Februari 2019

 MENARA POST - BANDA ACEH - Momen wisuda bagi seorang mahasiswa adalah saat paling membahagiakan sekaligus mengharukan.
Biasanya momen ini selalu meninggalkan kesan mendalam dan torehan sejarah paling indah dalam hidup seorang mahasiswa yang telah purna berjuang meraih cita-citanya.
Orang tua, sanak saudara dan handaitulan ikut merasakan kebahagiaan yang merupakan buah dari sebuah perjuangan panjang itu.

Namun apa jadinya apabila mahasiswa yang akan menerima tanda ijazah dari rektor perguruan tinggi tersebut telah tiada?

Saat nama Rina Muharrami dipanggil MC sang bapak tersebut menghampiri podium dan seperti layaknya mahasiswa lain, Rektor UIN Ar Raniry Prof Warul Walidin menyerahkan sebuah map tanda kelulusan sebagai sarjana.

Inilah kisah Rina Muharrami, mahasiswi yang seharusnya hadir menerima tanda ijazah dari rektor pada akhirnya harus digantikan ayahnya, karena mahasiswi yang bersangkutan telah tiada.

Kisah mengharukan ini terekam dalam sebuah video yang diunggah akun instagram UIN Ar Raniry, Rabu (27/2/2019) dalam sebuah kegiatan hari kedua wisuda mahasiswa UIN Ar Raniry di kampus tersebut.

Seperti alur yang terekam dalam video ini tampak seorang bapak ikut dalam antrean barisan mahasiswa yang akan diwisuda.
[ads-post]
Saat momen itu berlangsung, sontak seisi ruangan auditorium tempat wisuda berlangsung tiba-tiba hening, disusul kemudian suara applus untuk sang bapak dari para hadirin.

Tidak sedikit para peserta, dosen dan undangan berurai air mata melihat momen tersebut.

Haru dan begitu menyentuh.

Informasi yang dihimpun dari berbagai sumber sosok lelaki itu adalah Bukhari yang merupakan orang tua dari Alm Rina Muharrami, Mahasiswi Program Studi Pendidikan Kimia, Fakultas Tarbiyah UIN Ar-Raniry yang meninggal dunia satu hari setelah menyelesaikan sidang skripsinya pada tanggal 4 Februari 2019.

Pada keesokan harinya sang sarjana muda itu berpulang ke rahmatullah karena sakit. Rina lahir pada 16 Mei 1996.

Akun UIN Ar Raniry dalam keterangan videonya menuliskan kata-kata yang begitu menyentuh.

"Anakku, hari ini Ayah datang ke acara wisudamu bersama ayah-ayah temanmu yang lain.
Ayah yang lain datang untuk melihat anaknya jadi sarjana, sementara ayah datang untuk menggantikanmu mengambil tanda sarjana dari kampusmu, Nak.

Sebenarnya kaki ayah tak lagi kuat, tapi ayah tegapkan langkah menaiki anak tangga untuk maju mengambil ijazahmu.


Hari ini Ayah berdiri di depan teman-temanmu.

Ayah sedih Nak, karena seharusnya kita ada di sini bersama.


Tetapi ayah bangga padamu, kamu itu hebat dan mampu meraih impian yang besar.
Dan kelak ayah akan menceritakan kepada warga di desa kita bahwa anak ayah seorang sarjana.
Seketika terbayang di pelupuk mata engkau datang tersenyum sangat manis dengan baju wisuda yang sangat kau idam-idamkan itu.

Kamu seakan membisikkan ditelinga ayah:

Ayah, anakmu wisuda..."

Beberapa jam sejak diunggah video ini telah ditonton lebih 45 ribu kali dan menuai ribuan tanggapan.

Umumnya para netizen yang berokomentar menyatakan keharuannya.
Akun instagram @budi_azhari menulis,

"Sama seperti anak-anak lainnya, Rina juga berjuang keras menggapai impiannya menjadi seorang sarjana.

Gelar sarjana itu bukan saja sebagai suatu gelar akademik bagi dirinya.
Namun lebih dari itu, ijazah sarjana ingin dipersembahkan kepada kedua orang tuanya.

Untuk mengeringkan keringat Ayah yang lelah bekerja dalam membiayai pendidikannya.

Rina ingin menghadirkan senyum bahagia dari kedua orangtuanya. Sebagai bentuk pengabdiannya."

Dosen Pendidikan Matematika FTK UIN Ar Raniry itu juga menulis bait doa,

"Selamat jalan Rina... Allah lebih sayang padamu ketimbang orang tua, saudara, guru dan teman-temanmu.

Semoga Allah menempatkanmu di tempat yang terbaik disisi-Nya dan dihapuskan segala salah dan dosa."

Bait-bait doa juga dihantarkan ribuan netizen lainnya yang menyaksikan video itu.

Simak video momen tersebut :

Alfatihah untuk Rina Muharrami...(*)

Pena
By.
Redaksi
Editor
By.
Redaksi
Foto / Video
By.
Internet

 MENARA POST - INDRAMAYU-Sebanyak 9 Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kecamatan secara resmi dilantik oleh Bupati Indramayu H. Supendi, M.Si sesuai surat keputusan Bupati No. 01/KEP/PKK.KAB.IMY/II/2019. Pelantikan dilaksanakan di Aula PKK Kabupaten Indramayu, Jum’at (22/2/2019).

Pelantikan 9 Ketua Tim Penggerak PKK kecamatan sebagian mengikuti rotasi Camat yaitu Hj. Roisah Asep yang semula Ketua TP PKK Kec. Haurgeulis kini menjadi Ketua TP PKK Kec. Indramayu, Citra Iing yang semula Ketua TP PKK Kec. Arahan kini menjadi Ketua TP PKK Kec. Bongas, Emi Rory yang semula Ketua TP PKK Kec. Sukra kini menjadi Ketua TP PKK Kec. Haurgeulis, Hj. Nanih Mansur yang semula Ketua TP PKK Kec. Terisi kini menjadi Ketua TP PKK Kec. Sukra, dan Hj. Ageng Masroni yang semula Ketua TP PKK Kec. Krangkeng kini menjadi Ketua TP PKK Kec. Gabuswetan.

Sementara yang promosi menjadi Ketua Tim Penggerak TP PKK Kecamatan adalah Ketua TP PKK Kec. Lelea Puspa Hatta Direja, Ketua TP PKK Kec. Arahan Ade Fauzi, Ketua TP.PKK Kec. Terisi Hj. Sri Welly, dan Ketua TP PKK Kec. Krangkeng Yani Ali Alamudin.


Bupati Indramayu H. Supendi, M.Si dalam sambutannya mengharapkan ketua TP PKK kecamatan yang sudah dilantik hasil alih tugas camat ke wilayah kerja yang baru harus mampu bekerja dengan ekstra untuk melaksanakan program dan pembangunan di masyarakat sehingga peran camat dapat terbantukan dalam memimpin suatu wilayah.

“Sesuai dengan alih fungsi tugas jabatan para camat di lingkungan Pemerintahan Kabupaten Indramayu dengan ini saya mengharapkan para ketua TP PKK kecamatan yang dilantik dapat berperan aktif dan bekerja ekstra dalam mendukung kinerja camat atau suaminya dalam membangun masyarakat ketika di suatu wilayah yang baru,” katanya.

Hal senada juga diutarakan Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Indramayu Hj. Nani Indriyani Supendi. Menurutnya, para Ketua Tim Penggerak PKK kecamatan baik yang alih fungsi tugas maupun baru menduduki posisi Ketua Tim Penggerak PKK Kecamatan kiranya dapat beradaptasi  dengan lingkungan yang baru dan membantu peran camat, karena organisasi PKK merupakan mitra kerja langsung pemerintah.
[ads-post]
“Saya mengharapkan Ketua TP PKK yang alih fungsi dan tugas dapat beradaptasi dengan lingkungan yang baru dan membantu peran suami yaitu para camat, karena organisasi PKK merupakan mitra kerja pemerintah. Untuk itu dalam pelaksanaan di lapangan dapat berkoordinasi dan konsultasi kepada camat selaku dewan pembinanya,” pungkasnya. 
Pena
By.
Redaksi
Editor
By.
Redaksi
Foto / Video
By.
Redaksi

 MENARA POST - Jawa Barat-Perhelatan Pemilihan Umum (Pemilu) 2019. dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) pada 17 April mendatang sudah mulai ramai diperbincangkan oleh masyarakat luas.

Sementara itu,Ketua Markas Daerah (Mada) Laskar Merah Putih (LMP) Provinsi Jawa Barat Ukur Purba ,ST masih menunggu komando Markas Besar (Mabes) laskar Merah Putih  dibawah ranah Ketum LMP H.Adek Erfil Manurung,SH guna mensukseskan pemenangan Jokowi-KH Ma'ruf Amin,"kata Ketua Mada LMP Jabar Ukur Purba ,ST ,Jum'at (15/02/2019).

Lanjut Ukur Purba,ST,bahwa dukungan diberikan mengingat tingginya tekanan masyarakat yang mengharapkan pasangan calon (Paslon) 01 Jokowi lagi memimpin Bangsa kita.

Atas dasar itu,Ketua LMP Jabar Ukur Purba,ST Meminta ketua Marcab dan kader LMP Jabar agar tetap menjaga solidaritas organisasi masyarakat LMP Jabar,meskipun berbeda pilihan kita tetap memiliki visi dan misi menjaga   persatuan dan kesatuan Bangsa serta menjaga keutuhan NKRI.

Sebab dari awal pihaknya selalu menanamkan rasa nasionalisme kebangsaan pada kader LMP Jabar khususnya bagi ormas LMP Jabar,"tegasnya
[ads-post]
Dukungan politiknya juga tidak ada intervensi dari pihak manapun,lanjutnya karena pilihan adalah soal hati nurani yang berbicara dan pihaknya berharap Jokowi dapat melanjutkan pembangunan negara yang sudah berjalan.Sehingga perlu juga konsisten dalam membangun Bangsa yang besar ini,saya yakin dan tetap konsisten untuk memenangkan Capres Paslon 01 Jokowi-KH. Maruf Amin khususnya di wilayah Jabar.

Kamada menjelaskan,terkait dukungan secara organisasi terhadap Capres  itu ada  di ranah Ketum, saat ini ketum juga sedang maju dalam Pileg 2019 Dapil 5 Kab.Bogor dari salah satu Parpol pendukung Jokowi.
Jadi,terkait secara Organisasi LMP Jabar masih menunggu  arahan Ketum untuk deklarasi ke paslon 01 di Jabar.
Karena LMP Mada Jabar secara hirarki satu komando dengan Mabes LMP dan Kader LMP sendiri terdiri dari beberapa Parpol ,dari 27 Kota/Kabupaten yang ada di Jabar terdapat 17 Marcab LMP yang ada di barisan  partai pendukung Jokowi-KH.Ma'ruf Amin

Pihaknya juga menghimbau,meski kita memiliki pilihan yang berbeda itu salah satu bentuk demokrasi yang wajar. Namun,Ketua Marcab juga memiliki pilihan masing-masing akan tetapi kita harus menunjukan keberadaan kader  LMP Jabar ini Fatsun kepada Mabes LMP Dibawah komando H.Adek Erfil Manurung,SH

Kamada menegaskan,pihaknya harus mengantarkan ketum Mabes LMP menjadi anggota legislatif di Senayan.Karena sekarang ini Ketum Mabes LMP H.Adek Erfil Manurung,SH maju menjadi Caleg DPR-RI Dapil 5 Kab.Bogor.

Ukur Purba,ST Juga mengapresiasi Ketua Marcab di beberapa daerah Jawa Barat yang maju dalam pemilihan legislatif DPRD Kabupaten serta ratusan ribu kader LMP Jabar yang telah sepakat untuk mewujudkan Pemilu 2019 aman dan damai.

Pena
By.
Didit
Editor
By.
Redaksi
Foto / Video
By.
Didit

 MENARA POST ,INDRAMAYU-Ratusan pengurus dan relawan  Rumah Kerja (Rumker) Jokowi - KH. Ma'ruf Amin se-Kabupaten Indramayu telah  melaksanakan Training Of Trainer (TOT) dalam rangka melaksanakan target kerja politik perolehan 70% pada Pilpres 2019, yang  bertempat di Aula Hotel Handayani, Kamis (14/2).

Ketua Rumker Jokowi - KH. Ma'ruf Amin Kabupaten Indramayu Dedi Heryanto didampingi oleh seluruh pengurus  dihadapan peserta TOT dan wartawan mengatakan bangga pada semua pengurus dan Relawan yang hadir karena telah bersedia dan bersukacita memenangkan Jokowi - KH. Ma'ruf Amin.

"Saya atas nama Rumker Jokowi -  KH. Ma'ruf Amin Kabupaten Indramayu bangga terhadap semua anggota dan relawan Rumker  karena telah bersungguh-sungguh dalam memenangkan pehelatan pilpres yang hanya menunggu hitungan hari. Saatnya kita  meyakini bahwa Indramayu akan mencapai 70% perolehan suara,  karena gerakan Rumker adalah gerakan milenial Militan yang sadar akan pentingnya Indonesia dipimpin dua kali oleh seorang Jokowi - KH. Ma'ruf Amin, dan saya juga menyandingkan Rumker dengan simpul gerakan lainnya yaitu Laskar Sapu Jagat (LSJ) yang sudah tersebar di enam daerah pilihan (Dapil) se-Kabupaten Indramayu dengan  tujuan saling menguatkan gerakan untuk mendapatkan 70% suara masyarakat di Indramayu", "tegasnya.

Dalam pertemuan tersebut turut  dihadiri oleh Pengurus pusat Rumker Jokowi - KH. Ma'ruf Amin yang diwakili oleh Furqon AMC, yang juga  ikut serta menyampaikan materi Rumker di Indramayu.

"Rumker itu bukan gerakan yang biasa, karena Rumker telah didominasi dengan kekuatan data, serta kehebatan dan militansi anak muda yang anti hoax, paham dengan gerakan politik dan bukan sekedar gerakan pengangguran yang suka  berbicara tidak santun,  sehingga target 70% untuk  Jokowi -  Ma'ruf Amin di Indramayu menurut saya sangatlah realistis", "terangnya.
[ads-post]
Pada kesempatan itu, turut pula dideklarasikan Rumker Indramayu yang dipimpin langsung oleh pengurus dan tim pusat, serta  berdasarkan data yang disampaikan bahwa Rumker saat ini telah dideklarasikan dihampir semua Kabupaten/Kota di Indonesia,  dan Rumker sendiri adalah bagian yang tidak kalah penting dalam mendulang suara berbasis data yang semuanya bersumber dari militansi anggota dan relawan Rumker yang sudah sangat dipercaya.
serta direncanakan Rumker akan berkantor ditempat yang mudah dijangkau oleh semua kalangan agar aspirasi dan gagasan dari masyarakat Indramayu dapat tertampung sekaligus terealisasi demi kemenangan Jokowi -  KH. Ma'ruf Amin.
Pena
By.
AZ
Editor
By.
Redaksi
Foto / Video
By.
AZ

 MENARA POST ,Indramayu-Bupati Indramayu H. Supendi secara resmi melantik dan mengambil sumpah Komariah sebagai Kuwu Desa Wanguk Kecamatan Anjatan. Penetapan Komariah sebagai kuwu terpilih merupakan hasil musyawarah desa pemilihan kuwu antar waktu pada tanggal 9 Januari 2019 lalu. Prosesi pelantikan kuwu dihadiri oleh ribuan masyarakat yang secara langsung datang ke halaman kantor desa setempat, Rabu (13/02/2019).


Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Kabupaten Indramayu, Sugeng Heryanto menjelaskan, proses pemilihan kuwu penggantian antar waktu ini karena kuwu sebelumnya meninggal dunia. Dan berdasarkan hasil dari musyawarah pemilihan kuwu maka dipilihlah Komariah untuk menggantikan suaminya dalam mengemban amanah untuk memimpin Desa Wanguk melanjutkan pembangunan sampai dengan berakhirnya masa jabatan kuwu tersebut.


Sugeng menambahkan, kuwu yang baru dilantik harus bisa lebih memajukan desa yang saat ini dipimpinnya. Selama ini apa yang dilakukan oleh kuwu sebelumnya sudah baik, hal ini harus bisa lebih ditingkatkan terutama pelayanan kepada publik.
Selain itu, terhadap penggunaan anggaran desa harus sesuai dengan apa yang sudah direncanakan oleh kuwu sebelumnya.


"Kita harapkan dengan hadirnya kuwu baru bersama dengan semua masyarakat memiliki semangat untuk membangun desa sehingga bisa mencerminkan nilai positif, dan progress pembangunannya bisa dirasakan oleh masyarakat," kata Sugeng.


Sementara itu Bupati Indramayu H. Supendi meminta agar kuwu yang baru saja dilantik untuk dapat melaksanakan program kerja dan kegiatan kuwu sebelumnya yang telah ditetapkan dalam program kerja dan APBDes.


“Silahkan ibu kuwu karena saat ini telah menjadi pemimpin, untuk dibuka kembali rencana kerja tersebut dan melaksanakan pembangunan bersama dengan lembaga-lembaga lainnya yang ada di Desa Wanguk ini,” tegas Supendi.


Supendi menambahkan, adanya perubahan paradigma pengelolaan keuangan desa sebagaimana diamanatkan dalam UU No. 6/2014 tentang desa dan semua regulasi turunannya, harus diikuti pula dengan pergeseran paradigma tata kelola keuangan desa yang tidak hanya mengandalkan dana desa yang bersumber dari APBN, Alokasi Dana Desa yang bersumber dari APBD Kabupaten Indramayu, batuan keuangan dari APBD Provinsi Jawa Barat dan bantuan keuangan lainnya, akan tetapi secara optimal harus mampu menggali potensi desa yang dapat dijadikan sebagai sumber pendapatan asli desa.

[ads-post]
Dalam akhir sambutannya, Kuwu Desa Wanguk harus bisa menghindari sikap, perilaku, perkataan, pelanggaran dan tindakan, terutama dalam hal penyelenggaraan pemerintahan desa,  yang berakibat akan menyeret pada persoalan dan ranah hukum. Kuwu juga harus mampu menjaga kondusivitas daerahnya terutama dalam menghadapi tahun politik 2019 ini.


“Kita tidak ingin ada kuwu yang terlibat dalam masalah hokum, untuk itu harus lebih hati-hati dalam mengelola keuangan desa, apalagi dana yang diterima oleh Desa Wanguk cukup besar nilainy,” tegas Supendi. 
Pena
By.
Aa Deni/Kominfo Indramayu
Editor
By.
Redaksi
Foto / Video
By.
Aa Deni

 MENARA POST - SUBANG-  Calon Anggota Legeslatif (Caleg) DPRD Kabupaten Subang Dapil 7 (Purwadadi,Binong,Tambakdahan, Cikaum) Nomor urut 2 Aan Iskandar ,SH Kunjungi Dusun Tumaritis  Desa Purwadadi, Kecamatan Purwadadi yang membutuhkan bantuan genset untuk penerangan agar menunjang kegiatan warga untuk penerangan jalan lingkungan Desa,Rabu (06/02/19).
Jadi,Kunjungan silaturahmi Aan Iskandar,SH dimaksud dalam mengenalkan visi dan misi kepada warga Desa dan sekaligus menyerahkan secara simbolis cinderamata untuk warga sebagai bentuk kepedulian caleg PKPI  Kab.Subang dalam membantu warga setempat.

Sementara itu,Dewan Pimpinan Kabupaten (DPK) Kab. Subang
Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) mendapat nomor urut 20 dan punya moto pojok kanan atas saat membuka kertas suara berwarna hijau untuk Anggota DPRD Kab.Subang,"ujar Sekretaris DPK PKPI Subang Dadang  Sandi Prayoga

Dibagian yang sama,Ketua DPK PKPI Subang Bambang Aan Wijanarko memaparkan bahwa,PKPI ini partainya orang sunda karena pendirinya adalah  Jendral (Purn) Edi Sudrajat asli putra daerah Kab.Kuningan Jawa Barat,
Pada Intinya,PKPI partai yang lama sudah berdiri 20 tahun. namun, saat ini membutuhkan energi baru serta dukungan dari bapak/ibu agar partai PKPI khususnya di subang mendapat tempat di hati masyarakat untuk meraih suara yang sebanyak-banyaknya.

Menurutnya, target dalam pemilihan legislatif (Pileg) Subang sebanyak 3 kursi dan butuh kerja keras Caleg dan Kepengurusan DPK PKPI Subang. Untuk bagaimana upaya agar meraih target tersebut,"papar Bambang
[ads-post]
Ia menambahkan, Caleg nomor urut 2 Dapil 7 Subang Aan Iskandar,SH mengatakan,
Bantuan yang diberikan berupa genset dan lampu serta cinderamata lainnya hanya bentuk kepedulian kepada masyarakat Desa.

 Dijelaskannya, warga di Desa ini,   menyambut gembira atas kehadiran tim Caleg PKPI Subang No.urut 2 Aan Iskandar,SH di wilayah mereka dan setelah lampu penerangan dihidupkan melalui mesin genset, warga bersorak sorai dan mengucapkan terimakasih kepada Caleg PKPI Dapil 7 Aan Iskandar,SH.

Sebelum kegiatan ini juga para relawan pemenangan telah menetapkan dan mendirikan lokasi Posko pemenangan Caleg PKPI Dapil 7 nomor urut 2 ini, tim terlebih dahulu mendatangi beberapa titik lokasi yang menjadi basis relawan Caleg PKPI Aan Iskandar ,SH untuk mengamankan suara pada saat pemilihan nanti dengan menyiapkan saksi-saksi yang akan diberikan pelatihan dan pembinaan terlebih dahulu.

Lanjutnya, Aan Iskandar,SH meminta kepada  warga, agar cerdas dalam memilih calon legislatif baik calon DPRD,DPR Provinsi dan DPR-RI karena diketahui sebenarnya hak konstituen di Desa itu berhak menagih janji para wakil rakyat yang menjabat di Anggota legeslatif,namun pada dasarnya karena masyarakat awam banyak tidak tahu tentang program tersebut.
 Sehingga sangat minim anggota DPRD di wilayah Kecamatan Purwadadi yang merealisasikan aspirasinya ke masyarakat sebab mereka lebih mementingkan fisik ketimbang non fisik.

Jadi,Caleg PKPI Aan Iskandar,SH menegaskan bahwa,pihaknya akan memprioritaskan nonfisik (Pemberdayaan masyarakat) ketimbang fisik (Infrastruktur) karena melihat dan mempertimbangkan kondisi yang ada di Kec. Purwadadi bahwa masyarakat disini mayoritas petani dan buruh pabrik.Sehingga butuh kerjasama antara lembaga swadaya masyarakat dengan pihak swasta maupun pemerintah ,misalnya program yang kita akan jalankan sekarang ini bagaimana mengentaskan pengangguran di kecamatan Purwadadi. Menurut data yang dihimpun oleh tim relawan bahwa  pekerja laki-laki lebih dikesampingkan karena yang direkrut mayoritas perempuan di pabrik. Sehingga pihaknya berupaya agar bagaimana tim relawan Caleg PKPI dapat mencari solusi membantu warga dalam program ekonomi kerakyatan, misalkan dapat bekerjasama dengan pihak pabrik untuk mengolah limbah dengan melibatkan warga di Kec.  Purwadadi tentu dengan mengajak elemen masyarakat ,tokoh pemuda,tokoh masyarakat dan tokoh agama setempat,"katanya

Aan Iskandar,SH menambahkan bahwa, bantuan   genset tersebut begitu didambakan karena mereka bisa pergunakan sebagaimana mestinya. Sehingga bantuan Genset tersebut langsung dimanfaatkan untuk menerangi lingkungan guna memenuhi kebutuhan warga saat dibutuhkan ," paparnya.

Pena
By.
Didit S
Editor
By.
Redaksi
Foto / Video
By.
Didit S

 MENARA POST - Kupang - Potensi bencana hidrometeorologi masih mengintai masyarakat di kawasan Nusa Tenggara Timur. Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun EL Tari bahkan mengimbau masyarakat di Nusa Tenggara Timur (NTT) untuk tetap siaga dan waspada terhadap bencana alam yang sewaktu-waktu bisa terjadi.

Kepala Seksi Observasi dan Informasi BMKG Stasiun El Tari Kupang, Ota Welly Jenni Thalo seperti dikutip laman Antara, Rabu (6/2/2019) mengatakan, kewaspadaan menjadi penting mengingat potensi bencana hidrometeorologi masih terjadi di provinsi berbasis kepulauan itu hingga akhir Februari 2019.

Terkait kondisi cuaca ekstrem di daerah itu, dan dampaknya terhadap bencana, Ota mengatakan, pada bulan Januari-Februari 2019, sebagian wilayah di Nusa Tengara Timur, berada di puncak musim hujan, di mana pertumbuhan awan Cumulonimbus sangat segnifikan.

Kondisi ini, sering terjadi pada siang, sore, dan malam hari, mengakibatkan terjadinya cuaca buruk seperti hujan deras disertai petir dan angin kencang sesat dengan kecepatan mencapai 20-30 knot atau 40-60 km per jam.

Selain hujan deras dan angin kencang, juga gelombang tinggi di wilayah Nusa Tenggara Timur masih berpotensi terjadi hingga akhir bulan Februari 2019, katanya.
[ads-post]
Dalam hubungan dengan itu, BMKG mengimbau kepada seluruh masyarakat Nusa Tenggara Timur, agar tetap waspada dan siaga terhadap dampak bencana hidrometeorologi.

Dampak bencana hidrometeorologi yang dapat terjadi seperti hujan deras, angin kencang, dan gelombang tinggi yang menyebabkan banjir, genangan air, jalan licin, tanah longsor, abrasi pantai, bangunan roboh, pohon dan baliho tumbang.

Gagi masyarakat pengguna transportasi laut waspada terhadap terjadinya gelombang tinggi, dan selalu mengupdate informasi cuaca yang dikeluarkan BMKG, katanya menambahkan.

29 meninggal Sementara itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Nusa Tenggara Timur mencatat, hingga saat ini sudah terdapat 29 orang meninggal dunia akibat bencana alam di daerah itu.

"Dalam catatan kami, sudah 29 orang yang meninggal akibat bencana dari Desember 2019 sampai Januari 2019. Korban bencana alam ada 13 orang dan bencana non-alam 16 orang," kata Kepala BPBD Provinsi NTT Tini Tadeus.

Korban yang meninggal akibat bencana alam didominasi akibat banjir dan tanah longsor seperti tiga orang di Kabupaten Nagekeo akibat bencana tanah longsor dan satu orang akibat terseret banjir. Di Kabupaten Sikka tercatat sebanyak tiga orang meninggal akibat tanah longsor, sedang tiga orang di Kabupaten Timor Tengah Selatan akibat terseret banjir.

"Untuk korban bencana alam ini kami lakukan penanggulangan melalui BPBD di masih-masing daerah terdampak bencana," katanya.

Sedangkan, lanjutnya, untuk korban yang meninggal akibat bencana non-alam yakni akibat serangan penyakit demam berdarah dengue (DBD) sudah mencapai sebanyak 16 orang.

Pena
By.
Redaksi
Editor
By.
Redaksi
Foto / Video
By.
Liputan6.com

 MENARA POST Kapolres Indramayu AKBP M Yoris. M. Y. Marzuki., SIK, menggelar konferensi pers mengungkap jaringan perdagangan manusia.
Acara yang digelar di halaman Mapolres Indramayu ini, turut di dampingi Oleh Kasat Reskrim AKP SUSENO ADI WIBOWO., SH, SIK, Paur Humas Polres Indramayu, diliput oleh Wartawan Indramayu yang terdiri dari Wartawan media cetak, televisi maupun online.

Dalam konferensi pers Kapolres Indramayu AKBP M Yoris. M. Y. Marzuki., SIK mengungkapkan berdasarkan laporan pada tanggal 29 November 2018, Jajaran Polres Indramayu menangkap tersangka muncikari yang menjalankan praktik perdagangan orang (Traffiking) di wilayah Indramayu.

Tersangka ditangkap di Desa Cangkingan Dusun Barat Rt.005/002 Kec.Kedokan bunder Kab.Indramayu, Kemudian setelah dilakukan pengembangan, pada tanggal 22 Desember  2018, Jajaran Polres Indramayu kembali menangkap tersangka lainnya di Desa Kopyah, Gang Salak, Blok Kura Rt.003/005 Kec. Anjatan Kab.Indramayu.
[ads-post]
“Modusnya,  Tersangka menjanjikan pekerjaan kepada korban sebagai Baby sittter namun di tempatkan di SPA Plus-Plus atau Karaoke Milenium di Jakarta dan ditawarkan kepada laki-laki untuk mau melakukan hubungan badan dengan tarif disepakati, Pelaku merekrut dan memberangkatkan para korban yang masih dibawah umur dan juga pelajar untuk bekerja sebagai Terapis, Spa dan diiming-imingi hanya bekerja selama 2 (dua) hari dengan upah sebesar Rp 200.000, per hari, Tersangka membuatkan dokumen palsu berupa Surat Keterangan dengan usia korban dituakan menjadi 18 tahun dan 19 tahun agar dapat diterima bekerja.” Terang Yoris dalam konferensi pers Rabu 6/2/19.

Menurut Yoris tersangka yang ditangkap itu adalah FS (31), Warga Desa Cangkingan Dusun Barat Rt.005/002 Kec.Kedokan Bunder Kab.Indramayu, FG B.A  (33), Warga Dusun Ponggok I Desa Tri Mulyo Kec.Jetis Kab.Bantul Prov Yogyakarta, WN (16), Warga Desa Kopyah Gang Salak Blok Kura Rt.05/03 Kec. Anjatan Kab.Indramayu, AR (34), Warga Jl. Kemakmuran Raya No. 10 Kec. Sukmajaya Kota Depok.
Tersangka ditangkap beserta barang bukti yaitu berupa, 1 (satu) unit HP Merks Advan dengan casing warna hitam dan putih, 1 (satu) Unit Sepeda Motor Merk Honda Warna Putih biru Nopol E 692 PAA, Noka : MH1JFP125GK224580, Nosin : JFP1E2189874 atas nama CATINIH alamat Desa Cangkingan Dusun Barat Rt.005/002 Kec.Kedokan bunder Kab.Indramayu berikt STNKnya, 1 (satu) buah kartu ATM BRI Nomor : 601013373001606,1 (satu) buah buku tabungan BRI SIMPEDES, 1 (satu) stel pakaian wanita warna biru, 1 (satu) unit Mobil Toyota Avanza warna Putih Nopol AB-1398-NH,Noka : MHKM5EA2JGK011728, Nosin : 1NRF176037, Tahun 2016 beserta Kunci Kontak dan STNK atas nama Sdri.SYAHRA KURNIA PUTRI alamat Perumahan Winong KG II / 354 Rt.019/004 Prenggan,Kota Gede Yogyakarta, 1 (satu) unit Laptop Merk Asus warna Putih milik Sdr. FATHURRAHMAN GUSTAMAN, B.A als ZEDJA ABIASTE HAVES als ABI bin SARJIYO, 8 (bendel) bendel Dokumen atas nama korban yang telah dipalsukan, dan  1 (satu) unit HP Merk Sony XPERIA warna abu-abu,

Yoris menambahkan bahwa korban ada yang masih dibawah umur dan berstatus sekolah.
 “Korban yang berhasil di data ada dua orang yakni , yang satu berinisal RA alias Nana, usianya 24 tahun, dan belum Bekerja , warga Desa Cidenok Blok Jumat Rt.002/005 Kec.Sumberjaya Kab.Majalengka, dan satunya berinisial  TA yang usianya masih 15 tahun dan berstatus pelajar kelas X SMAN 1 Anjatan, TA merupakan warga Desa Cilandak Lor Blok Madrasah Rt.020/004 Kec. Anjatan Kab. Indramayu.” Imbuhnya.

Tersangka kini sudah ditahan di tahanan Polres Indramayu guna menjalani proses hukum lebih lanjut dan tersangka melanggar Pasal 2 ayat (1) Jo pasal 10 UU RI No 21. Tahun 2007 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang (PTPPO) dan Pasal 2 dan pasal 6 UU RI No 21. Tahun 2007 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang (PTPPO), dengan Ancaman hukuman dengan pidana penjara paling singkat 3 (tiga) tahun dan paling lama 15 (lima belas) tahun dan pidana denda paling sedikit Rp. 120 jt dan paling banyak Rp. 600 jt. (AAP)

Pena
By.
Adam P
Editor
By.
Redaksi
Foto / Video
By.
Humas Polres Indramayu

 MENARA POST - Subang-Menghadapi musim hujan, puluhan para petani dan masyarakat di Desa Pabuaran, Kabupaten Subang melakukan gerakan membersihkan saluran air di pesawahan,baru-baru ini.
Mereka membersihkan saluran air yang dekat dengan ruas jalan utama menuju Desa Pabuaran dengan berbagai peralatan seperti cangkul, skop, parang dan perlengkapan lainnya.

Kepala Desa Pabuaran,  Ristoyo mengatakan setelah kemarau panjang dan kini menghadapi musim hujan dan musim tanam bagi para petani, membuat mereka bersiap dengan cara membersihkan saluran air.
[ads-post]
Mereka merupakan petani pemilik lahan dan masyarakat bergotong royong membersihkan saluran air. Hal ini karena selama musim kemarau banyak sampah disaluran air.

“Hujan sudah datang. Masyarakat dan petani senang karena hujan sudah lama dinanti. Kami pun bergerak menyambut hujan mengajak petani dan masyarakat untuk bergotong royong membersihkan saluran air,” ucapnya.
Menurutnya, selama musim kemarau banyak sampah yang menutupi saluran air. Bukan hanya sampah daun kering, namun banyak ranting, plastik, rumput dan sampai lainnya yang bisa menyumbat aliran air. Karena tanpa disadari, sampah selama musim kemarau menumpuk dan akan mengganggu aliran air.

Sehingga mau tak mau harus dibersihkan, agar musim hujan yang didambakan setelah kemarau panjang dan menyebabkan kekeringan, tidak berubah menjadi bencana banjir.

“Ya, satu yang kita tidak sadari ketika musim kemarau adalah sampah yang menumpuk di selokan. Tidak dipungkiri karena tidak ada efek signifikan yang timbul dari sampah tersebut di musim kemarau, sampah ini terlupakan,” katanya.

“Sehingga ketika musim hujan datang, air tidak bisa mengalir dan kemudian meluap menggenangi halaman sekitar selokan. Kondisi ini harus segera tertangani,” tuturnya.

Dikatakan Kades, selain saluran air yang berada di areal pertanian pembersihan juga menghimbau dilakukan di lingkungan. Namun dilakukan oleh masing-masing warga yang lingkungannya dilintasi slauran. Karena menangani kondisi air meluap akibat sampah itu, bisa dimulai dari rumah kita sendiri.

Di rumah kita dan di sekelilingnya pasti ada selokan dan aliran air. Jika kita tidak rajin membersihkan, air hujan yang datang akan meluap dan membuat banjir.

Oleh karena itu kita wajib membersihkannya. Aliran air di rumah bisa letaknya di depan, seperti di got-got, bisa juga di dalam rumah yang merupakan aliran dari depan ke belakan, khususnya yang berasal dari talang air belakang rumah. Biasanya mengalir ke depan menuju got depan rumah.

Setelah selesai dengan rumah kita masing-masing, selanjutnya bersama-sama bersihkan sekitar lingkungan atau kawasan. Kerja bakti ini penting agar menumbuhkan kesadaran bersama pentingnya menjaga kawasan bersih dan aliran air bisa mengalir dengan baik.

“Jangan lupa sampah-sampah yang dapat menampung air seperti kaleng besi atau plastik, dan juga ban-ban bekas ditimbun sehingga tidak ada air menggenang dan menjadi sarang nyamuk,” ungkapnya.

Pena
By.
Didit
Editor
By.
Redaksi
Foto / Video 
By.
Didit

 MENARA POST - Indramayu  - Angin puting beliung menerjang beberapa lokasi di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, Minggu hari yang mengakibatkan sejumlah bangunan rumah warga rusak berat dan ringan.
Kerusakan rumah akibat amukan angin puting beliung

Dari data yang berhasil dihimpun oleh redaksi tercatat  19 rumah warga yang diterjang angin Putting Beliung tersebut.

Pihak Kepolisian Sektor Kroya Aiptu Asep Wawan, Mengatakan Minggu tanggal 03 Februari 2019 sekira pukul 14.30 Wib di Blok C.I, Rt/Rw 002/001, Ds. Temiyangsari, Kec. Kroya, Kab. Indramayu telah terjadi bencana alam Puting Beliung.

"Ada 19 Rumah yang mengalami kerusakan akibat kejadian tersebut" kata Asep dalam keterangan tertulisnya.

Selain phohon yang tumbang akibat Putting Beliung tersebut, beberapa rumah di areal sekitar juga mengalami kerusakan di bagian atapnya, karena sapuan angin puting beliung.

Adapun data rumah warga yang terkena Putting Beliung tersebut yakni, Rumah milik Rais, (80), alamat , rusak pada atap bagian belakang, Rumah milik Darno, (45), Rusak pada bagian atap depan, tengah dan samping kanan, Rumah milik Daram, 60, Rusak pada bagian atap depan dan samping, Rumah milik. Nunung, 33, Rusak pada bagian atap depan, Rumah milik. Dedi, 39, Rusak pada bagian Atap tengah, Rumah milik Nono, 45,  Rusak pada bagian atap belakang, Rumah milik Rasta, 80, Rusak pada bagian atap depan, Rumah milik Carwendi, 31, Rusak pada bagian atap depan, Rumah milik. Rendi, 43, Rusak pada bagian atap samping, Rumah milik Racem, 69, Rusak pada bagian atap depan, tengah dan belakang, Rumah milik Warsam, 46, Rusak pada bagian atap samping kiri, Rumah milik Cartim, 78, Rusak pada bagian atap tengah, Rumah milik Ratem, 55,   Rusak pada bagian atap tengah dan belakang, Rumah milik Iti, 67,  Rusak pada bagian atap belakang, Rumah milik Cantel, 42,   Rusak pada bagian atap samping, Rumah milik  Tetep, 50,   Rusak pada bagian atap tengah, Rumah milik Wawan, 40,  Rusak pada bagian atap depan, Rumah milik Tawa, 57,  Rusak pada bagian atap depan, Rumah milik Suhendi, 45,  Rusak pada bagian atap depan.

Semuanya merupakan warga Blok C.I, Rt/Rw 002/001, Desa Temiyangsari, Kec. Kroya dan sebagian besar berprofesi sebagai petani.
[ads-post]
Akibat dari musibah bencana alam tersebut tidak ada korban jiwa namun kerugian materi ditaksir sekira Rp. 57.000.000,-

Hingga berita ini diturunkan anggota Polsek Kroya sudah melakukan upaya pertolongan terhadap korban dan situasi terkini terpantau aman dan terkendali.

Sementara Yanto sekdes Tamiyangsari yang mewakili Kuwu Haerudin melalui akun Facebook milik Kecamatan Kroya menyampaikan bela sungkawanya disela-sela kesibukan memantau kegiatan dan mendata kerusakan. (AAP)


 

 MENARA POST Mungkin sebagian masyarakat Indramayu masih banyak yang belum mengenal apa itu Gagak Winangsih. Tetapi ada juga yang sudah mengenal Gagak Winangsih karena sudah ada tugunya yang berdiri megah di jalur Pantura tepatnya Desa Sumuradem Kecamatan Sukra Indramayu. Selain itu ada juga yang sudah menggunakan stiker atau pin Gagak Winangsih yang kini mulai dijual di pasaran. 
Gagak Winangsih
Tugu Gagak Winangsih yang berdiri kokoh di Jalur Pantura tersebut terbuat dari tembaga dan besi sebagai kerangkanya. Patung ini berukuran sekitar lebar 5 meter dan tinggi sekitar 3 sampai 4 meter, menggunakan bahan tembaga dengan ketebalan 1 mm.

Gagak Winangsih merupakan simbol atau lambang Pemerintahan Dermayu atau Indramayu pada zaman dulu. Lambang tersebut digunakan sebagai lambang dari suatau daerah yakni Dermayu saat itu masih menjadi Kademangan atau Padukuhan Cimanuk kurang lebih pada tahun 1750-an. 
[ads-post]
Lambang ini sudah digunakan sejak Kademangan Dermayu yang waktu itu dipimpin oleh Raden Arya Wiralodra III. Lambang Gagak Winangsih ini terdiri dari seekor burung Gagak dan dibelakangnya ada Cakra Udaksana senjata pusaka Indramayu dan tombak. 

Burung Gagak merupakan burung yang gigih, oleh karena itu Gagak mempunyai makna Sebagai kegigihan masyarakat pesisir yang hidup dan menciptakan peradaban di Muara Sungai Cimanuk. Sementara Gagak Winangsih diartikan Kebanggaan serta simbol wibawa, keberanian, hasrat dan kemauan yang dilakoni dengan semangat, cinta dan kasih sayang. Demikian diungkap Sadewo kepada kami. 

Selain itu Gagak Winangsih juga menjadi simbol dedikasi dan tanggungjawab 'Wong Dermayu' atau orang Indramayu dalam bekerja dan berkarya. Seperti keinginan leluhur Indramayu yang telah menciptakan lambang Pemerintahan dan negerinya sebagai penanda bahwa 'Dermayu' atau Indramayu telah menjadi pedukuhan yang akan dikenal dan terkenal ke seluruh dunia.
Pena
By.
Redaksi
Editor
By.
Redaksi
Foto / Video
By.
Internet

 MENARA POST - Kasus DBD di Indramayu Jawa Barat terindikasi mengalami peningkatan. Masyarakat diimbau untuk terus memberantas sarang nyamuk di lingkungan dan rumah.
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Indramayu Deden Bonni Koswara mengatakan, tren peningkatan kasus DBD di Kabupaten Indramayu meningkat dari tahun kemarin.

Berdasarkan evaluasi selama tiga tahun terakhir, kasus DBD di Kabupaten Indramayu mengalami pasang surut. Pada Januari 2017, kasus DBD tercatat ada 42 kasus.

Sementara pada Januari 2018, kasus DBD hanya ada sembilan kasus dan pada Januari 2019 ada 13 kasus.

"Saat ini tren DBD mengalami kenaikan kasus dibandingkan bulan yang sama tahun kemarin," ujar Deden, Kamis (31/1/2019).

Dia menyebutkan, daerah endemis DBD di Kabupaten tercatat di lima wilayah puskesmas. Yakni, wilayah Puskesmas Margadadi, wilayah Puskesmas Patrol, wilayah Puskesmas Balongan, wilayah Puskesmas Jatibarang dan wilayah Puskesmas Kertasemaya.

Deden mengaku sudah membuat surat ke semua fasilitas kesehatan (faskes), baik tingkat pertama maupun tingkat lanjut. Dalam surat itu, semua faskes diminta untuk melakukan kewaspadaan dini DBD.
"Harus antisipasi sebelum menyebar luas," kata dia.
[ads-post]
Penelitian Epistemologi
Deden mengaku sudah memerintahkan puskesmas untuk melakukan pendataan dan penelitian epidemiologi jika ditemukan ada kasus DBD atau ada laporan dari masyarakat tentang kasus DBD.
Selain menggencarkan pemberantasan sarang nyamuk (PSN), Dinkes Kabupaten Indramayu akan memberi bubuk abate jika ada laporan tentang kasus DBD di suatu wilayah. Menurutnya, bubuk abate itu efektif untuk membunuh larva nyamuk Aedes Aegypti.

"Melalui 3M (menguras, mengubur dan menutup tempat penampungan air)," sebut Deden.
Peningkatan kasus DBD juga terjadi di Kabupaten Cirebon. Jika minggu lalu dilaporkan terdapat 15 kasus, saat ini sudah meningkat menjadi 33 kasus.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Kabupaten Cirebon, Nanang Ruhyana mengatakan, jumlah kasus DBD pada Januari tahun ini, meningkat dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

"Tahun lalu, bulan januari terdapat 27 kasus," kata Nanang.
Ia menuturkan, data peningkatan kasus DBD tersebut didapat dari sejumlah rumah sakit yang ada di Kabupaten Cirebon. Dia memastikan seluruh warga yang terkena DBD sudah mendapatkan penanganan medis.

Dia mengatakan jumlah kasus DBD cukup banyak terjadi di wilayah Cirebon Timur, terutama di Kecamatan Losari. Nanang menyebutkan, mendapatkan laporan delapan kasus yang terjadi diwilayah tersebut.

"Mereka sudah ditangani di rumah sakit, terutama RS Waled, Mitra Plumbon dan Arjawinangun," ujar Nanang. (Red)

 MENARA POST- Indramayu, Merujuk kepada ketetapan pemerintah, Herryzal menjelaskan, Sesuai surat Keputusan Bersama (SKB) 3 Menteri yakni Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional, Menteri Dalam Negeri dan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Program PTSL tetap dikenakan biaya sebesar Rp. 150.000,-

"Dalam SKB Tiga Menteri Nomor: 25/SKB/V/2017, Nomor: 590-3167A Tahun 2017, Nomor: 34 Tahun 2017 tentang Pembiayaan Persiapan Pendaftaran Tanah Sistematis bahwa biaya Rp. 150.000,-  per bidang yang dimaksudkan untuk pembelian patok 3 buah, materai 1 lembar dan adminitrasi serta transportasi aparat desa." Ucap Kepala Kantor (Kakan) Agraria dan Tata Ruang / Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Kantah Indramayu Herryzal Sjafri usai acara pengambilan sumpah jabatan Panitia Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL), Satuan tugas fisik, Satuan tugas yuridis dan Satuan tugas administrasi pada jumat 1/02/2019 di halaman Kantor Pertanahan Kabupaten Indramayu.


Herryzal mengatakan bahwa untuk tahun 2019 sebanyak 45.000 bidang tanah yang masuk dalam program PTSL.


"Sebanyak 45.000 bidang tanah yang akan kita ukur untuk dibuatkan 40.000 sertifikat dari Program PTSL." Ungkapnya.


Ia berharap program PTSL tahun ini dapat dilaksanakan dengan lancar.


"Dengan adanya pelantikan kepanitiaan ini semoga Program PTSL untuk tahun 2019 berjalan sesuai yang kita rencanakan dan terpenting harus sesuai dengan ketentuan yang berlaku." Katanya.

Herryzal juga menghimbau kepada masyarakat agar segera melengkapi berkas - berkas yang akan diajukan sebagai obyek PTSL.

"Secepatnya siapkan berkas - berkas kelengkapan agar proses PTSL bisa berjalan dengan lancar." Tegasnya.
[ads-post]
Menurut Herryzal, hal ini sudah disosialisasikan kepada masyarakat jauh hari sebelum pelaksanaan program.


"itu sudah kami sosialisasikan ke masyarakat selaku pemohon sehingga jangan sampai gagal paham, Ketentuannya yaitu, dari mulai penyuluhan satgas yuridis, pengumuman sampai dengan penerbitan sertifikat sudah di tanggung oleh APBN, masyarakat tinggal mendaftarkan haknya dan menyiapkan kelengkapan berkas - berkas terhadap tanah yang akan menjadi obyek PTSL." Tutupnya.


Diketahui, Pengambilan sumpah dilakukan usai Pelantikan untuk seluruh anggota kepanitiaan yang terbagi menjadi 5 bagian yakni tim 1 diketuai oleh Ikin Sodikin, A. ptnh. MH, tim 2 diketuai H. Miftah Kusni, S.H, tim 3 oleh Asep Maulani, S,H., M, Si, tim 4 diketuai oleh Moch. Puspoharto, A. ptnh, dan tim ke 5 oleh Anang Hendri Prayogo, S, ST.(gtr)

MKRdezign

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget