun online.

Didepan Wartawan, Kapolres Indramayu, Menerangkan, Bahwa jajarannya telah berhasil mengamankan satu pelaku pengedar Upal , yang berinisial JHR (41), dan satu lagi masih jadi target DPO yakni berinisial UJ (40), keduanya merupakan warga Subang Jawa Barat.

Sebelumnya Polres Indramayu telah berhasil meringkus pelaku pencurian uang Dana Desa milik Desa Cikedung yang belakangan pelakunya anak dari kepala Desa itu sendiri.

Dari hasil pengembangan dan penyelidikan anggota Polres Indramayu. dan berkat informasi warga sehingga Polisi dengan mudah dapat mengamankan pelaku JHR serta barang buktinya, dan satu lagi masih DPO, diketahui keduanya adalah warga Subang.
[ads-post]
“Keberhasilan penangkapan pelaku dengan barang buktinya di tempat kejadian perkara (TKP) SPBU Terisi Kec. Terisi Kab. Indramayu, Pada hari Minggu, 30 Desember 2018, Tersangka mengedarkan uang palsu tersebut untuk mendapatkan keuntungan dari hasil penjualan seharga Rp.3.000.000,- untuk uang rupiah palsu sebanyak Rp.5.000.000,- dan Rp.3.000.000,- untuk S$1.000.000 dollar Singapura palsu' Terang Yoris.

Adapun barang bukti yang berhasil disita yakni, 88 (delapan puluh delapan) lembar uang kertas rupiah palsu pecahan Rp.50.000,- (lma puluh ribu rupiah) senilai Rp.4.400.000,- 170 (seratus tujuh puluh) lembar uang palsu Dollar Singapura pecahan S$10.000 Singapura senilai Rp.17.761.525.000,-(tujuh belas milyar tujuh ratus enam puluh satu juta lima ratus dua puluh lima ribu rupiah) 2.200 (dua ribu dua ratus) lembar uang palsu Dollar Singapura pecahan S$10.000 Singapura senilai Rp. 229.855.000.000 (dua ratus dua puluh sembilan milyar delapan ratus lima puluh lima juta rupiah) Total mata uang rupiah Palsu sebanyak Rp.4.400.000 dan Dollar Singapura palsu sebanyak S$ 23.700.000 atau senilai Rp. 274.616.500.000,- (dua ratus tujuh puluh empat milyar enam ratus enam belas juta lima ratus ribu rupiah)
"Tersangka dijerat Pasal 36 ayat (3) UU RI No. 7 Tahun 2011 tentang Mata Uang dan atau pasal 245 KUHP, Dengan ancam pidana penjara paling lama 15 (lima belas) tahun dan pidana denda paling banyak Rp.50.000.000.000,- (lima puluh milyar rupiah).

Di akhir acara, Kegiatan Konferensi pers selesai dilanjutkan dengan pemberian Reward dari Bank Indonesia yang disampaikan oleh Kepala Perwakilan Bank Indonesia Cirebon berupa Piagam Apresiasi dan Penghargaan Kepada Sat Reskrim Polres Indramayu Atas Kontribusi Dalam Pengungkapan Kasus Pidana Pemalsuan Uang Serta penyerahan Plakat Bank Indonesia Cirebon. 

Pena
By.
AAP
Editor
By.
Redaksi
Foto
By.
Humas Polres Indramayu

 MENARA POST SUNGGUH tidak ada kecerdasan yang lebih tinggi, amal yang sangat mulia, dan pahala paling agung dari diri seorang Muslim setelah ia beriman dan berjihad kecuali senantiasa memuliakan orangtuanya dan merawatnya hingga akhir hayat.
Ilustrasi
Secara gamblang Allah menyebutkan dalam firman-Nya bahwa kedudukan orangtua sangat mulia. Bahkan karena begitu mulianya, Allah langsung memandu umat Islam jangan sampai salah dalam bergaul untuk memuliakan orangtua, lebih-lebih di usia mereka yang sudah lanjut.

Berkata “ah” saja kepada orangtua, Allah sangat melarangnya.
وَقَضَى رَبُّكَ أَلاَّ تَعْبُدُواْ إِلاَّ إِيَّاهُ وَبِالْوَالِدَيْنِ إِحْسَاناً إِمَّا يَبْلُغَنَّ عِندَكَ الْكِبَرَ أَحَدُهُمَا أَوْ كِلاَهُمَا فَلاَ تَقُل لَّهُمَا أُفٍّ وَلاَ تَنْهَرْهُمَا وَقُل لَّهُمَا قَوْلاً كَرِيماً
“Dan Tuhanmu telah memerintahkan supaya kamu jangan menyembah selain Dia dan hendaklah kamu berbuat baik pada ibu bapakmu dengan sebaik-baiknya. Jika salah seorang di antara keduanya atau kedua-duanya sampai berumur lanjut dalam pemeliharaanmu, maka sekali-kali janganlah kamu mengatakan kepada keduanya perkataan “ah” dan janganlah kamu membentak mereka dan ucapkanlah kepada mereka perkataan yang mulia.” (QS. Al- Isra’ [17]: 23).

Dalam tafsir Ibn Katsir disebutkan bahwa kata qadhaa dalam ayat ini berarti perintah. Sementara itu mujahid berkata artinya adalah berwasiat.

Berarti ayat ini sangat penting dan utama untuk diperhatikan dan diamalkan oleh seluruh umat Islam agar benar-benar bersemangat dalam memuliakan orangtua. Apalagi, perintah ini Allah tegaskan setelah perintah untuk ikhlas beribadah dengan tidak mempersekutukan-Nya.

Dengan kata lain, siapapun dari umat Islam yang tidak memuliakan orangtuanya berarti dia tidak berhak atas kemuliaan. Sebaliknya, kehinaan demi kehinaan akan selalu menghampiri perjalan hidupnya di dunia maupun akhirat.

Dalam banyak ayat, Allah mengingatkan agar manusia berbuat baik pada kedua orangtuanya.
وَوَصَّيْنَا الْإِنْسَانَ بِوَالِدَيْهِ حَمَلَتْهُ أُمُّهُ وَهْنًا عَلَىٰ وَهْنٍ وَفِصَالُهُ فِي عَامَيْنِ أَنِ اشْكُرْ لِي وَلِوَالِدَيْكَ إِلَيَّ الْمَصِيرُ
“Dan Kami perintahkan kepada manusia (berbuat baik) kepada dua orang ibu-bapaknya; ibunya telah mengandungnya dalam keadaan lemah yang bertambah-tambah, dan menyapihnya dalam dua tahun. Bersyukurlah kepada-Ku dan kepada dua orang ibu bapakmu, hanya kepada-Kulah kembalimu.” [QS: Luqman [31]: 14]

Sebuah Hadits menyebutkan, “Sungguh hina, sungguh hina, kemudian sungguh hina, orang yang mendapatkan salah seorang atau kedua orangtuanya lanjut usia di sisinya (semasa hidupnya), namun ia (orangtuanya) tidak memasukkannya ke Surga.” (HR: Ahmad).

Panti jompo? No way!
[ads-post]
Sungguh kerugian besar bila ada seorang Muslim yang menjumpai orangtuanya lanjut usia tetapi tidak merawatnya dengan tangannya sendiri, lebih mementingkan dirinya sendiri, mengkhawatirkan masa depannya sendiri, dan malah justru menitipkannya ke panti jompo, na’udzubillahi min dzalik.

Padahal, dirinya tumbuh dewasa dan pintar karena pengorbanan tanpa pamrih dari orangtua. Dengan perantara orangtualah kita ini lahir di dunia, kemudian tumbuh menjadi manusia dewasa, berpengetahuan, berpenghasilan bahkan menjadi orang terpandang. Istilahnya, tanpa pengorbanan orangtua, tak akan ada anak jadi dewasa.

Oleh karena itu, di ayat yang lain Allah memerintahkan umat Islam untuk bersyukur kepada kedua orangtua setelah bersyukur kepada-Nya.
وَوَصَّيْنَا الْإِنسَانَ بِوَالِدَيْهِ حَمَلَتْهُ أُمُّهُ وَهْناً عَلَى وَهْنٍ وَفِصَالُهُ فِي عَامَيْنِ أَنِ اشْكُرْ لِي وَلِوَالِدَيْكَ إِلَيَّ الْمَصِيرُ
“Bersyukurlah kepadaKu dan kepada dua orang ibu bapakmu, hanya kepada-Kulah kembalimu.” (QS. Luqman [31]: 14).

Jadi, memuliakan orangtua dan merawatnya adalah perkara utama. Bahkan setara dengan jihad (perang) di jalan Allah Ta’ala.

Suatu ketika, seorang sahabat bernama Jahimah pernah datang kepada Nabi dan berkata, “Ya Rasulullah aku ingin ikut perang dan aku datang kepadamu untuk meminta saran”. Rasulullah pun bertanya, “Apakah kamu masih mempunyai ibu?” “Ya, masih,” jawabnya. Maka beliau bersabda, “Kalau begitu, temanilah ia, karena surga itu terletak di kedua kakinya.” (HR. Ahmad).

Dengan kata lain, seorang Muslim yang tidak menghormati orangtuanya, tidak memuliakannya, apalagi tidak mau merawatnya, jelas hidupnya akan jauh dari keberkahan. Dan, di akhirat ia tidak berhak atas surga Allah Subhanahu Wata’ala.

Keteladanan Uwais Al-Qarni
Ada seorang pemuda dengan penampilan cukup tampan, bermata biru, rambutnya merah, pakaiannya hanya dua helai yang sudah kusut. Satu untuk penutup badan, satunya untuk selendang. Ia tak dikenal banyak orang dan sangat miskin, banyak orang suka menertawakan, mengolok-olok, dan menuduhnya sebagai tukang membujuk, tukang mencuri serta berbagai macam umpatan dan penghinaan lainnya, tiada orang yang menghiraukannya.

Subhanallah, dia tidak dikenal oleh penduduk bumi, tetapi sangat terkenal penduduk langit. Jika berdoa pasti dikabulkan.

Dikisahkan sepulang dari perang, Rasulullah menanyakan kepada Aisyah ra berkenaan dengan orang yang datang mencarinya. Rasulullah menjelaskan bahwa dia adalah penghuni langit.

Mendengar perkataan baginda Rasul, Aisyah ra dan para sahabat tertegun. Aisyah ra berkata, memang benar ada seorang pria yang datang mencari baginda Nabi, namun ia segera pulang kembali ke Yaman, dikarenakan ibunya yang sudah tua dan sakit-sakitan sehingga ia tidak dapat meninggalkannya terlalu lama. 

Rasulullah bersabda, “Jika kalian ingin bertemu dengan dia, perhatikanlah, ia memiliki tanda putih ditengah-tengah telapak tangannya. Dan suatu ketika apabila kalian bertemu dengan dia, mintalah do’a dan istighfarnya, dia adalah penghuni langit dan bukan penghuni bumi.” Bahkan pada hari kiamat kelak ketika semua ahli ibadah dipanggil untuk memasuki surga, dia justru dipanggil agar berhenti terlebih dahulu dan diperintahkan memberi syafa’at, ternyata Allah memberikan dia izin untuk memberi syafa’at. Dia adalah “Uwais al-Qarni”. Seorang pemuda sholeh yang sangat mencintai Rasulnya serta taat dan berbakti kepada ibunya, sehingga Allah memberikan beberapa keistimewaan atas dirinya.

Jika ada manusia yang tidak pernah bertemu Rasulullah shallahu alayhi wasallam, namun beliau yang mulia mewasiatkan kepada sahabatnya, tepatnya kepada Umar bin Khaththab dan Ali radhiyallahu anhuma untuk mencari dan meminta doanya, orang tersebut adalah Uwais Al-Qarni.

Uwais bin Amir Al-Qarni berasal dari Qaran, sebuah desa terpencil. Dilahirkan oleh keluarga yang taat beribadah, tak pernah mengenyam pendidikan kecuali dari kedua orangtuanya yang sangat ditaatinya dan dimuliakan. Karena akhlaknya memuliakan orangtua itulah ia menjadi terkenal penduduk langit. Dan gara-gara itulah Amirul Mukminin Umar ibnu Khatab dan Ali bin Abi Thalib berjalan untuk mencarinya dan menemuinya hanya untuk minta nasehat dan doa. Karena jika dia berdoa pasti dikabulkan. Subhanallah.

Kisah Uwais ini menunjukkan bahwa memuliakan orangtua adalah perkara mulia yang sangat dicintai Allah subhanahu wata’ala.
Tunggu apalagi, mari kita muliakan kedua orangtua kita, niscaya surga akan berhias menanti dan menyambut kehadiran kita semua, amin.

Pena
By.
Redaksi
Editor
By.
Redaksi
Foto / Video
By.
Internet

 MENARA POST Kehidupan masyarakat di Kabupaten Indramayu tidak bisa lepas dari laut. Posisi wilayah tersebut yang berada di daerah pesisir utara Provinsi Jawa Barat membuat sebagian besar masyarakat di sana bergantung hidup dan mencari makan di lautan.
Pindang Gombyang makanan khas Indramayu (Foto : Sitian food)


Dengan melimpahnya hasil laut, tentunya melimpah juga makahan khas Kabupaten Indramayu yang berbahan dasar hasil laut tersebut. Salah satunya adalah pindang gombyang yang sudah melegenda.

Pindang gombyang cukup unik karena rasanya yang menyegarkan. Namun  siapa sangka, makanan yang kini bernilai ekonomis tinggi ini dahulunya tidak diminati.

Adalah Carmiah (49), koki dibalik kesuksesan gombyang. Lewat tangan dinginnya kini makanan tersebut menjadi makanan khas dari Kabupaten Indramayu.
[ads-post]
Carmiah cerita, gombyang adalah makanan yang terbuat dari kepala ikan manyung atau dikenal juga dengan jambal. 

Di Indramayu memang banyak pembuat ikan asin jambal roti. Hampir di setiap pesisir, para pembuat ikan asin mudah untuk ditemui.

Sekitar tahun 2006 silam, kepala ikan manyung belum sepopuler sekarang. Bahkan para pembuat ikan asin membuang begitu saja kepala ikan manyun.

“Dibuang karena limbah. Terus bingung juga kan mau diapakan itu kepala ikan,” katanya, Senin (28/1) kemarin.

Akhirnya ia pun berpikir keras sehingga tercetuslah ide untuk membuat makanan berbahan dasar kepala ikan manyung. Dengan racikan bumbu dan rempah, ia sukses menghilangkan bau amis kepala ikan dan menjadikannya santapan makan siang yang lezat.

“Bumbu dasarnya paling cuma kunyit, bawang merah, putih, laos, kemiri, cabai rawit dan bumbu rempah lain,” ujarnya.

Pada awal berdagang, peminat gombyang sangatlah sepi. Masyarakat masih menilai aneh makanan tersebut. Namun Carmiah tak putus asa. Usahanya pun berbuah manis, Warung dagangannya yang terletak di Pantai Karangsong, Indramayu kini ramai pembeli.

“Setelah dua bulan baru pada datang ke sini,” tutur dia. Carmiah mengatakan, lama kelamaan banyak warga lain yang mengikuti jejaknya berjualan kepala ikan manyung.

Buktinya di sekitar wilayah Karangsong Indramayu banyak ditemukan penjual makanan khas tersebut. Dia pun bersyukur ikan yang semula dijadikan limbah bisa bernilai ekonomi cukup tinggi.

Tak ayal kini kepala ikan manyung memiliki harga di pasar. Dahulu pada tahun 2006 silam, satu kilogram kepala ikan hanya dihargai Rp 2.500 saja. Kini para pedagang ikan menjualnya dengan harga Rp 25.000 per kilogramnya.
“Satu kepala ikan itu beratnya bisa mencapai 2 sampai 3 kilo,” ungkapnya.

Pena
By.
Redaksi
Editor
By.
Redaksi
Foto 
By.
Sitian food

 MENARA POST ,Indramayu- Sebagai upaya menerapkan Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Indramayu No. 08/2016 tentang Kawasan Tanpa Rokok (KTR) di sejumlah tempat instansi pemerintah dan swasta, tim Satuan Tugas (Satgas) KTR Indramayu yang terdiri dari Aparatur Sipil Negara (ASN), Polisi Resort (Polres) Indramayu dan  Penyuluh Kesehatan mengajak sejumlah elemen masyarakat untuk ikut serta menegakan Perda KTR di lingkungan umum.

Hal itu terlihat ketika Tim Satgas KTR Kabupaten Indramayu menyambangi tempat pusat perbelanjaan Yogya Toserba Kabupaten Indramayu, Selasa (29/01/2019) dengan mengajak sejumlah karyawan dan staf Yogya Toserba untuk mensosialisasikan sama-sama melarang ketika ada masyarakat yang berkedapatan merokok sembarangan.

“Sesuai dengan Perda No.08/2016 tentang KTR, sudah menjadi kewenangan kita sebagai ASN, jadi ada kawasan-kawasan memang dilarang orang untuk merokok sembarangan salah satunya di tempat umum seperti ini,” kata Kamsari Sabarudin anggota Tim Satgas KTR yang juga Kepala Bidang (Kabid) Penegak Hukum pada Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) Kabupaten Indramayu, Selasa (29/01/2019).

Menurut Kamsari, masyarakat yang merokok tentunya punya hak masing-masing namun dari satu sisi perokok melanggar hak orang lain juga yaitu dengan asapnya. Sehingga harus ada tempat khusus untuk para perokok agar ada keseimbangan Hak Asasi Manusia (HAM). Namun apabila tetap melanggar Perda KTR tersebut, pihaknya tidak segan-segan untuk bertindak sesuai dengan kewenangannya.

Kamsari menjelaskan, seperti di pusat perbelanjaan, maka pihaknya akan dikenakan sanksi pencabutan izin administrasi apabila supermarket tersebut mengabaikan KTR. Namun apabila dari masyarakat individu yang melanggar KTR maka akan dikenakan hukuman penajara maksimal 7 hari dan denda uang sebesar Rp 500.000,00.

“Kalo yang melanggar di tempat perbelanjaan seperti ini, apabila pihak perbelanjaan melanggar aturan dengan membiarkan masyarakat merokok bebas, maka akan dikenakan sanksi pencabutan izin administrasi, namun bagi yang perokok akan dikenakan hukuman penajara maksimal 7 hari dan denda uang sebesar Rp. 500.000,00,” jelasnya.
[ads-post]
Sementara itu, Inoe Wenita, salah satu staff Supervisor Yogya Toserba Indramayu sangat mengapresiasi langkah Pemerintah Kabupaten Indramayu dalam penegakan Perda KTR, karena rokok meruapakan polusi yang diam-diam bisa membunuh orang secara perlahan. Untuk itu pihaknya sudah menyiapkan tempat bagi perokok yaitu di belakang dan di depan pusat perbelanjaan.

“Kita apresiasi penegakan Perda KTR di sejumlah tempat di Indramayu termasuk di pusat perbelanjaan, karena kita sudah mengetahui rokok itu selain bahaya masalah kesehatan juga menggangu aktivitas masyarakat dari polusi udaranya itu. Di Yogya Toserba kita sudah sediakan area merokok, baik di belakang maupun di depan toko. Namun apabila masih membandel kita akan menegurnya demi kenyamanan banyak orang,” pungkasnya. (M.Toyib)

 MENARA POST ,Indramayu- Jawara Seniman Pantura (Jamantra) Peduli Seniman hadir di kuliner cimanuk untuk melakukan kegiatan Bakti Sosial mengumpulkan Donasi dari pengunjung,bertempat di panggung keong kulcim kelurahan margadadi kecamatan Indramayu kabupaten Indramayu,Sabtu(26/01/2019).

Turut hadir untuk memeriahkan acara Baksos Jamantra Peduli Seniman Ketua Jamantra Yadi Bass dan Artis Pantura Dewi kirana,Tia innova,Itty Ashela,Dede S,Susi Susilawati,Iva Denada,Maya Ningrum,Rose Rosita,Mugilahia,Endy Deles,Kang Aim,Rose Rosita, endy deles,dan lain lain.

Kegiatan amal yang dilakukan oleh jamantra patut dijadikan contoh dan mendapatkan apresiasi dari masyarakat dan para penggiat seni yang lain,mereka melakukan giat berdasarkan jiwa sosial mereka yang tinggi dan rasa kepedulian terhadap para seniman yang sedang mendapatkan musibah atau yang lagi sakit.hal ini disampaikan oleh salah satu tokoh masyarakat Indramayu Agus Suherman Ketua DPC KPK Nusantara saat melihat aksi Jamantra di panggung keong kulcim.
[ads-post]
"Saya sebagai warga Indramayu sangat mendukung dan memberikan apresiasi terhadap kegiatan Jamantra Peduli Seniman.aksi mereka berhak mendapatkan apresiasi dari masyarakat dan pemerintah.tidak semua komunitas seniman giat melakukan baksos yang kusus menbantu para seniman itu sendiri."Ungkapnya

Masih pada tempat yang sama Yadi Bass menyampaikan bahwa kegiatan ini sudah dilakukan di berbagai tempat.

" Giat Jamantra peduli seniman, yang melakukan baksos mengumpulkan Donasi untuk para seniman sudah dilakukan di berbagai tempat.komunitas kami memang giat melakukan baksos untuk para seniman itu sendiri,karena kami seniman dan siapa lagi yang harus memerhatikan para seniman,kalau bukan seniman itu sendiri.harus dimulai dari para seniman dan untuk seniman,mungkin nanti diluar para seniman akan mengikuti langkah kita yang peduli sesama.itu harapan kami."jelasnya
(GTR)

 MENARA POST ,Indramayu-Anggota Komisi V DPR Rİ, Yoseph Umarhadi dan kedua balai wilayah sungai, yakni Balai Besar Wilayah Sungai Citarum (BBWSC) dan Balai Besar Wilayah Sungai Cimanuk Cisanggarung (BBWSCCis), meninjau kondisi  pendangkalan yang cukup tinggi dampak sedimentasi lama hingga terjadinya tanah timbul di sepanjang pantai Sumbermas Desa İlir Kecamatan Kandanghaur, Indramayu, Jawa Barat, mengakibatkan tersumbatnya muara sungai Sumbermas sebagai satu - satunya akses nelayan diwilayah tersebut.

Peninjauan lokasi tersebut, sekaligus mensosialisasikan rencana normalisasi muara Sumbermas berikut pembangunan jetty, yang disambut baik puluhan nelayan setempat, Kamis (24/1/2019).

"Rencana pembuatan jetty dan sandaran perahu adalah bentuk responsipnya selaku anggota legislatif guna mengakomodir aspirasi masyarakat Desa İlir," kata Yoseph.

Menurutnya, kondisi yang terjadi saat ini, nelayan diwilayah tersebut tidak bisa menyandarkan kapal nelayannya di daerah sendiri akibat kondisi muara dangkal, sehingga harus bersandar dan membongkar ikan di tempat lain, seperti Muara Baru, Eretan dan beberapa pelabuhan nelayan lainnya, padahal potensi produksi ikan hasil tangkapan nelayan Desa İlir tersebut cukup tinggi.

"Dua hari lalu kami terima keluhan para nelayan Desa İlir dan hari ini juga  bersama Kepala BBWSC dan BBWSCCis dilakukan peninjauan sekaligus sosialisasi kepada masyarakat tentang rencana pembuatan sandaran kapal ataupun jetty," ujarnya.

Menyinggung tentang realisasi pembangunan jetty, Yoseph, mengatakan, mengingat pentingnya kebutuhan tersebut bagi para nelayan yang berkaitan dengan peningkatan kesejahteraan mereka, maka pihaknya akan mengupayakan di tahun anggaran 2019 ini bisa direalisasikan.

"Kami akan sampaikan ke Kementrian PUPR agar ditahun 2019 ini bisa direalisasikan," ungkapnya.

Kepala BBWSCCis, Bop Arthur Lambogia, mengatakan, posisi muara Sumbermas berada diperbatasan dua wilayah kerja antara BBWSC dan BBWSCCis, sehingga pada peninjauan lokasi ini dilakukan secara bersama - sama dan didapati kondisi muara tersebut sudah tertutup pasir atau sedimen sehingga perlu dilakukan normalisasi dan dilengkapi dengan break water, kemudian untuk mendorong terwujudnya keinginan masyarakat tersebut pihaknya sudah membuat desain yang disesuaikan dengan kondisi pantai muara Sumbermas.

"Untuk saat ini kami sudah menyiapkan desain yang pas untuk muara Sumbermas," terangnya.
[ads-post]
Sementara, Kepala Desa İlir, H. Rastiman yang akrab dengan sapaan H. Wahab, mengatakan, atas nama masyarakat sangat mengapresiasi respon dan upaya yang dilakukan Yoseph Umarhadi untuk meninjau langsung kondisi pantai dan muara Sumbermas, setelah sebelumnya berhasil menggiring program pembangunan bendungan karet di Sungai Perawan yang menelan anggaran hampir 60 milyar rupiah, kemudian untuk muara Sumbermas bukan hanya pemenuhan kebutuhan nelayan saja melainkan ada potensi wisata yang saat ini tengah dikembangkan yakni Pantai Panjiwa dan merupakan salah satu skala prioritas yang diajukan.

"Kami berharap ditahun anggaran 2019 ini bisa direalisasikan, guna mendongkrak peningkatan ekonomi masyarakat Desa İlir, baik dari sektor perikanan maupun pariwisata," pungkasnya

MENARA POST Indramayu - Kabar Tabloid Indonesia Barokah yang telah tersebar di Kabupaten Indramayu.

Membuat Bawaslu Kabupaten Indramayu tengah menyelidiki penyebaran dan konten tabloid tersebut.

Hal itu diungkapkan Ketua Bawaslu Kabupaten Indramayu Nurhadi, saat memberikan sambutan di acara deklarasi damai di pantai Karang Song.

"Tabloid itu (Indonesia Barokah) ada. Tapi kita tidak mengamankannya, kita hanya meminjam dari sejumlah masjid untuk kita kaji kontennya," kata Ketua Bawaslu Kabupaten Indramayu Nurhadi saat pidatonya di acara deklarasi damai di Karang Song Indramayu, Kamis (24/1/2019). 

Nurhadi mengatakan pihaknya sudah berkordinasi dengan PT Pos Indramayu terkait penyebaran tabloid Indonesia Barokah.

Menurut PT Pos Indramayu, lanjut Nurhadi, telah mendistribusikan sebanyak 147 amplop yang berisi tabloid Indonesia Barokah ke seluruh Indramayu.

"Kita lihat datanya di PT Pos Indramayu, ada 147 amplop terkait tabloid itu yang sudah disebar. Kemudian, masih tersisa 9 amplop di PT Pos Indramayu," kata Nurhadi. 
[ads-post]
Dalam kesempatan yang sama, Kapolres Indramayu AKBP M Yoris Marzuki mengaku sudah berkordinasi dengan Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kabupaten Indramayu terkait penyebaran tabloid tersebut. Pihaknya telah mengamankan empat tabloid dari sejumlah masjid di Kecamatan Gabus. 

"Empat tabloid dari Kecamatan Gabus kita amankan. Tabloid itu diterima pada Jumat (18/1/2019) kemarin. Tabloid itu dikirim melalui paket pos. Kita sedang dalami ini," katanya. (Red)

Saerih, penderita Penyakit Muscle Bridging Mid, Foto By.Adam Pramuja
 MENARA POST Dalam sebuah rumah terlihat sosok permpuan yang sedang duduk di sebuah kursi, perempuan tersebut sesekali mengelus-elus perutnya yang membuncit, Sang suami pun menduga bahwa isterinya sedang hamil, Namun dugaan suami tersebut meleset karena perut buncit sang isterinya bukanlah karena hamil, melainkan sebuah penyakit yang sedang dideritanya.
Saerih (35) sosok ibu muda beranak dua ini sedang berjuang melawan penyakit yang sedang dideritanya selama bertahun-tahun.

Namun karena faktor ekonomi, Saerih, warga Desa Bojongslawi, Kec.Lohbener, Kab. Indramayu, Terpaksa menjalani perawatan di rumah sepupunya.

Berdasarkan pantauan wartawan Menara Post di kediamannya, Saerih menderita penyakit pada bagian perutnya. Menurut keterangan Rusnedi (40) suami Saerih, menjelaskan bahwa Saerih pernah di rawat selama 11 hari di RSUD Indramayu, berdasarkan informasi dari dokter saat melakukan pengecekan di RSUD Indramayu menjelaskan ada penyakit Liver.

Selama dirawat di RSUD tak kunjung sembuh, Rusnedi memutuskan untuk memulangkan istrinya dari rumah sakit dan menjalani berobat jalan dirumah.

Namun setelah beberapa hari menjalani berobat jalan perut saerih tak kunjung kempes dan keluarga pun menyarankan untuk berobat ke Rumah Sakit Bhayangkara Losarang, Rusnedi pun mengamini anjuran keluargnya tersebut.

“Alhamdulillah setelah dirawat di Rumah Sakit Bhayangkara istri saya agak mendingan, Dalam artian hamper 50% sudah tidak merasakan sakit di perutnya” Kata Rusnedi saat diwawancari dirumah sepupunya, tempat saerih dirawat, di Desa Ujungaris, Kec. Widasari, Rabu 23/01/2019.

Rusnedi melanjutkan, Saat menjalani perawatan di rumah sakit Bhayangkara, Saerih di vonis mengalami gangguan pada jantung, dan pihak rumah sakit menyarankan untuk di periksa di Rumah Sakit specialis jantung.

“Berdasarkan saran dari pihak rumah sakit Bhayangkara,saya membawa Saerih ke Rumah Sakit Jantung Hasna Medika yang beralamat di Jl. Raden Gilap, Palimanan, Cirebon.” Lanjut Rusnedi.

Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan oleh dr, Chaerul Achmad, So.JP (K), Pada tanggal 12 Oktober 2018, Menyebutkan bahwa Saerih mengalami penyakit Muscle Bridging Mid atau Anatomi Pembuluh Darah Koroner Jantung.
[ads-post]
Setelah menjalani pemeriksaan di Rumah Sakit Jantung Hasna Medika, Saerih dibawa pulang ke ruamh saudaranya.

Untuk diketahui saat ini Saerih sedang menjalani berobat jalan, dan dirawat oleh saudara sepupunya di Desa Ujungaris Rt/Rw 09/03 Kec.Widasari, Kab.Indramayu.

Saerih terpaksa dirawat di rumah sepupunya dengan alasan, minimnya biaya untuk melakukan perawatan di rumah sakit, Disamping itu, di desa asalanya yakni Desa Bojongslawi, Kec.Lohbener, Kab.Indramayu tidak ada yang mengurusnya, Kepala Desa Bojongslawi yang baru pun menurutnya masih belum peka terhadap kondisinya, Kedua orang tua Saerih sudah lama meninggal, Sedangkan kaka kandung Saerih sendiri sedang bekeja di luar kota.

"Kalau kades yang lama, sudah banyak membantu, namun untuk yang baru, karena mungkin masih baru menjabat, jadi kurang peka" Keluhnya.

Sebelumnya diberitakan sebelumnya, Pemkab Indramayu meraih sebuah Penghargaan di Bidang Kesehatan yang menggandeng Forum Kabupaten Indramayu Sehat (FKIS) yang dibentuk berdasarkan SK Bupati Nomor:441.05/Kep.56C-Bappeda/2014.

Saat itu Bupati yang masih dijabat oleh Hj. Anna Sophanah menerima berupa penghargaan dari pemerintah pusat.

Seperti dikutip dari laman Dinas Kesehatan Kabupaten Indramayu, Kepala Bappeda Kabupaten Indramayu, mengungkapkan, Penghargaan yang diberikan Pemerintah kepada Kabupaten Indramayu pada tahun 2015 ini merupakan penghargaan yang kedua, karena pada tahun 2013 di bawah kepemimpinan Bupati Anna Sophanah dan Wakil Bupati Supendi, Kabupaten Indramayu juga meraih penghargaan Kabupaten Sehat untuk kategori Swasti SabaPadapa.

Wawang menambahkan, dalam verifikasi yang dilakukan Tim Pusat di Indramayu ada 4 (empat) tatanan yang menjadi Kriteria penilaian, yaitu: Kawasan Permukiman Sarana dan Prasarana Umum, Kawasan Industri dan Perkantoran Sehat, Ketahanan Pangan dan Gizi serta Kehidupan Masyarakat yang Sehat Mandiri dengan Lokus (Lokasi Khusus) Penilaian di 7 Tempat. (27/11/2015).

Berdasarkan penghargaan tersebut Rusnedi suami Saerih berharap pemerintah mau pun dermawan ada yang mau membantu beban istrinya yang selama kurang lebih 4 Tahun penyakitnya tak kunjung sembuh.

“Mudah-mudahan pemerintah Indramayu mau pun swasta mau membantu meringankan beban saya, agar saya beserta anak Isteri bisa beraktifitas normal kembali” Harapnya.

Di tempat terpisah, Pemerintah Desa Ujungaris menjelaskan, selama Saerih tinggal di Desa tersebut pihaknya sudah berusaha membantu untuk meringankan bebannya, Melalui Ali, sekretaris Desa, Saat ditemui di kantor Desa Ujungaris menerangkan bahwa ada warga yang bernama Saerih numpang perawatan di Rumah sepupunya.

“Berdasarkan informasi dari masyarakat sekitar, bahwa ada warga Desa Bojongslawi yang numpang nginap di rumah sepupunya, guna menjalankan rawat jalan, Meskipun Saerih bukan warga Ujungaris, Namun pihaknya tetap membantu meringankan bebannya” Jelas Ali Sekdes Ujungaris.
  
Saat ini kondisi Saerih perutnya masih membesar seperti sedang mengandung 9 bulan, Dengan tali pusar keluar, Saerih hanya bisa duduk diam dan lemas yang sesekali mersakan sakitnya di perut.

Sedangkan suaminya sendiri bekerja serabutan, yang hanya buat makan sehari-hari saja terkadang masih kurang. (AAP)

Januari 21, 2019
 MENARA POST - Memiliki keluarga yang harmonis adalah dambaan setiap orang yang berada dalam suatu ikatan pernikahan. Untuk mendapatkan keluarga dan rumah tangga yang utuh dan langgeng, diperlukan adanya cara membina keluarga dengan konsep sakinah, mawadah dan warahmah.
Menikah adalah salah satu tindakan yang mengikuti sunah Rasul. Karena itulah orang yang menikah harus menjaga pernikahannya dengan baik agar kehidupan rumah tangganya menjadi tenteram, damai, dan langgeng.

Bagaimana caranya membina keluarga yang sakinah, mawadah dan warahmah itu? Hal itu sangat mungkin jika seseorang yang berumah tangga menerapkan beberapa cara membina keluarga yang sakinah, mawadah, dan warahmah berikut ini:

1. Memilih pasangan dengan kriteria yang tepat

Untuk memastikan kita bisa membangun keluarga yang sakinah, maka kita harus bisa menentukan kriteria pasangan yang dicari dengan tepat. Tanpa pemilihan pasangan yang cermat, akan sulit mencapai kondisi rumah tangga yang sakinah, mawaddah dan warahmah. Oleh karena itu tentukan dulu pasangan seperti apa yang dibutuhkan untuk membina keluarga yang sakinah, dan carilah kriteria tersebut pada calon pasangan yang ada.

2. Memenuhi syarat utama dalam berumah tangga


Syarat utama lainnya dalam berumah tangga adalah mawaddah yaitu artinya cinta yang menggebu dan rahmah yang artinya siap berkorban kepada yang dikasihi dan memiliki kasih sayang yang lembut. Ketika kedua syarat ini terpenuhi maka untuk menuju rumah tangga yang sakinah tidak akan menjadi begitu sulit, karena keduanya sudah menjadi landasan terbentuknya satu rumah tangga.


3. Memelihara saling pengertian

Sebuah perkawinan tidak akan berjalan dengan baik jika tidak ada saling pengertian antar suami istri. Tumbuhkanlah rasa itu dengan baik. Kedua belah pihak harus dapat mencari cara menghilangkan sifat egois dan cara menghilangkan sifat sombong agar dapat saling memahami dan mengerti satu sama lain. Saling mengerti dapat menghindarkan suami istri dari pertengkaran hebat yang akan merusak rumah tangga.


4. Landasi rumah tangga dengan ajaran agama

Tentu saja cara membina rumah tangga sakinah dan cara membina rumah tangga yang baik adalah dengan melandasinya dengan ajaran agama Islam. Suami harus bertindak sebagai pembimbing istri serta anak-anaknya, dan membawa keluarganya dalam ajaran agama yang benar. Ikutilah ajaran Al qur’an dan Sunnah Rasul sebagai panduan dalam menjalani rumah tangga.


5. Mengisi rumah tangga dengan kasih sayang

Sebuah rumah tangga tanpa  cinta dan kasih sayang akan membuat sengsara orang-orang yang ada di dalamnya. Anak-anak butuh dipeluk orang tuanya dan pasangan hidup butuh untuk didampingi dan menjadi batu sandaran dalam keadaan sulit.

Karena itulah usahakan untuk selalu memenuhi rumah tangga dengan suasana yang penuh kasih sayang dan cinta. Selalu utamakan untuk mengatasi setiap persoalan dengan kasih sayang dan pikiran yang rasional, jangan menggunakan kekerasan atau emosi. Cintailah setiap anggota keluarga dengan sepenuh hati, maka rumah tangga akan selalu penuh dengan kasih sayang.
[ads-post]
6. Tidak lupa bersyukur

Untuk mendapatkan keluarga sakinah mawadah warahmah itu akan terjadi jika suami dan istri tidak lupa bersyukur untuk beberapa hal kecil lainnya setiap mereka berdoa kepada Allah. Yakinlah bahwa semua ujian dalam rumah tangga akan membuat kita lebih kuat dan beriman. Selalu bersyukur terhadap berbagai hal akan menjadi cara menjaga kesehatan hati dan cara menghindari perilaku tercela yang bisa muncul dalam diri suami dan istri.

7. Menjalankan kewajiban masing-masing dengan baik

Cara menjaga rumah tangga dengan baik adalah menggunakan tips menjaga keharmonisan rumah tangga yaitu suami atau istri seharusnya sudah mengetahui bagaimana kewajiban masing-masing. Dengan adanya kesadaran untuk menjalankan perannya dalam keluarga dan kegiatan lainnya maka kondisi rumah tangga perlahan akan menguat ikatannya.

Rumah tangga akan berjalan dengan baik dan berfungsi penuh ketika suami dan istri saling menyadari kewajiban dan perannya masing- masing. Juga tidak lupa untuk saling mendukung masing - masing agar mendapatkan haknya selain kewajiban saja.

8. Saling menghargai 

Adanya rasa untuk mengetahui cara menghargai orang lain benar-benar akan menjadi landasan yang kokoh pada cara membina rumah tangga. Dengan adanya rasa saling menghargai maka suami dan istri akan tahu bagaimana perasaan masing-masing terhadap sesuatu hal tanpa perlu dipaksa untuk mengungkapkannya. Mereka juga akan lebih mudah mengembangkan rasa empati dan toleransi terhadap satu sama lain.

9. Menerima kekurangan dan kelebihan masing - masing

Kelebihan seseorang biasanya menjadi pelengkap kekurangannya. Ketika memutuskan untuk menikah seharusnya kita sudah siap untuk menerima kekurangan pasangan masing - masing. Perlunya kebiasaan saling mengintrospeksi diri dan terus mencari cara merubah sifat serta cara menjadi pribadi yang baik sangat penting agar kekurangan suami dan istri dapat diterima oleh satu sama lain dan tidak menjadi masalah besar dalam sebuah pernikahan.


10. Memelihara kepercayaan dan setia

Cara menghilangkan rasa curiga terhadap pasangan sangat diperlukan dalam membina rumah tangga yang sakinah. Suami dan istri tidak bisa rukun bila salah satu selalu curiga terhadap yang lainnya. Untuk itu diperlukan sikap yang menunjukkan bahwa masing - masing dapaat dipercaya oleh pasangannya. Misalnya selalu memberi kabar ketika sedang berkegiatan, mengirim sms, memberi tahu kegiatan masing - masing untuk sehari – hari, dan banyak lagi.

Dalam hal ini, kesetiaan sangat penting untuk menjadi pasangan yang harmonis tentunya. Rumah tangga yang sakinah tidak akan terwujud jika salah satu pihak atau keduanya tidak dapat bersikap setia kepada yang lain.

Bersikap setia bisa dimulai dengan cara menjaga pandangan mata terhadap lawan jenis yang ditemui sehari- hari, misalnya di tempat kerja. Dengan begitu godaan untuk melirik lawan jenis selain pasangan dapat diminimalkan.

Pada intinya, cara membina keluarga sakinah akan terletak pada bagaimana suami dan istri menerapkan nilai - nilai agama dalam rumah tangganya. Jika keduanya sepakat untuk menerapkan nilai Islami sebagai pedoman dan tuntunan dalam berumah tangga, maka tujuan untuk mendapatkan rumah tangga yang sakinah akan tercapai. Jika sebuah rumah tangga berhasil berjalan dengan sakinah, mawaddah dan warahmah, hal itu akan memberikan kebaikan bagi semua orang yang terlibat di dalamnya.

Wallahualam bishawab.

Penulis: Luthfiatul Kamila (Mahasiswi Psikologi UIN Ar-Raniry asal Lhokseumawe dan Pegiat Forum Aceh Menulis)

 MENARA POST -  Sukses atau tidaknya seorang mahasiswa dalam dunia kampus, biasanya hanya diukur dari sisi akademisnya saja. Cumlaude dengan IPK tertinggi, menjadi lulusan tercepat sekaligus termuda merupakan dambaan setiap mahasiswa.

Namun pada kenyataannya menjadi sukses bagi seorang mahasiswa bukan hanya diukur dari indikator kesuksesan di atas saja. Ada beberapa hal yang mesti perhatikan untuk menjadi mahasiswa sukses di kampus.

Apa saja yang harus diperhatikan oleh seorang mahasiswa untuk dapat meraih kesuksesan di usia muda khususnya di dunia kampus?

Nah, kali ini Saya akan mencoba menyuguhkan beberapa tips yang dapat memberimu pencerahan kepada Teman-teman semua. Terutama buat Kamu-kamu yang ingin memaksimalkan masa kuliah di kampus, mari kita simak bersama!

1. Aktif di Kelas

Kebanyakan mahasiswa berfikir bahwa jika ada mahasiswa yang bertanya, berarti ia bodoh. Padahal, tidak seperti demikian. Justru saat kamu bertanya, kamu sedang dalam proses memahami materi yang disampaikan dosenmu.

Ketika dosen memberikan pilihan untuk bertanya atau berbicara mengenai materi perkuliahan, itu saatnya seorang mahasiswa beraksi! Biasakan untuk selalu peduli dengan materi perkuliahan yang diberikan dosen. Berusahalah menjadi seorang mahasiswa yang aktif di kelas, bukannya cari perhatian ke dosen, tapi biasanya dosen selalu hafal dengan mahasiswa yang aktif bertanya.

2. Ikut Organisasi

Aktif di organisasi adalah salah satu hal wajib yang dilakukan oleh mahasiswa sukses. Karena, dengan mengikut organisasi, kamu akan memiliki nilai tambah dibandingkan dengan mahasiswa yang cenderung pasif. Bergabunglah minimal dalam dua organisasi selama menjadi mahasiswa, baik di dalam maupun luar kampus.
[ads-post]
Dalam organisasi, kamu dapat mengasah kemampuanmu berbicara di depan umum, menyampaikan pendapat, diskusi, mengatasi masalah, serta membentuk karakter pribadimu. Keuntungan lainnya saat mengikuti organisasi adalah kamu akan akan menambah jaringan sebagai ‘aktivis kampus’ dan tentunya akan mendapat banyak teman!

3. Rajin Eksplorasi

Mulailah mengeksplorasi bakat yang ada dalam dirimu atau cari minat baru. Ikuti perlombaan dari tingkat lokal hingga nasional di dalam atau luar kampus. Kamu juga bisa datang ke acara seminar atau pelatihan yang sering diselenggarakan kampus.

Seminar dapat membuka wawasanmu, cara berpikirmu, serta memberikan masukan ilmu dan informasi baru yang tidak dapat kamu peroleh saat di ruang kuliah. Jika kamu mau merasakan aktivitas sosial, ikut lembaga sukarelawan bisa menjadi pilihan yang bagus, atau cari tempat magang untuk mempersiapkan mental di dunia kerja.

4. Buka Buku dan Banyak Membaca!

Hari gini baca buku? Pasti banyak anak muda yang bilang seperti itu hari ini. Namun sebenarnya, membaca buku merupakan salah satu hal wajib pula bagi mahasiswa sukses.

Membaca berarti membuka jendela informasi yang dapat menghubungkan kita dengan dunia. Efek positif lain dari banyak membaca adalah kamu akan nyambung dengan siapa saja saat mengobrol dengan orang lain. Membaca bikin kamu selalu update!

5. Manajemen Waktu

Inilah yang terpenting! Mengatur waktu merupakan hal yang sangat penting saat kuliah. Menjadi mahasiswa sukses berarti berhasil menyeimbangkan kebutuhan jiwa dan raga.

Pikiran maunya begini dan begitu, tapi ketahanan fisik seorang mahasiswa juga harus jadi pertimbangan. Ikuti kegiatan sewajarnya dan jangan lupa bergaul dan bersantai selagi ada waktu.

6. Jangan lupa berdoa

Jangan lupa selalu berdoa dan bersamaan dengan rasa yakin dan optimis  yang menancap kuat dalam diri kita teruslah melakukan perbaikan dan evaluasi agar hari ini selalu lebih baik dari kemarin.

Mudah mudahan tulisan ini bisa memberikan pencerahan dan kontribusi kepada kita semua yang saat ini masih menjalankan amanah sebagai seorang mahasiswa dan aktivis juga bagi mereka yang ingin menyibukan diri dengan aktivitas organisasi. Semoga opini dan gagasan ini bermanfaat bagi penulis khususnya dan dapat dimanfaatkan dengan sebaik mungkin dan sebagaimana semestinya oleh Teman-teman semua. Sekian dan terima kasih.

Penulis : Oleh: Luthfiatul Kamila (Mahasiswi Psikologi UIN Ar-Raniry dan pegiat komunitas Forum Aceh Menulis).

 MENARA POST - Indramayu, Suci Nabila bayi berusia 8 bulan Putri dari Tarnoto dan Marsana,Warga Desa Mekarsari blok pilangsari RT. 03/01 Kecamatan Patrol Kabupaten Indramayu yang menderita penyakit Hidrosfalus (kondisi ukuran kepala yang membesar secara tidak normal akibat adanya penumpukan cairan di dalam rongga vertical otak) yang berasal dari keluarga tidak mampu sangat membutuhkan bantuan para Dermawan dan Pemerintah.


Suci Nabila yang tinggal bersama Neneknya ibu Rani mendapatkan uluran tangan/ bantuan dari Eka Trilinda Ningrum A.Md warga Kecamatan Patrol dan H.Bambang Hermanto, SE warga Kecamatan Sukra,Minggu (20/01/2019).

   Kuwu Desa Mekarsari Cato melalui Sekretaris Desa (Sekdes) Ato Pujianto saat di hubungi awak media mengatakan bahwa suci nabila adalah bayi yang berasal dari keluarga yang tidak mampu.
[ads-post]
  Suci Nabila  yang berusia 8 bulan yang menderita Hidrosfalus, merupakan bayi yang berasal dari keluarga yang tidak mampu, "kami selaku Pemerintah Desa Mekarsari telah berupaya membantu proses pengobatan gratis dari pemerintah melalui pembuatan BPJS untuk Suci Nabila, dan kini sudah menjalani pengobatan rutin, akan tetapi faktor usia Suci Nabila, dokter belum berani melakukan operasi, "Terangnya.
   Selain itu, lanjut Ato Pujianto(Sekdes), selaku Pemerintah Desa Mekarsari mengucapkan terima kasih kepada Eka Trilinda Ningrum, A.Md dan H.Bambang Hermanto, SE yang sudah menyambangi dan  telah membantu warganya yang bernama Suci Nabila bayi penderita Hidrosfalus,yang berasal dari keluarga tidak mampu, atas kepeduliannya kepada warganya. (Red)

 MENARA POST - Gogo Duit, atau jika diartikan dalam bahasa Indonesia adalah mencari uang di dalam selokan.
Salah satu warga menunjukkan uang pecahan 100 ribu, hasil dari pencarian di selokan.
Sebuah video yang menunjukkan warga beramai-ramai mencari uang di dalam selokan viral di media sosial. Berdasarkan informasi yang beredar, tidak hanya uang yang ada di aliran air tersebut, melainkan juga emas dan barang berharga lainnya.


Dalam video yang diunggah pemilik akun Facebook bernama Yuni Rusmini, terlihat warga ramai-ramai turun ke dalam parit mengobok-obok aliran air, Beberapa warga yang beruntung berhasil mendapatkan lembaran uang kertas pecahan Rp100ribu.
"Infonya beredar katanya uang puluhan juta rupiah dibuang di sungai beserta emas, seperti kalung, gelang, dan lain-lain. Spontan, warga beramai-ramai mencarinya meski penuh lumpur," ujar Yuni Rusmini, membubuhkan caption video yang diunggahnya di Facebook.
[ads-post]
Masih berdasarkan keterangan netizen tersebut, kejadian unik ini terjadi di Desa Tanjungsari, Kecamatan Karangampel, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat. Yuni menyebut peristiwa itu terjadi pada Jumat, 18 Januari 2019 sore.
Warga yang mengobok-obok air di dalam parit tersebut tampak riang gembira kendati berpeluh lumpur di sekujur tubuhnya. Apalagi, mereka yang berhasil mendapatkan uang tampak mengekspresikan kegembiraannya.
"Meski penuh dengan lumpur, warga samgat senang. Beberapa orang sudah mendapatkan uang mulai dari Rp200ribu, Rp300ribu bahkan lebih," ungkap Yuni Rusmini.
Dia mengatakan bahwa uang dan emas tersebut dibuang oleh orang yang memiliki keterbelakangan mental. Uang itu, sambung Yuni, disebut milik anak seorang pedagang ayam bernama H Namirah. Kendati demikian, seluruh informasi ini masih harus dikonfirmasi kembali kebenarannya. (Red)

 MENARA POST - Jajaran Polsek Cikedung telah melakukan penggeledahan sebuah rumah milik DIDI SUDJATMADI (Kuwu Desa Cikedung) di Blok I Rt. 009 Rw. 001 Desa dan Kec. Cikedung Kab. Indramayu,
Penggeledahan yang dipimpin langsung oleh Kapolsek Cikedung IPTU I GUSTI KADE INDRAYANA ini melibatkan Anggota Polsek Cikedung AIPTU SUTARKO, SH, BRIGADIR SHANDY YUDHA, dan Tim Buser Polres Indramayu AIPDA MASADI, BIRIPKA EKO BUDIONO, serta TI Polda Jabar BRIPKA DEDI.
Pelaku sedang menunjukkan tempat persembunyian uang hasi hasil curian
Hasl dari penggeledahan tersebut Polisi berhasil menemukan 1gram shabu lengkap dengan alat hisap bekas pakai.

Menurut keterangan Kapolsek Cikedung
IPTU I GUSTI KADE INDRAYANA, Narkoba jenis shabu tersebut milik DESAH, Anak Kuwu Desa Cikedung, selanjutnya dilakukan interogasi dan yang bersangkutan mengakui bahwa membeli shabu dari uang dana desa yang dicuri.

"Selanjutnya Kami melakukan penggledahan kembali digudang pertama milik Sdr. DESAH dan ditemukan uang sejumlah Rp 33.270.000,- (Tiga Puluh Tiga Juta Dua Ratus Tujuh Puluh Rupiah) dibungkus plastik warna hitam didalam karung yang tersimpan di aquarium yang tidak terpakai dan 1 (Satu) Buah Lap Top Merk DEL dan dilakukan pemyitaan." Ungkap IPTU I GUSTI KADE INDRAYANA, dalamn keterangan tertulisnya. Rabu 16/01/2019.

Gusti melanjutkan bahwa jajarannya melakukan pengembangan terhadap  DESAH dan dari hasil pengembangan dilakukan penggledahan kembali di gudang kedua.

Setelah dilakukan penggeledahan selanjutnya, Polisi berhasil menemukan uang puluhan juta di dalam gudang tersebut,

"Dari hasil penggeledahan kedua, ditemukan kembali sejumlah uang sejumlah Rp 40.000.000,- (Empat Puluh Juta Rupiah) yang di bungkus plastik warna hijau tersimpan didalam tas warna hitam hingga total uang  yang ditemukan sejumlah Rp 73.270.000,- (Tujuh Puluh Tiga Juta Dua Ratus Tujuh Puluh Ribu Rupiah) dan dilakukan penyitaan." Lanjutnya.
Setelah dilakukan penggeledahan, Sekira pukul 22.00 Wib Polisi menginterogasi DESAH. Dari hasil interogasi, yang bersangkutan mengaku bahwa uang hasil curiannya disimpan di rumah saudaranya, di Blok Ludoyong Desa Karang Asem Kec. Terisi, Kab. Indramayu.

"Mendengar keterangan dari Desah, Anggota Unit Reskrim Polsek Cikedung dan Polres Indramayu yang dipimpin Kasat Reskrim AKP SUSENO ADI WIBOWO berangkat menuju ke rumah yang dimaksud, namun sesampainya dirumah yang dituju berdasarkan keterangan dari Sdr. DESAH bahwa kunci rumah tersebut dipegang istrinya Sdri. DESI sehingga beberapa anggota kembali ke rumah Sdr. DESAH dan keterangan dari Sdri. DESI bahwa kunci rumah tsb diatas berada di dalam motor yang berada dirumah kost di Kab. Indramayu selanjutnya anggota bersama Sdri. DESI menuju rumah kost untuk mengambil kunci." Lanjut Gusti.
[ads-post]
Di tempat terpisah Sekira pukul 00.58 Wib Polisi kembali melakukan penggledahan di rumah yang dimaksud oleh Sdr. DESAH, di tempat tersebut Polisi kembali menemukan uang sejumlah Rp 100.000.000,- (Seratus Juta Rupiah) yang dibungkus plastik warna putih sehingga total uang yang ditemukan hasil pengembangan berjumlah Rp 173.270.000,- (Seratus Tujuh Puluh Tiga Juta Dua Ratus Tujuh Puluh Ribu Rupiah).

"Adapun untuk uang yang lainnya berdasarkan keterangan dari Sdr. DESAH serta Sdri. DESI uangnya sudah dipakai buat biaya kontrol kandungan, bayar pengacara, beli emas, beli hp, renovasi rumah, dll." Pungkas Gusti.

Sebelumnya diberitakan bahwa Dana Desa, Cikedung hilang dicuri.

Hingga berita ini diturunkan, Polisi masih melakukan pengembangan kasus pencurian Dana Desa tersebut (AP)

MKRdezign

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget