April 2018

Paguyuban Paranormal dukung Deddy Mizwar-Dedi Mulyadi. 
 MENARA POST -  Tak hanya melulu mengurusi persoalan mistis, Paguyuban Paranormal Sunda ternyata mengamati perjalanan Pemilihan Gubernur Jawa Barat. Ketua Paguyuban Paranormal Jabar, Tubagus Zunaedi mengatakan Jawa Barat perlu pemimpin yang bisa melakukan perbaikan di berbagai sektor terutama dalam hal mengembalikan jati diri masyarakat dan budaya sunda yang sedikit demi sedikit mulai terkikis.

"Jabar perlu sosok pemimpin baru yang bisa mengembalikan budaya sunda menjadi prinsip dasar kehidupan," katanya saat ditemui di Bale Dago, Jalan Awiligar, Senin (23/4).
[post_ads]
Ia bahkan mengaku sudah melakukan penerawangan melalui mata batin serta meramalkan jika pada satu waktu akan datang tokoh asli sunda yang akan menyelamatkan kembali kejayaan budaya sunda.

Disinggung mengenai calon yang dimaksud, ia mengaku akan mendukung Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar dan Dedi Mulyadi.

Untuk mewujudkan keyakinan tersebut, Paguyuban Paranormal Sunda akan meminta bantuan gaib.

Mereka berkeyakinan, jika nantinya Deddy Mizwar dan Deddi Mulyadi memimpin Jawa Barat, kemakmuran dan kejayaan masyarakat Sunda seperti saat dulu dipimpin oleh Prabu Siliwangi akan kembali.
[post_ads_2]
"Inilah sikap politik kami sebagai warga Jawa Barat yang memiliki hak untuk berpolitik. Kami yakin, dengan bantuan kemampuan dan dorongan doa dari kami Paguyuban Paranormal Sunda, Pasangan Deddy Mizwar-Dedi Mulyadi menjadi pemimpin Jawa Barat selanjutnya," pungkasnya. (Red)

Angkut Warga China, Helikopter Jatuh Di Morowali
 MENARA POST - Morowali - Helikopter milik PT. Indonesia Morowali Park (PT IMIP) jatuh di Morowali, Sulawesi Tengah. Helikopter itu sedang mengangkut warga negara China.

"Iya (warga negara China)," kata Kabid Humas Polda Sulteng AKBP Hery Murwono, Jumat (20/4/2018).
[post_ads]
Helikopter itu diterbangkan oleh pilot bernama Rudi (32). Penumpang yang merupakan WN China selamat.

Namun, baling-baling dari helikopter yang jatuh itu menimpa seorang karyawan yang sedang melintas. Karyawan tersebut meninggal di lokasi.

"Korban langsung dievakuasi ke Klinik PT IMIP," kata AKBP Hery.
[post_ads_2]
Berdasarkan informasi dari Ditjen Perhubungan Udara Kemenhub, ini identitas penumpang dan kru helikopter yang jatuh:

Penumpang:

1. Mr. Xi Laiwang
2. Mr. Guan Kejiang
3. Mr. Yang Xun
4. Mr. Zhao Yipu
5. Ms. Du Yifei
6. Mr. Du Gui

Kru :

1. Capt. Rudi A
2. EOB Daliati Gulo (Red)

 MENARA POST Calon Wakil Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menjadi kuli bangunan dadakan saat kunjungan ke Kampung Nyanggahurip RT 02 RW 02 Kelurahan Margabakti Kecamatan Cibereum, Kota Tasikmalaya, Sabtu (14/4).
Dedi Mulyadi cawagub no urut 4
Pasangan Deddy Mizwar dalam Pilgub Jabar ini tidak sungkan bergoyong royong saat memperbaiki rumah warga.
[post_ads]
Warga sempat melantunkan salawat melalui pengeras suara saat Demul memasang genting rumah milik guru ngaji tersebut.

Warga juga mendoakana agar Ketua Dewan Pimpinan Daerah Partai Golkar Jawa Barat ini bisa terpilih menjadi Wakil Gubernur Jabar.

Dedi Mulyadi mengatakan, sengaja ikut dalam kegiatan itu dan menjadi kuli bangunan agar budaya gotong royong terus dilestarikan.

“Saya ikut ngangkat genting karena memang kerja bakti atau gotong royong membangun rumah warga itu sudah bagian dari kehidupan saya. Selama ini saya selalu mempelopori membangun baik di Purwakarta maupun di luar daerah untuk senantiasa memberikan perhatian khusus terhadap rumah-rumah tidak layak huni,” kata dia seperti diberitakan RMOL Jabar.

Menurut dia, kerja bakti yang dilakukan juga merupakan bagian dari upaya mendorong partisipasi publik di ruang lingkup terkecil dalam kehidupan sehari-hari. Seorang pemimpin, harus memiliki kepekaan terhadap persoalan-persoalan sosial.
[post_ads_2]
“Menyelesaikan masalah jangan nunggu nanti selesai Pilkada. Sekarang selesaikan. Selama kita masih memiliki kekuatan untuk mendorong partisipasi publik. Ini adalah bagian dari kekuatan partisipasi publik. Menyelesaikan satu problem warga, yaitu rumahnya yang relatif tidak layak huni,” tandasnya. [Red]

 MENARA POST - Jakarta - Dukungan mengalir untuk Rocky Gerung yang dipolisikan terkait pernyataannya di salah satu acara stasiun televisi swasta yang berbunyi 'kitab suci itu fiksi'.
Sejumlah tokoh berkumpul menyuarakan dukungan kepada Rocky Gerung.

Dukungan datang dari Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Abraham Lunggana alias Lulung hingga Ratna Sarumpeat.
Haji Lulung turut hadir. 
Mereka yang menyampaikan dukungan berkumpul di Quiznos Cafe, Jalan HOS Cokroaminoto, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (17/4/2018). Ketua Dewan Pembina Advokat Cinta Tanah Air (ACTA) Habiburokhman menyebut acara itu merupakan tindak lanjut dari rapat ACTA Presidium sebelumnya.
[post_ads]
"Kita ini berdasarkan rapat ACTA Presidium, kita diminta berpartisipasi dalam advokasi tokoh-tokoh besar yang saat ini dilaporkan Pasal 28 dan 45 UU ITE, yaitu Pak Amien Rais dan Pak Rocky Gerung. Kami beranggapan dua tokoh ini sangat penting untuk kita jaga," kata Habiburokman dalam sambutannya di lokasi.

Menurutnya, apa yang disampaikan Rocky Gerung yang mengatakan 'kitab suci adalah fiksi' memiliki suatu nilai kebenaran dalam menyatakan kebebasan berbicara dan berekspresi. "Karena apa yang mereka sampaikan, menurut kami, adalah suatu yang memiliki nilai kebenaran. Saat ini adalah pertaruhan terkait keberadaan Pasal 28 dan 45 itu adalah bagaimana kita menjaga kebebasan bicara dan kebebasan ekspresi yang dahulu susah payah kita raih," imbuhnya.
Eggi Sudjana menandatangani sebuah poster sebagai bentuk dukungan.
Dia mengaku ACTA telah mengerahkan 200 advokat untuk mendampingi Amien Rais serta Rocky dalam menghadapi masalah hukumnya. Di tempat yang sama, tampak pula Eggi Sudjana, yang mengaku sempat berkomunikasi dengan Rocky mengenai pernyataannya itu.
[post_ads_2]
"Saya menilai apa yang disampaikan Rocky Gerung itu saya sudah WA dia dan dia membenarkan, yang saya benarkan dari kata Rocky adalah pengertian fiksi. Kata Rocky, fiksi adalah membangkitkan energi, dia nggak menyebut Alquran karena Alquran itu wahyu Allah, jadi lawannya fiksi itu realitas," ujar Eggi.

Dalam acara ini juga ada sesi penandatanganan di sebuah poster sebagai bentuk dukungan mereka kepada Rocky Gerung. (Red)

 MENARA POST - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, menargetkan kenaikan partisipasi pemilih sebesar 18 persen dalam Pilkada 2018.
KPU Indramayu
Menurut Komisioner KPU Indramayu Divisi SDM dan Partisipasi Masyarakat, Erwanto di Indramayu, Sabtu. pada Pilkada yang digelar tahun 2015, partisipasi masyarakat dalam pemilihan kepala daerah itu  59,73 persen.
[post_ads]
Pada Pilkada 2018 khususnya Pilgub Jabar yang akan dilaksanakan pada tanggal 27 Juni mendatang ditargetkan naik menjadi 77,5 persen.

"Ini tentu merupakan target yang cukup berat bagi kami, tapi harus dijalankan dengan terus melakukan sosialisasi untuk mencapai target itu," ujarnya.

Pada tahun 2015, data pemilih tetap di Kabupaten Indramayu mencapai 1,3 juta.
[post_ads_2]
"Untuk meningkatkan target partisipasi salah satunya yaitu melakukan sosilisasi ke berbagai elemen," katanya. 

Ditanya Soal Kasus Novel, Wiranto Bungkam
 MENARA POST SOLO -- Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) Wiranto memilih bungkam ketika ditanya kelanjutaan kasus teror yang dialami penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan. Sudah setahun kasus tersebut masih terkatung-katung, polisi hingga kini belum dapat mengungkap dan menangkap pelaku penyiraman air keras terhadap Novel Baswedan. Wiranto pun tak mau komentar terkait kasus itu.

"Tidak semua saya jawab," kata Wiranto menanggapi pertanyaan media terkait kelanjutan kasus Novel setelah menghadiri jumenengan Raja Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat, Kamis (12/4). 
[post_ads]
Berbeda dengan Wiranto yang memilih tak berkomentar, sebelumnya, Wakil Presiden RI Jusuf Kalla (JK) justru meminta pengusutan kasus Novel Baswedan dipercepat. Meski demikian, pemerintah tak memberikan batas waktu terkait penyelesaian kasus tersebut. 
[post_ads_2]
"Pemerintah tak kasih batas waktu. Yang paling penting harus cepat," kata JK pada Rabu (11/4). Diketahui, pada 11 April 2017, Novel Baswedan diserang orang tidak dikenal. Penyidik senior KPK itu disiram air keras di bagian wajah. Novel pun akhirnya dilarikan ke Singapura untuk mendapatkan perawaran intensif.

 MENARA POST - Pemerintah Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, melalui Dinas Sosial berupaya merehabilitasi para korban perdagangan orang atau human trafficking dengan membekali mereka bimbingan sosial dan pelatihan keterampilan usaha ekonomi produktif.
Ilustrasi

"Pelatihan usaha merupakan upaya agar mereka bisa melupakan kejadian yang menimpanya dan juga mereka bisa mempunyai sumber penghasilan dalam menghidupi keluarganya," kata Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial Dinas Sosial, Kabupaten Indramayu, Atu Ika Putri, di Indramayu, Selasa (10/4/2018).
 [post_ads]
Atu menjelaskan, kegiatan pelatihan kepada korban trafficking ini dipusatkan di Rehabilitasi Sosial Berbasis Masyarakat (RSBM) Tunas Mandiri, Desa Mundakjaya, Kecamatan Cikedung.

"Para korban trafficking ini mendapatkan bimbingan sosial, termasuk pelatihan keterampilan untuk mengolah berbagai olahan kue kering yang memiliki cita rasa kekininan," ujarnya.

"Mereka sangat antusias karena ini merupakan bekal bagi mereka yang sebelumnya kurang mahir apalagi saat ini menjelang bulan Ramadan dan Idulfitri, mereka juga diberikan modal dalam bentuk peralatan awal," lanjut Atu.

Dia mengatakan kasus trafficking di Kabupaten Indramayu jumlahnya masih cukup besar. Namun demikian, pihaknya setiap tahun hanya mampu melakukan upaya rehabilitasi yang jumlahnya puluhan orang.
[post_ads_2]
"Tahun 2017 yang lalu kita mampu melakukan rehabilitasi bagi 70 orang korban trafficking sementara tahun 2018 ini baru 20 orang," katanya. (Red)

 MENARA POST - INDRAMAYU -- Sebanyak 72 desa dari 309 desa di Kabupaten Indramayu masih dinyatakan sebagai desa tertinggal dan sangat tertinggal. Kucuran dana besar dari pemerintah melalui Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD) diharapkan mampu mengatasi kondisi tersebut.
karakteristik desa tertinggal adalah sekolah dan puskesmas masih jarang (foto ilustrasi)

"72 desa tersebar di berbagai kecamatan," ujar Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Indramayu, Dudung Indra Ariska, Kamis (5/4).
 [post_ads]
Dudung menjelaskan, puluhan desa itu masuk kategori tertinggal dan sangat tertinggal terlihat dari sejumlah karakteristik. Contohnya, jumlah sekolah yang masih jarang maupun ketiadaan puskesmas di desa tersebut. Selain itu, komunikasi di desa tersebut juga susah dan mata pencaharian warganya hanya terfokus di satu bidang.

Dudung mengungkapkan, bagi desa-desa yang masuk kategori tertinggal dan sangat tertinggal, pemerintah menambah kucuran bantuan melalui dana afirmasi. Sedangkan desa-desa yang tidak masuk kategori tertinggal dan sangat tertinggal, hanya mendapat alokasi dasar dana lokasi formula.

Sehingga ada desa yang dapat Rp 1,8 miliar, dari DD-nya saja," terang Dudung.
[post_ads_2]
Dudung berharap, dana besar yang dikucurkan pemerintah pusat, provinsi dan kabupaten, baik dalam bentuk DD maupun ADD, bisa membantu desa-desa yang tertinggal maupun sangat tertinggal untuk bangkit lebih maju.

"Dengan adanya DD dan ADD, harusnya berpengaruh sekali mengatasi kondisi desa tertinggal dan sangat tertinggal," tutur Dudung. (Red)

 MENARA POST - Banda Aceh - Ketua Kemuslimahan dan Pemberdayaan Perempuan Pemuda Dewan Da'wah Aceh (PDDA), Uswatun Hasanah memprotes keras puisi yang dibacakan oleh Sukmawati Soekarnoputri dalam acara '29 Tahun Anne Avantie Berkarya' di Indonesia Fashion Week 2018.
Uswatun Hasanah, Aktivis Perempuan Aceh

Puisi 'Ibu Indonesia' Sukmawati Soekarnoputri yang di dalamnya menyinggung tentang azan dan cadar, menurutnya dipersoalkan karena telah menyinggung isu SARA dan melecehkan syariat islam seperti sari konde 'lebih cantik' daripada cadar dan suara kidung 'lebih merdu' daripada alunan suara azan.
[post_ads]
Uswatun Hasanah, Aktivis Perempuan Aceh yang juga aktif menyuarakan hak-hak dan peran perempuan di Provinsi Aceh sangat menyesalkan bahkan dia mengatakan agar Sukmawati urus saja kondenya dan jangan persoalkan pakaian yang sesuai dengan syariat islam.

"Silakan Ibu Sukma dan ibu-ibu berkebaya yang memakai konde. Kami tidak mempersoalkan. Tapi jangan membandingkannya dengan cadar dan jilbab yang kami miliki. Itu merupakan pakaian kebesaran dan kebanggaan kami," ungkap Uswatun pada hari Rabu (4/4/2018) di Taman AAC Dayan Dawood Banda Aceh.

Uswatun sangat menyesalkan puisi tersebut yang menurutnya sangat mendiskreditkan nilai-nilai islam.
[post_ads_2]
"Bu Sukma urus saja soal kondenya. Biarkan saja kami yang memakai hijab pembungkus wujud. Itu merupakan bagian ketaatan kami sebagaimana saat kami ruku dan sujud," ujar Aktivis Perempuan Aceh tersebut.

Uswah melanjutkan, "Mudah-mudahan Ibu tahu apa itu jilbab dan cadar. Ia bagaikan jarak antara keindahan dan keburukan. Batas antara baik dan buruk, serta benar dan salah," kata Uswah

"Andai Ibu tahu! Kami menyarungkannya sebagai keyakinan di kepala kami. Menyarungkannya sebagai pilihan, keputusan, keberanian dan istiqamah di nurani dan jiwa raga kami yang merupakan bagian yang kami yakini sebagai bentuk ketundukkan dan ketaatan kepada Allah, Tuhan kami," tegas Uswah Aktivis yang berasal dari Bireun tersebut.

*{Rifan FAMe}*

 MENARA POST - Karawang - Enam kepala desa menjadi tersangka setelah kumpul - kumpul bersama Deddy Mizwar, calon gubernur Jawa Barat. Saat berfoto bersama Deddy, mereka kompak berpose mengangkat empat jari yang melambangkan nomor urut empat, nomor urut pasangan Deddy Mizwar-Dedi Mulyadi di Pilgub Jabar 2018.
Berpose Empat Jari, 6 Kades di Karawang Jadi Tersangka

"Sejumlah bukti disita termasuk pin dan baju pasangan nomor 4," ujar Syarif Hidayat, Ketua Panwaslu Karawang saat ditemui di kantornya, Jalan Cianjur nomor 4, Kelurahan Karangpawitan, Karawang Barat.
[post_ads]
Syatif mengungkapkan, foto tersebut diambil di sebuah rumah makan di Karawang pada Minggu sore (4/3/2018). Melalui foto tersebut dan bukti lainnya, Panwaslu melaporkan keenam kades itu ke Gakkumdu Kabupaten Karawang.

"Saat diperiksa, keenamnya menyangkal. Belakangan mereka mengaku hanya hadir sebagai tokoh masyarakat. Padahal jabatan mereka masih melekat," kata Syarif.

Koordinator dan Pembina Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu) Kabupaten Karawang, AKP Maradona Armin Mapaseng menuturkan telah menetapkan keenamnya sebagai tersangka. "Berdasarkan alat bukti dan keterangan saksi 6 kepala desa ini memang terlibat aktif mendukung salah satu calon gubernur," ujar Maradona melalui telepon.

Mereka adalah Suhana (50), Kepala Desa Balonggandu Kecamatan Jatisari, Deny Supriyatna (36), Kepala Desa Kalijati Kecamatan Jatisari, Suhatip (34), Kepala Desa Barugbug Kecamatan Jatisari, Abdul Halim (57) Kepala Desa Duren Kecamatan Klari, Tuti Komala (48) Kepala Desa Tirtasari Kecamatan Tirtamulya dan Dadang Supriatna Kepala Desa Cirejag Kecamatan Jatisari.
[post_ads_2]
Para kepala desa tersebut dikenakan Pasal 71 (1) jo 188 UU Nomor 10/2016 tentang Perubahan Kedua atas Undang-undang Nomor 1 tahun 2015 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang No 1 tahun 2014 tentang Pemilihan Gubernur, Bupati, dan Wali Kota menjadi Undang-undang.

"Saat ini masih dalam penelitian penyidik kejaksaan. Tersangka tidak kita tahan karena ancaman hukumannya di bawah satu tahun," pungkasnya. (Red)

MKRdezign

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget