Februari 2018

 MENARA POST - Mendag menyerahkan bantuan beras untuk korban banjir Indramayu yang diserahkan langsung oleh menteri perdagangan Enggar Tiasto Lukita. Selasa 27/02/2018.
Mendag secara symbolis menyerahkan bantuan beras / foto by. Aji ap

Penyerahan secara simbolis dilaksanakan di aula Pendopo Indramayu.
[post_ads]
Penyerahan bantuan berupa 3,5 ton beras tersebut disaksikan Bupati Indramayu Anna Sophanah dan Anggota DPRD Kabupaten Indramayu.

Penyerahan bantuan beras diperuntukkan untuk masyarakat korban banjir di lima wilayah di Kabupaten Indramayu yaitu Desa Kertasmaya, Desa Seliyeg, Desa Jatibarang Baru, Desa Cemara dan Desa Lamaran tarung.
[post_ads_2]
Dalam acara penyerahan tersebut mendag berharap bantuan beras tersebut bisa dimanfaatkan dengan baik. (Red)

 MENARA POST -  Profil Pemimpin Strategis
Mayjen (Purn.) H. Sudrajat, MPA.
Calon Gubernur Jawa Barat

Oleh : Ahmad Adib Zain

Mayjen (Purn) H. Sudrajat, MPA biasa dipanggil Kang Ajat, dilahirkan pada 4 Februari 1949. Suku Sunda. Allmarhum ayahandanya bernama Husein Ardiwinata dari Sumedang dan almarhumah ibundanya bernama Hasyanah dari Cianjur. Beragama Islam.
Ringkasan Riwayat Hidup PASANGAN ASYIK  Cagub dan Cawagub Jabar

Beliau menikah dengan alumnus FKG Unpad Bandung, drg. Hj. Sally Salziah, Sp.OM, dikaruniai dua orang putra yaitu; Angki Arrihan dan Pasha Prakasa. Pangkat militer terakhir pada tahun 1999 adalah Mayor Jenderal ( Mayjen ) TNI AD.

Kang Ajat kecil pada usia 6 tahun masuk SD sampai kelas 2 di Cimalaka Sumedang, kemudian hijrah bersama orang tuanya ke Kota Bandung hingga tamat SD Negeri Jalan Pajagalan tahun 1961, SMP Negeri 3 Jalan  Dewi Sartika, lulus tahun 1964 dan STM Negeri 1 ( sekarang SMK ) Jalan Dr Wahidin, lulus tahun 1967. SMK Kang Ajat di Bandung  itu sekarang telah dijadikan Kantor Dinas Pendidikan Jawa Barat.
[post_ads]
Kang Ajat yang alumni SMK, lulus testing dan terpilih menjadi prajurit taruna TNI, melalui pendidikan dinas militer pada AKABRI ( sekarang AMN ), Magelang, Jawa Tengah, tamat angkatan tahun 1971. Pada saat berpangkat Letnan Kolonel, beliau mendapat bea siswa negara untuk melanjutkan pendidikan guna meraih ijazah Master in Public Administration di Harvard University, USA, lulus pada tahun 1993.

Kang Ajat sekarang Ketua Umum Lembaga Indonesia China, sebuah Lembaga Kerjasama Ekonomi Sosial dan Budaya Indonesia dengan negara China. Disamping itu, beliau juga membina Pondok Pesantren di Sukabumi, serta dipercaya menjadi Komisaris dan kemudian sejak tahun 2014 sampai sekarang menjabat CEO pada Maskapai Penerbangan Susi Air, menggantikan Susi Pujiastuti, yang menjabat sebagai Menteri Kelautan dan Perikanan RI.

Saya menyebut Kang Ajat, adalah prajurit militer strategis, karena 'otak-moncer'nya,  beliau dengan mudah menyelesaikan jenjang pendidikan militer dalam dan luar negeri, seperti Officer Basic Course tahun 1973, Australia. Latihan Promosi Perwira Komunikasi tahun 1976. Latihan Komandan Kompi tahun 1997 dan Officer Advance Course tahun 1979, USA. Serta menyelesaikan Sekolah Staf dan Komando Angkatan Darat ( Sesko AD ) di Bandung tahun 1989. Beliau juga tercatat salah satu peserta terbaik pada Pendidikan Lemhanas tahun 2001.
[next]
Awal karir prajurit yang sejak kecil tinggal di Jalan Kopo Kota Bandung ini, adalah Pimpinan Peleton tahun 1971. Komandan Kompi tahun 1973. Perwira Teknik Batalion Indonesia UN Emerging Force di Mesir 1974-1975. Komandan Kompi Brigade Udara Kostrad tahun 1976. Perwira Bantuan Utama Atase Pertahanan KBRI Washington Tahun 1980. Kepala Biro Amerika G1 Hankam 1983.

Kang Ajat menempati jabatan strategis mulai dari Sekretaris Penglima ABRI tahun 1983. Perwira Menengah pada Staff Perencanaan Mabes ABRI 1988. Atase Pertahanan KBRI di London tahun 1994. Kang Ajat dengan pangkat 'bintang satu', mendapat tugas sebagai Atase Pertahanan KBRI di Washington tahun 1997. Setelah kenaikan pangkat Mayor Jenderal, di awal reformasi ditunjuk menjadi Kepala Pusat Penerangan TNI tahun 1999.

Pada tahun 2001 di era Presiden Gus Dur Kang Ajat diangkat menjadi Direktur Jenderal Strategi Pertahanan pada Kementerian Pertahanan RI. Staf ahli dan Penasihat Khusus Panglima TNI Bidang Ekonomi, serta menjadi anggota Dewan Ketahanan Nasional  yang bekerja di bawah koordinasi Menkopolkam hingga pensiun tahun 2004. Selanjutnya pada Pemerintahan Presiden SBY, Kang Ajat dipercaya sebagai Duta Besar Indonesia Berkuasa Penuh untuk negara China dan Mongolia hingga tahun 2009.

Kang Ajat, orang Jawa Barat dengan reputasi internasional ini, juga dipercaya sebagai Wakil Ketua Forum Strategis Tahunan Indonesia – Australia, Jakarta –Canberra, 2001 – 2004. Wakil Ketua Dialog Pertahanan Tahunan Indonesia – USA, Jakarta dan Washington DC, 2002 – 2004. Ketua Forum Strategi Pertahanan Regional ASEAN, Jakarta, 2004. Ketua Konferensi Kebijakan Strategis ASEAN Regional Forum, Beijing, China, 2004.

Beberapa penghargaan dari dalam dan luar negeri juga diterima Kang Ajat, Sudrajat, antara lain tercatat :
1. Satya Lencana Kesetiaan VIII tahun.
2. Satya Lencana Kesetiaan XVI tahun.
3. Satya Lencana Kesetiaan XXIV tahun.
4. Santi Dharma Garuda VIII (untuk 1 tahun penugasan UNEF di Mesir )
5. Medali PBB untuk Penjaga Perdamaian
6. Satya Lencana Yudha Dharma Naraya
7. Legion Merit, USA (untuk peningkatan hubungan bilateral Indonesia dan USA)
8. Bintang Yudha Dharma Pratama
9. Bintang Kartika Eka Paksi Pratama.

Demikian rangkuman riwayat hidup sosok Pemimpin Strategis, Kang Ajat, Mayjen ( Purn ) H. Sudrajat, MPA. Calon Gubernur Jawa Barat 2018 - 2023 dari berbagai sumber.

Profil Auditor Negara yang Nyantri
H. Ahmad Syaikhiu Calon Wakil Gubernur Jawa Barat

Ahmad Syaikhu dilahirkan di desa Ciledug Kulon Kecamatan Ciledug Kabupaten Cirebon pada 23 Januari 1965, putra kelima dari pasangan , K.H Ma’soem bin Aboelkhair, dan Nafi’ah binti Thohir. Jabatan saat ini adalah Wakil Walikota Bekasi. Beliau menikah dengan teman sekampusnya, Lilik Wakhidah. Dari pernikahan itu dikaruniai oleh Allah tiga anak laki-laki dan tiga anak perempuan.
[next]
Ustad Syaikhu saya panggil beliau begitu, mengawali pendidikan di SDN Ciledug 3, seiring dengan kepindahan ayahnya sebagai Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Sindanglaut Cirebon ia melanjutkan ke SDN Lemahabang 2 hingga lulus. Sekolah menengah pertama dilaluinya di SMPN Sindanglaut Cirebon dilanjutkan ke SMAN Sindanglaut Cirebon, setelah itu beliau memilih masuk  Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (STAN), di Jakarta, lulus tahun 1985.

Yang langka dan khas, selama mengikuti pendidikan di sekolah negeri sampai tamat SMA, sebagai keluarga keturunan Ulama Cirebon, Ahmad Syaikhu sejak kecil mendalami pendidikan agama Islam dari ayahnya KH. Ma'soem bin Abulkhair, kakaknya dan Kyai-Kyai di Pondok Pesantren Buntet Cirebon. Sehingga walaupun tidak mengikuti jenjang pesantren secara formal, beliau adalah 'santri' binaan langsung Kyai Buntet, Cirebon, Jawa Barat.

Sebagai mantan auditor negara dan politisi yang bersih, pendidikan menjadi andalan kehidupan keluarga ini, tercermin dari pendidikan putra-putrinya sebagai berikut; Anak cikalnya, Muhammad Kamil  S-2 Univ. Trisakti jurusan Ekonomi Islam. Selanjutnya, Muhammad Yasir Naufal, jurusan Geofisika Fakultas Pertambangan dan Perminyakan ITB. Sarah Karimah, mengambil Teknik Elektro UI. Muthiah memilih jurusan Perbankan Islam pada Syariah and Economic Banking Institute. Izzuddin Hamas masih belajar di Madrasah Aliyah Ponpes Husnul Khotimah Kuningan dan sibungsu Aisyah Wafa Syahidah siswi kelas 3 Sekolah Dasar Islam Terpadu Iqro Pondok Gede, Bekasi.

Ahmad Syaikhu yang pernah menjadi dinas pada Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) perwakilan Sumatera Selatan di Palembang dan menjabat pada Deputi Bidang Pengawasan Keuangan Daerah BPKP Pusat di Jakarta ini, kemudian memilih politik sebagai jalan pengabdian, sehingga Pemilu 2004, terpilih sebagai anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bekasi dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Untuk itu beliau pensiun dini dari Pegawai Negeri Sipil.

Selama menjadi Anggota DPRD Jawa Barat periode 2009 - 2014, sempat menjabat Ketua Fraksi PKS DPRD Provinsi Jawa Barat, namun seiring dengan proses Pilkada Kota Bekasi 2013, beliau mengudurkan diri dan terpilih Wakil Walikota Bekasi 2013-2018
[next]
Ahmad Syaikhu sejak SD sudah aktif dalam kegiatan Pramuka. Di SMP dan SMA, beliau aktif mengikuti dan menjadi pengurus OSIS. Ketika kuliah di STAN, aktivitas organisasi itu salurkan melalui Senat Mahasiswa sebagai Ketua Bidang Kerohanian Islam dan Ketua Masjid Kampus Baitul Maal Badan Pendidikan dan Latihan Keuangan (BPLK).

Bersama dengan kawan-kawannya, beliau mendirikan beberapa yayasan. Yayasan Istiqomah Bina Umat (IBU) di Pondok Gede yang bergerak dalam Tahfidzul Qur’an (menghafalkan Al-Qur’an) dan Yayasan Lembaga Amil Zakat Tabung Amanah Umat (LAZ-TAMU) di Pondok Gede yang bergerak di bidang pelayanan sosial dan kesehatan.

Beliau terus mengembangkan 'social entrepreneur' dengan mendirikan Yayasan Adzkia di Bekasi Timur yang bergerak di bidang sosial dan ekonomi. Saat ini ia juga aktif sebagai Dewan pengawas Yayasan Islamic Center IQRO’ Pondok Gede, yang merupakan pelopor sekolah Islam terpadu. Selain itu ia juga diamanahi menjadi Ketua Ta’mir Masjid Annur, Yayasan Miftahul Amal Bojong Rawalele Jatimakmur Pondok Gede Kota Bekasi.
[post_ads_2]
Kesibukan kerja, olah raga rutin Ustad Syaikhu disamping jalan kaki, adalah bermain  bulutangkis sepekan dua kali dan menembak. Sekarang ia dipercaya untuk menjadi Ketua Perbakin (Persatuan Menembak Sasaran dan Berburu Seluruh Indonesia) Cabang Kota Bekasi. Kemampuan menembak diperolehnya saat mengikuti kegiatan pembekalan Konsepsi Nasional bagi Pimpinan DPRD di Lemhanas, bertempat di Sekolah Polisi Negara Lido Sukabumi, di mana beliau ketika itu menempati peringkat pertama dalam menembak.

Demikian riwayat hidup singkat Auditor Negara yang Nyantri, H. Ahmad Syaikhu, Calon Wakil Gubernur Jawa Barat periode 2018 -2023 yang saya susun dari beberapa sumber( Red)

 MENARA POST - Subang-Pemerintahan Desa Gempolsari  Kecamatan Patokbeusi telah membentuk Badan Usaha Milik Desa (BUMDes)  bergerak dalam bidang ekonomi yang sesuai dengan potensi yang perlu dikembangkan di tengah masyarakat.
Pemerintah Desa Gempolsari Bentuk BUMDes

“Melalui musyawarah yang dilaksanakan Bamusdes Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) di desa Gempolsari terbentuk sesuai tahapan aturan yang mesti dilakukan,” ungkap  Kades Gempolsari Udin Samsudin kepada media saat ditemui di ruang kerjanya, Siang Dini Hari
[post_ads]
Menurutnya, dengan dibentuknya BUMDes memungkinkan pengembangan potensi lingkungan yang mesti dibantu untuk kelancaran usaha warga sehingga tingkat perekonomian warga meningkat.
“Dengan adanya BUMDes ini diharapkan pengembangan usaha khususnya bisa berkembang dan tentunya kita lihat mana yang mungkin bisa dibantu dengan hasil yang memungkinkan maksimal,” jelasnya.

Untuk tahap awal ini, lanjutnya, dalam bidang ekonomi misalnya Sembako untuk masyarakat sangat memungkinkan untuk dikembangkan dan memang potensi sudah ada.
“Untuk mengawali kerja BUMDes kita kembangkan ekonomi desa karena potensi warga sudah ada. Selanjutnya kedepan kita akan coba dalam bidang lainnya  dan tentunya sesuai dengan hasil musyawarah nantinya, “ imbuhnya.

Sementara itu, Ketua BUMDes Dicky menuturkan, pihaknya senantiasa mengedepankan musyawarah dalam setiap pengambilan keputusan salahsatunya pembentukan BUMDes itu sendiri.
“Pembentukan BUMDes itu sendiri dipimpin langsung ketua Bumdes Dicky Kaunang dengan berbagai komponen diantaranya Karang Taruna, Tokoh Masyarakat, tokoh pemuda, dan perangkat desa dan telah terbentuk kepengurusan BUMDes Desa Gempolsari.

Kades Menambahkan, Tugas BUMDes sendiri, lanjutnya, selain memenej kegiatan usaha khususnya pengembangan dana yang ada juga bisa meningkatkan tingkat perekonomian warga melalui pengembangan usaha yang dilakukan.
[post_ads_2]
“Kita tidak perlu berfikir jauh minimal dengan adanya BUMDes itu sendiri bisa memenuhi kebutuhan warga khususnya dalam pengembangan usaha. Kedepan kita juga akan coba pengembangan dalam bidang sembako sehingga dengan adanya BUMDes ketersediaan bahan pokok bisa diatasi,” tegasnya.

“Bagi pengelola BUMDes diharapkan transparan ke masyarakat sehingga akan terlihat sisi positif dan kunci jiwa usaha jujur dan bisa bersosialisasi. Dan program ini mutlak dari masyarakat untuk masyarakat” tutupnya.(Eka/Dit)

 MENARA POST - Subang-Pantauan BidikJabar  melaporkan pada hari ini Jum'at tanggal 23  Febuari 2018 
Dedi J - Budi Setiadi
[post_ads]
Polisi Polsek Pamanukan Bribda  Fingki H Sudrajat dan  Aiptu sahrial irfan melaksanakan
  pengamanan dalam acara kunjungan sosialisasi Calon Bupati Ruhimat- Agus Maskur (Jimat-Akur) Cawabub nomor urut satu agenda berlangsung di Simpang Desa Mandalawangi Kec. Sukasari, Kab.Subang.

Polisi sektor pamanukan melaksanakan kegiatan pengamanan dan pengawalan kampanye calon nomor urut satu yakni Ruhimat -Agus Maskur.
[post_ads_2]
Polisi  berharap kegiatan tersebut agar berjalan aman , tertib dan kondusif karena masa kampanye sudah di dibuka oleh KPU Subang dan Pihak Polsek bertugas untuk melaksanakan pengamanannya. (Dit/red)

 MENARA POST - SUBANG–  Dalam paparan visi misinya Paslon Dedi J – Budi Setiadi (Debus) menekankan pentingnya sebuah pemerintahan yang bermartabat dan bersih atau bisa disebut Good Govermant dan Open Govermant.
Dedi J – Budi Setiadi (Debus)

Dimana dalam manajemen Good Govermant ada tiga hal yaitu good development, koridor hukum dan pelayanan yang prima.
[post_ads]
Selain itu pengembangan sumber daya manusia dan sumber daya alam yang seimbang dalam arti SDM harus mampu mengolah dan mengelola SDA untuk kemajuan daerah dan kemakmuran masyarakat.

” Subang ini kan potensi SDA bagus , SDMnya harus kita siapkan untuk mengolah dan mengelolanya, demi kemajuan Subang kedepan,” ujar Dedi J.

Open Govermant dalam arti transfaransi anggaran yang akuntabel terukur dan terarah serta tepat sasaran.

Visi dan misi Dedi J – Budi Setiadi yang selaras dengan para konsep pendiri bangsa yaitu menjamin cukup pakaian, kesehatan dan pendidikan, terciptanya lapangan kerja, terciptanya akses infrastruktur yang mendukung distribusi produksi barang dan jasa, serta mengembangkan potensi budaya lokal.

Dari kesemua itu adalah untuk Terwujudnya Masyarakat Yang Mandiri, Maju dan Sejahtera Menuju Subang Terpandang .

Peningkatan indeks pembangunan manusia, meningkatkan profesionalisme ASN guna membangun efektifitas penyelenggaraan pemerintahan daerah. Serta menumbuhkembangkan perekonomian desa melalui BUMDes.
[post_ads_2]
Di sela penyampaian visi dan misinya Dedi J juga menyampaikan rasa keprihatinannya dengan kasus yang menjerat Paslon nomor dua, dan semoga proses kasus itu cepat selesai.

Dedi J dan Budi Setiadi diiring oleh ratusan pendukungnya juga Srikandi PDIP juga terlihat mengawalnya. Dengan yel yel ” Subang Anyar Bupati Anayar “.(Dit/Eka)

 MENARA POST - Gempa bumi berkekuatan 5,0 Magnitudo mengguncang wilayah Bali. Gempa terjadi pukul 08.44 WIB.
Ilustrasi Gempa

Gempa bumi berkekuatan 5,0 Magnitudo mengguncang wilayah Bali. Gempa terjadi pukul 08.44 WIB atau 09.44 WITA.
[post_ads]
Pusat gempa berada di bagian selatan Bali, berjarak 203 km dari Klungkung dan 215 km dari Denpasar. Kedalaman gempa berada 10 km di bawah permukaan laut.
"Gempa ini tidak berpotensi tsunami," kata Kepala Humas BMKG Hary T Djatmiko dalam keterangannya, Rabu (21/2).
[post_ads_2]
Belum diketahui apakah ada korban jiwa maupun luka akibat gempa ini. Selain itu belum ada informasi terkait kerusakan.  

 MENARA POST - Subang- Ini Profil Calon Bupati Dan Wakil Bupati Subang Nomor Urut 3 Dedi J- Budi Setiadi

CABUP DEDI J

Pria ini bernama lengkap Drs Dedi Junaedi, SH, merupakan mantan perwira menengah Polda Jabar dengan pangkat terakhir Komisaris Besar Polisi (Kombespol).

Pria kelahiran Sukamandi Kecamatan Ciasem Kabupaten Subang ini, merupakan putra seorang guru, H Mustofa dan ibu Hj Enarsih.
[post_ads]
Selama mengemban amanah di korps Kepolisian RI, Dedi J pernah menjalankan berbagai tugas, di antaranya, Pejabat Utama sebagai Kepala Bidang Hukum Polda Jabar tahun 2012-2016, Anggota DPRD Bogor Fraksi TNI/POLRI tahun 2002-2004, anggota kehormatan makom ALBAB Pondok Pesantren di Cirebon tahun 2016, serta anggota kehormatan Pondok Pesantren Miftahul Huda tahun 2016.

Dedi J yang merupakan alumni Diklat Pim I Lembaga Aparatur Negara Indonesia XXIII tahun 2008, alumni IKIP Jakarta tahun 1984, dan alumni UNINUS Bandung tahun 2007 ini, juga pernah mendapatkan tanda kehormatan Bintang Bhayangkara Narariya dari Presiden RI.

Penghargaan ini menunjukkan jika selama menjadi Abdi Negara, Dedi J tidak pernah cacat hukum dan tidak pernah melanggar kedisiplinan.

Belakangan, usai purna tugas di kepolisian, dirinya merasa terpanggil untuk mengabdi di tanah kelahirannya, dengan maju mencalonkan Bupati/Wakil Bupati di Pilkada Subang 2018.

“Saya ingin, kehidupan saya ini tidak henti-hentinya memberi manfaat bagi masyarakat luas. Karena itu, mohon doa restu dari semuanya, saya maju di pilkada 2018,”ujar Dedi J.

CAWABUP BUDI SETIADI

Dr. Drs Budi Setiadi lahir dari keluarga Pamong Desa di Tasikmalaya Selatan. Sehingga, pria berusia 52 tahun ini, sangat akrab dengan kehidupan pedesaan, dan tumbuh menjadi seseorang yang sangat mengenal serta mengerti tentang problematika pedesaan.

Usai menjalani pendidikan dasar dan menengah, Budi melanjutkan pendidikannya ke APDN (Akademi Pemerintahan Dalam Negeri, kini IPDN) Bandung dan Institut Ilmu Pemerintahan.

Bahkan, studi Magister (S2) dan Doktoralnya (S3) juga mengambil konsentrasi ilmu pemerintahan di FISIP UNPAD Bandung.

Bekal pendidikan ini, menjadikan Budi sosok yang paham betul seluk-beluk mengelola birokrasi dan pemerintahan.

Dan, karena kapasitasnya di bidang pemerintahan, sejak 1987 Budi mengawali karirnya sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemkab Subang. Budi pun, merintis karir ke-PNS-annya dari level bawah.

“Sebagai PNS, saya mulai ditugaskan di bagian staf Kecamatan Compreng,”ujar Budi, kepada Wartawan
Selanjutnya, Budi dipromosikan menjadi Kepala Urusan Pemerintahan (Kaur Pem) Kecamatan Compreng dan Kasubbag Keagrariaan dan Perizinan Setda Subang.

Dari sini, karir birokrasi Budi kian moncer. Dia diangkat menjadi Camat Kalijati, Camat Pamanukan, Kabag Pemerintahan Setda, hingga Sekretaris BKPMD Subang.
[post_ads_2]
Sekian lama merintis karir pengabdian di Subang, Pemprov Jabar merasa perlu untuk menarik Budi, agar mengabdi di lingkungan yang lebih luas.

Budi pun, lantas ditugaskan menjadi Kabid Penguatan Kelembagaan dan Partisipasi Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMPD) Jabar.

“Di BPMPD ini, saya cukup lama bertugas,”katanya.

Terakhir, Pemprov Jabar menempatkan Budi sebagai Kabid Pengelolaan Arsip Statis Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (Dispusipda) Jabar.

Di luar kesibukannya sebagai abdi negara dan pelayan publik, Budi menyempatkan diri berbagi ilmu dengan menjadi Dosen tidak tetap di lingkungan Universitas Subang (Unsub).

“Saya juga mengelola yayasan pendidikan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat,”ucapnya.

Belakangan, atas saran dan dorongan dari rekan sejawat, tokoh masyarakat serta tokoh agama, Budi membulatkan niat untuk maju mencalonkan sebagai Bupati/Wakil Bupati pada Pilkada Subang 2018. Dia pun memilih PDIP sebagai kendaraan politiknya.

“Dengan maju di Pilkada, saya ingin mengamalkan ilmu serta pengalaman, untuk berusaha semaksimal mungkin bermanfaat bagi sesama,”pungkas Budi, yang merupakan pengagum Abdul Wachyan, mantan Bupati Subang 1993-1998 yang dikenal sederhana dan merakyat,Tutupnya (Eka/Dit)

 MENARA POST - Indramayu Jawa Barat, Wakil  Bupati Indramayu Supendi diduga menyalah gunakan kewenangannya sebagai wakil bupati yakni ikut kampanye bersama Dedy Mulyadi saat kunjungan di Desa Penganjang, Kecamatan Sindang Kabupaten Indramayu. Minggu 18/02/2018
H. Rojak Muslim ( Politisi golkar), Darsono ( Kepala desa Penganjang ),  Supendi ( Wakil Bupati Indramayu ), Dedy Mulyadi ( Cawagub Jabar ), H. Rasita ( politisi golkar ) Saat melakulan pertemuan di ruang tamu rumah kepala desa penganjang.

Wakil Bupati Indramayu Supendi dan Plt DPD Golkar Indramayu H. Rojak Muslim, saat mendampingi cawagub jabar Dedy Mulyadi dalam kunjungan ke desa Penganjang, mengajak masyarakat Desa Penganjang untuk memilih Dedy Mulyadi sebagai wakil gubernur jawa barat, dengan melakukan yel yel di hadapan ratusan masyarakat Desa Penganjang dan para pendukungnya.
[post_ads]
"Lamon kang Dedy kepelih aja ora kelingan Karo wong penganjang, Pat pat gulipat pilih nomor papat balik gawa berkat" ( Kalo kang Dedy terpilih, jangan lupa sama orang penganjang, pat pat gulipat, pilih nomor empat, pulang bawa berkat) ujar Supendi di depan masyarakat desa penganjang.

Di tempat terpisah, Nurhadi yang merupakan ketua Bawaslu Kabupaten Indramayu, Saat dimintai keterangan menjelaskan bahwa dalam pasal 61 ayat 1 gubernur dan wakil gubernur, bupati dan wakil bupati, wali kota dan wakil wali kota, anggota dewan perwakilan rakyat, dewan perwakilan daerah, dewan perwakilan rakyat daerah provinsi maupun kabupaten/kota, pejabat negara lainya/pejabat daerah dapat ikut kegiatan kampanye, dengan mengajukan cuti kampanye di luar tanggung jawab negara. kemudian ayat 2 menjelaskan bahwa surat izin cuti sebagaimana dimaksud pada ayat (1) disampaikan ke KPU provinsi/ kabupaten/kota paling lambat 3 hari sebelum pelaksanaan kampanye.

"Semua pejabat yang mengabaikan peraturan yang sudah ditentukan, terancam pidana baik bagi paslon, ataupun tim kampanye." Terang Nurhadi seperti dikutip laman Lensa Indramayu di kantornya.

Lebih lanjut Nurhadi menerangkan peringatan izin cuti tersebut telah disampaikan lebih awal melalui surat ke semua paslon dan tim penghubung masing-masing paslon.

“ Kita tegaskan ini sebagai bentuk pencegahan pelanggaran Pilkada 2018, karena bagaimanapun yang namanya aturan harus dipatuhi bukan untuk dilanggar,” sambung Nurhadi.
[post_ads_2]
Jika ada kejadian seperti itu, Nurhadi akan menindak lanjuti permasalahan terkait dugaan penyalahgunaan jabatan yang dilakukan oleh Wakil Bupati Indramayu. Nurhadi juga menegeskan akan menindak tegas jika kemudian terbukti melanggar aturan yang sudah ditentukan. (Red)

 MENARA POST - Tidak hanya Ziona Chana, pria asal Mizoram, India yang memiliki istri banyak, sampai 39 orang.

Dalam semalam dis bisa tidur bersama 7 sampai 8 istri.

Total keluarga yang tinggal di rumahnya mencapai 167 orang.
Pria ini memiliki istri lebih dari 100, dan semuanya masih muda.

Mereka hidup harmonis di sebuah bangunan tingkat empat dengan 100 ruang kamar di wilayah pegunungan di Desa Mizoram yang berbatasan dengan Burma dan Bangladesh.
[post_ads]
Dalam sehari, keluarganya menghabiskan 90,7 kg beras dan 59 kg kentang untuk dikonsumsi.

Kalau pria ini lain lagi.

Istrinya tidak puluhan tetapi ratusan orang.

Jika Ziona dalam semalam tidur bersama 8 istri, kalau pria ini bisa dua kali lipat dari itu.

Nama pria perkasa itu adalah Tambon Prasert dari Thailand.

Pria berusia 58 ini bisa dikatakan seperti Casanova di zaman modern.

Betapa tidak, ia memiliki 120 istri dan 28 anak.

Para istri itu rata-rata wanita muda dan saling mengenal.

Untuk diketahui, praktik poligami dianggap ilegal di Thailand.

Namun, hal itu tidak menghalangi dirinya untuk punya istri luar biasa banyak.

Siapakah Tambon Prasert?
[next]
Ia adalah seorang politisi setempat yang tinggal di Distrik Phromnee, Provinsi Nakorn Nayok.

Ia juga seorang pengusaha konstruksi yang sukses di negeri yang dijuluki Gajah Putih itu.

Belum lama ini, Prasert mengundang berbagai media ke rumahnya untuk mengkonfirmasikan kepemimpinannya di Distrik Phromnee.

Para wartawan juga menanyakan kebenaran dirinya yang beristri lebih dari 100 wanita.

“Saya memiliki 120 istri dan 28 anak lelaki dan anak perempuan,” ujar Tambon Prasert tanpa ragu.

Politisi itu bercerita bahwa dirinya kali pertama menikah pada usia 17 tahun dengan seorang wanita yang lebih muda setahun atau dua tahun dari dirinya.

Dari pernikahan pertama itu ia memiliki 3 anak.

“Sejak itu aku mulai menikahi wanita-wanita lainnya. Kebanyakan dari wanita itu berusia di bawah 20 tahun. Aku tidak suka dengan wanita yang lebih tua dari itu karena mereka terlalu banyak berargumen,” kata Prasert.

Semakin ia dewasa dan membuat bisnis kontruksi, Prasert pun mengembangkan kebiasaannya yang tidak umum.

Ia selalu menikahi wanita di setiap daerah di mana ia membangun sebuah rumah.

“Aku adalah seorang kontraktor bangunan, di manapun aku membangun sebuah rumah aku pun punya istri di sana. Aku mencintai mereka semua, dan mereka semua juga mencintai aku,” akunya pada Daily News.
[post_ads_2]
Apapun yang Anda pikir tentangnya, Prasert ternyata juga seorang gentleman.

Setiap kali akan mengambil istri baru, ia selalu menginformasikan bahwa dirinya telah beristri banyak.

Bahkan ia juga bilang kalau masih ada rencana untuk menikah lagi.

Anehnya, para wanita yang akan dinikahi tetap menerimanya.

Sekitar 22 istrinya tinggal di dekat rumahnya di Distrik Phromnee.

Para istri lainnya tinggal menyebar di berbagai daerah di Thailand.

Ia menambahkan, setiap kali bilang ‘Aku punya istri baru OK’, tidak ada satupun istri yang lain mempermasalahkannya.

Mereka menerima semua situasi itu dan tidak pernah membantah apapun.

“Aku menghormati mereka semua. Dalam beberapa kasus aku meminta izin pada orangtua untuk menikah sesuai kebiasaan dan tradisi. Semua keperluan pernikahan diatur dalam seremonial,” lanjut ceritanya.

Bagi Tambon Prasert, tidak ada masalah dalam mengurus 120 istri dan 28 anaknya.

Ia selalu menyediakan segala hal yang dibutuhkan oleh keluarganya yang banyak itu.

Bila ada istrinya yang tidak memiliki rumah, maka ia akan membangunkan sebuah rumah untuk mereka sendiri.

Ia juga membelikan tanah dan segala hal yang mereka inginkan, sehingga semua istrinya jadi senang.

Uniknya, dalam pertemuan dengan media, istri terbarunya Nam Fon, diberi hak untuk berada di sampingnya.

Wanita berusia 27 tahun itu terlihat biasa saja mendengar cerita suaminya kepada media. (Red)

 MENARA POST - Subang. - Warga Desa Ciasem Girang Kecamatan Ciasem Datangi  PT.SJ Mode Indonesia Kab.Subang.
Warga Lingkungan Datangi PT SJ Mode Indonesia Terkait Tunggakan pembayaran Iuran BPJS 3,8 M

Karena Pihak Perusahaan belum membayarkan Iuran BPJS sebesar  Rp 3,8 Milyar ,"Kata  Warga Desa Ciasem Girang Eka,Senin (19/02).

 Dibagian Yang Sama Pihak Perusahaan yang diwakili oleh Mr.Lee Menjelaskan,bahwa pihaknya belum  menyelesaikan tunggakan BPJS Kesehatan  dikarnakan uang BPJS karyawan digunakan untuk menggaji karyawan tapi pihaknya berjanji akan menyelesaikan tungakan tersebut segera pada akhir bulan ini,"jelasnya
[post_ads]
 Ade Saifuloh tokoh pemuda setempat memaparkan, Kemarahan warga  berawal dari  Karyawati bernama Yuli dan Zoya yang bekerja di PT SJ Mode kartu BPJS tidak dapat digunakan pada saat mengurus biaya persalinan di rumah sakit terbukti sekarang ini Karyawan yang bernama Yuli  ingin menggunakan BPJS di tolak oleh pihak Klinik Central Medika  Kab.Karawang dikarnakan Kartu BPJS (Yuli) tidak dapat digunakan karna terblokir dari sistem," Katanya

 Ade Menambahkan, ini ternyata akibat BPJS Karyawan yang tidak  dibayarkan sebesar 3,8 Milyar oleh perusahaan  sehingga Karyawan terkena dampaknya  karena pihak perusahaan tidak membayar kewajiban Iuran BPJS Kesehatan,BPJS Ketenagakerjaan dan BPJS Pensiun milik Karyawan yang nilainya menunggak per bulan desember 2017 sebesar 3,8 Milyar.
[post_ads_2]
Dibagian yang sama , salah seorang Karyawan PT SJ Mode Berharap pihak perusahaan segera membayarkan Iuran BPJS  dan Bertanggung jawab dengan Karyawatinya yang bernama  Yuli dan Zoya yang tidak bisa digunakan kartu BPJS pada saat mengurus administrasi persalinan di rumah sakit karena kesalahan perusahaan dan jelas ini masih menjadi tanggung jawab perusahaan,"Tegasnya(Dit/Eka)

 MENARA POST - Gagal beraksi, pelaku begal malah meninggalkan sepeda motor miliknya saat puluhan massa mengejar. Sebelumnya pelaku yang berjumlah dua orang itu, mencoba melakukan perampasan dengan senjata tajam kepada korban bernama Renzo (22).

Peristiwa nahas itu terjadi di Komplek Cendana Koto Baru Tahap Lima, Kelurahan Koto Baru, Kecamatan Lubuk Begalung, Kota Padang. Meski puluhan massa telah mengejar, namun kedua pelaku berhasil kabur dan hanya meninggalkan sepeda motor milik pelaku.
[post_ads]
"Kejadian hari Sabtu dinihari kemarin (17/2) pukul 02.30 WIB, saat itu saya ingin membuang sampah menuju ke tempat pembuangan sampah," terang Renzo kepada penyidik saat membuat laporan di Polresta Padang, Minggu (18/2).

"Kemudian saya diikuti oleh pelaku, merasa curiga saya tetap melanjutkan laju sepeda motor milik saya, tapi pelaku tetap mengikuti," sambungnya.

Dikatakan Renzo, diperjalanan pelaku kemudian mendekati sepeda motor korban. Merasa terancam, kemudian dirinya menambah kecepatan sepeda motor miliknya dan pelaku tetap mengejar.

"Akhirnya saya berhenti di pos ronda yang saat itu sedang banyak pemuda setempat, saya berhenti pelaku juga berhenti dan kemudian pelaku yang diboncengi mengeluarkan pisau. Saya berteriak, pemuda yang berada di pos langsung mengejar pelaku," ulasnya.

Kedua pelaku yang merasa terancam kemudian melarikan diri dan meninggalkan sepeda motor miliknya. Massa sempat mengejar, namun pelaku berhasil lolos dan menghilang dari buruan massa.

"Berhasil kabur, pelaku berpencar dan lari hingga massa gagal menangkapnya. Karena sepeda motornya di tinggal, makanya kami tahan dan kemudian koordinasi dengan pihak kepolisian" cetusnya.

Massa yang geram karena gagal menangkap kedua pelaku, akhirnya menahan sepeda motor jenis scopy tanpa plat nomor polisi milik pelaku dan diserahkan ke ketua Rukun Warga (RW) setempat. Sehari ditahan, ketua RW dan warga kemudian berkoordinasi dengan Polresta Padang.
[post_ads_2]
Minggu sore (18/2) pukul 18.00 WIB, Unit SPKT I Polresta Padang mendatangi kediaman ketua RW di lokasi kejadian. Selanjutnya, pihak kepolisian menjemput sepeda motor milik pelaku dan langsung dibawa ke Mapolresta Padang untuk disita.

Kasat Reskrim Polresta Padang, Kompol Daeng Rahman membenarkan peristiwa tersebut. Saat ini, laporan korban telah diterima dan akan ditindak lanjuti.

"Kita akan selidiki identitas pelaku. Yang jelas sepeda motor pelaku telah kita tahan di Mapolresta Padang, kemudian dalam waktu dekat semoga pelaku dapat kita tangkap," tegasnya. (Red)

 MENARA POST - BANDUNG- Pasangan calon (paslon) nomor urut 1. Ridwan Kamil – UU Ruzhanul Ulum pada pilkada Jawa Barat terus menuai dukungan. Kali ini dukungan datang dari Komunitas Pendukung Ridwan Kamil (Kopermil) Bandung yang diinisiasi oleh para kelompok LGBT yang berdomisili di kota Kembang ini.
Deklarasi komuitas LGBT pendukung ridwan kamil, Kamis (15/2/2018) siang di Warunk Upnormal Jalan Burangrang Kota Bandung.

Deklarasi yang dilaksanakan pada hari Kamis (15/2/2018) bertempat di Warunk Upnormal kawasan Burangrang kota Bandung. Koordinator Kopermil, Nisa mengatakan dukungan ini sebagai bentuk apresiasi kepada pak Ridwan Kamil yang membuka ruang bagi kami komunitas LGBT yang ada di Kota Bandung untuk tidak ada diskriminasi dari masyarakat sebagaimana pernyataan beliau yang di kutip dari Media Online Tempo.com
[post_ads]
Yang mana beliau mengatakan bahwa “Di negeri Pancasila ini semua orang punya hak, jadi saya tidak permasalahkan soal keberadaan kaum LGBT, itu ranah pribadi, saya tujuh tahun di luar negeri, bos saya di Amerika seorang gay, tapi tidak ada masalah” ujar Ridwan Kamil sebagaimana kami kutip.
Deklarasi komuitas LGBT pendukung ridwan kamil, Kamis (15/2/2018) di Warunk Upnormal Jalan Burangrang Kota Bandung.
“bagi kami pak Ridwan Kamil pantas untuk kami beri dukungan sebagai bentuk apresiasi atas pernyataan beliau yang tidak mempermasalahkan keberadaan komunitas kami” jelas Nisa yang didampingi kawan – kawan komunitasnya.

Nisa menuturkan Deklarasi ini sekaligus memperjelas dan mempertegas bahwa Kopermil yang terdiri dari Komunitas Lesbi, Gay Biseksual dan Transgender (“LGBT) di kota Bandung secara sukarela akan menjadi Relawan bagi kemenangan bapak Ridwan Kamil.

“Deklarasi ini sekaligus memperjelas dan mempertegas secara terbuka kami akan menjadi Relawan bagi kemenangan bapak Ridwan Kamil”tukas Nisa.
[post_ads_2]
Nisa menambahkan bahwa Kopermil dalam waktu dekat akan melaksanakan kegiatan Deklarasi Relawan pendukung Ridwan Kamil – UU Ruzhanul Ulum yang nantinya bertempat di Taman Jomblo.

“Pasca Deklarasi ini, kami akan melakukan pertemuan sekaligus konsolidasi bersama teman-teman LGBT lainnya untuk melaksanakan agenda selanjutnya yakni pertemuan akbar sekaligus pernyataan dukungan terbuka sebagai Relawan yang mendukung bapak Ridwan Kamil bertempat di taman jomblo nantinya, kami berharap beliau bersama pasangan wakilnya dapat hadir diacara tersebut”pungkas Nisa. Diketahui, sebanyak 50 orang dari Komunitas LGBT ikut hadir pada acara ini. (Red) 

 MENARA POST - JAKARTA, - Sekretaris Biro Pengamanan Internal Divisi Profesi dan Pengamanan Polri Kombes Pol Agung Wicaksono mengatakan, pihaknya telah memeriksa anggota Densus 88 yang menangkap dan membawa tersangka teroris bernama Muhammad Jefri atau Abu Umar. Jefri meninggal dalam perjalanan setelah ditangkap di Indramayu, Jawa Barat.
Densus 88 Klaim Tak Langgar Prosedur Terkait Meninggalnya Terduga Teroris

Menurut dia, hasil pemeriksaan menunjukkan tidak ada prosedur maupun standar operasi yang dilanggar Densus 88.
[post_ads]
"Kami sudah melaksanakan klarifikasi dengan hasil bahwa anggota Densus 88 Polri dalam pelaksanaan tugas penangkapan tersangka teroris di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, pada tanggal 7 Februari sudah sesuai dengan prosedur, SOP penyidikan," kata Agung dalam konferensi pers di Mabes Polri, Jakarta, Kamis (15/2/2018) malam.

Jefri sempat dibawa ke klinik di Indramayu sebelum meninggal. Setelah meninggal, jenazahnya dibawa ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati untuk diotopsi. Hasilnya, kata Agung, Jefri meninggal karena serangan jantung.

"Meninggalnya tersangka teroris Muhammad Jefri pasca dilakukan penangkapan oleh anggota Densus akibat serangan jantung dan tidak ada tanda-tanda kekerasan," kata Agung.

Agung juga menyatakan bahwa tidak ditemukan pelanggaran disiplin maupun kode etik profesi Polri dalam penangkapan Jefri.

Usai ditangkap, Jefri dibawa tim Densus 88 untuk menunjukkan lokasi persembunyian. Namun, di perjalanan, Jefri mengeluh sesak nafas. Jefri langsung dibawa ke klinik terdekat di Indramayu dan meninggal dunia.

Anggota Densus 88 tidak mengetahui bahwa Jefri mengidap penyakit. Sebab, saat ditangkap, Jefri juga tidak menyatakan dirinya sakit.
[post_ads_2]
Hasil otopsi menunjukkan Jefri memiliki penyakit jantung menahun.

Sebelumnya diberitakan bahwa istri Jefri membantah suaminya punya penyakit dalam.

Dokter RS Polri, Agung Wahyono, tidak dapat memastikan sudah berapa lama penyakit jantung yang diidap Jefri.

"Seperti itu bukan kewenangan kami berapa lama sakitnya, itu kewenangan yang di atas," kata Agung. (Red)

 MENARA POST - Meninggalnya Flora (40) warga Gedungombo, Kecamatan Semanding yang ditemukan di dalam kamar kosnya, Senin (12/2/2018), pukul 09.00 WIB, mengagetkan sejumlah keluarga.
Petugas kepolisian mengecek kamar lokasi penemuan mayat di kamar kos di Kelurahan Baturetno, Kecamatan/Kabupaten Tuban, Senin (12/2/2018).

Beberapa anggota keluarganya mendatangi kos yang berada di Kelurahan Baturetno, Kecamatan Tuban Kota.

Paman korban, Bambang mengatakan, Flora sudah lama tidak berhubungan dengan keluarga.
[post_ads]
Dia memilih tinggal sendiri daripada bersama keluarga lainnya.
Bambang didampingi istri menyebutkan, korban juga menjual rumah yang berada di kawasan perumahan Gedungombo Permai, setelah ditinggal kedua orang tuanya.

"Kedua orang tuanya meninggal, lalu rumahnya dijual," kata Bambang saat datang ke lokasi TKP.

Kabar yang diterimanya, rumah yang dijual Flora laku kisaran 200 juta lebih.

Meski demikian, Bambang enggan ikut campur soal hal tersebut.
"Saya lama tidak berkomunikasi, saya juga tidak tahu uangnya dibuat apa," jelasnya.

Hal sama juga diungkap Nanik, tante korban.

Dia menyatakan memang korban menjual rumahnya yang berada di kawasan Gedungombo.

Hal itu dilakukan setelah kedua orang tuanya meninggal.
"Dijual, infonya laku 200 juta lebih, tapi infonya uangnya mau dibuat bangun rumah. Lebih jelasnya saya kurang tahu," pungkasnya.
Saat ini petugas kepolisian masih melakukan olah TKP terhadap temuan mayat tersebut.
Ditemukan Telanjang
Sebelumnya, warga Kelurahan Baturetno, Kecamatan/Kabupaten Tuban digegerkan dengan Penemuan mayat di sebuah rumah kost, Senin (12/2/2018), pukul 09.00 WIB.

Mayat diketahui bernama Flora, diperkirakan usianya 37 tahun.
Flora adalah penghuni rumah kost tersebut.
[post_ads_2]
Temuan ini berawal dari kecurigaan warga terhadap keberadaan Flora.
Biasanya wanita ini selalu membeli makanan di warung sekitar kost.
Namun, lima hari terakhir dia tidak tampak datang di warung tersebut.
Warga yang curiga akhirnya berinisiatif mengecek kostnya.
Ternyata ditemukan sesosok mayat dalam posisi duduk di sudut ruangan.

Mayat perempuan tersebut diketahui juga dalam keadaan telanjang.

Ketua RT 3 RW 1, Kelurahan setempat, Agung Eko (43) mengatakan, korban dalam posisi telanjang saat dicek. Namun, warga tidak berani masuk sebelum petugas datang.

"Kami tunggu petugas kepolisian yang masuk, untuk mengevakuasi mayat," pungkasnya.
Beberapa petugas kepolisian terlihat datang di lokasi, namun evakuasi belum dilakukan. (Red)

 MENARA POST - JAKARTA - Sebuah akun Instagram @nanaaelena mengunggah video berdurasi 30 detik yang menampilkan seorang pria pengamen suling beserta seorang bocah tergeletak di lantai sebuah minimarket di kawasan Sarinah, Jakarta Pusat.
(Foto: Instagram)

Peristiwa itu terjadi pada Selasa 13 Februari 2018 sekira pukul 22.00 WIB.
[post_ads]
Video itu memperlihatkan wajah sang anak yang terlihat sangat lemah dan diduga setengah sadar. Menurut penuturan pegawai supermarket anak yang diduga disewa untuk menemani sang pria itu untuk mengamen sudah diberi obat penenang.

"Jujur aku sangat peduli sekali dengan anak-anak, hati aku tergerak ketika aku melihat anak bayi yang berumur satu tahun ini terbaring lemas di lantai, dan mencoba untuk duduk tetapi anak tersebut tidak mampu untuk duduk. Dan sempat beberapa kali anak ini terjatuh di lantai, aku sebagai perempuan yang punya hati tentunya sedih dan prihatin melihat anak bayi berumur tahun, tengah malam tapi masih belum istrahat," tulisnya.

Saat itu ia mencoba mendeketi anak tersebut, dan mencoba untuk menggendongnya, dengan cara agar pria yang duduk di kursi sambil menghitung uang hasil ngamen tidak merasa tersinggung.
[post_ads_2]
"Tapi si bapak bilang 'enggak tahu ibunya yang ngurus, udah dipegang-pegang banyak orang juga'. Ada yang aneh gak sih menurut kalian? Seharusnya anak itu harus dijaga dan dilindungi karena anak adalah titipan dari Tuhan. Bukan malah disewakan untuk ngamen di jalanan," curhatnya.

"Aku yakin banget akan berpengaruh untuk kesehatan dan pertumbuhan si anak, jika setiap hari harus memiliki rutinitas seperti yang di video itu. Mudah-mudahan orangtua anak ini bisa sadar, bahwa yang dilakukannya itu enggak baik untuk anaknya," tutupnya di akhir postingan. (Red)

 MENARA POST - Tangerang - yang kini telah menikah, Mia Audina dan Ryan Aristia, memberikan keterangan secara terbuka di depan majelis hakim Pengadilan Negeri Tangerang, Selasa, 13 Februari 2018.
Mia Audina dan Ryan Aristia, Sejoli diarak bugil yang kini telah menikah, memberikan keterangan secara terbuka di depan majelis hakim PN Tangerang.

Pasangan pengantin baru itu menjalani sidang dengan agenda pemeriksaan saksi untuk terdakwa Komarudin dan lima terdakwa lain dalam perkara persekusi pengarakan bugil pada 10 November 2018.
[post_ads]
Infografis:
Sidang yang dipimpin Ketua Majelis Hakim Irfan itu berlangsung pada Selasa sore pukul 15.30.
 Selain Mia dan Ryan, saksi yang dihadirkan adalah Nahrowi orangtua Ryan. Namun karena waktu sudah sore Nahrowi diminta bersaksi pekan depan.

Mia dan Ryan memberikan keterangan di bawah sumpah dengan lancar. Bahkan hakim meminta keduanya menunjukan peran terdakwa pada malam peristiwa pengeroyokan itu. "Ini (menunjuk ketua RT Komarudin) yang menarik baju saya, itu yang memukul Ryan," kata Mia terlihat setengah emosi.

Kesaksian Mia dan Ryan dibenarkan terdakwa. Keduanya juga merasa menanggung malu atas tindakan para terdakwa. Kemudian Hakim Irfan menyela kata, "kalian betul sudah memaafkan mereka (terdakwa)?,” tanya Irfan.

pun kompak mengatakan belum bisa memaafkan, "Ya sudah pulang, kenapa salaman?," kata Ryan. Ryan merupakan pegawai tenaga lepas di Badan Pertanahan Nasional Tangerang. "Jadi juri ukur freelance," kata Ryan.

Ryan juga mengaku berstatus duda saat berpacaran dengan Mia. Keduanya sebulan sebelum peristiwa pengarakan nyaris bugil oleh massa itu berencana menikah. Mia baru dua pekan mengontrak rumah petak di Desa Kadu Cikupa Tangerang.

Mia bekerja sebagai buruh pabrik sepatudengan dua shift. Karena itu dia kerap minta Ryan mengirim makanan. "Waktu Pak RT dan orang-orang itu datang, saya sedang makan nasi telur ceplok, Ryan di kamar mandi gosok gigi selesai makan," kata Mia.
[post_ads]
Mereka lalu dituding berbuat mesum, sehingga keliling kampung dengan pakaian dilucuti. Saat diarak juga divideokan dan disebar. Persidangan ini akan dilanjutkan Selasa, pekan depan. "Masih keterangan saksi-saksi," kata Jaksa Penuntut Umum Rahmadi Seno.

 MENARA POST - Subang : Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Subang menetapkan 3 Pasangan Calon Bupati-Wakil Bupati Subang sebagai Peserta Pilkada Subang 2018, Senin (12/2/2018).
Paslonbup Wabup Imas Aryumningsih-Sutarno yang diusung Koalisi Partai Golkar dan PKB, Paslonbup-Wabup Dedi Junaedi-Budi Setiadi yang diusung Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), dan Paslonbup-Wabup Ruhimat-Agus Masykur Rosyadi, yang diusung koalisi Partai Demokrat, PKS, PPP, PAN, Nasdem dan Partai Gerindera.

Ketiga Paslonbup-Wabup yang ditetapkan pada Rapat Pleno Terbuka KPU Kabupaten Subang itu yaitu Paslonbup Wabup Imas Aryumningsih-Sutarno yang diusung Koalisi Partai Golkar dan PKB, Paslonbup-Wabup Dedi Junaedi-Budi Setiadi yang diusung Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), dan Paslonbup-Wabup Ruhimat-Agus Masykur Rosyadi, yang diusung koalisi Partai Demokrat, PKS, PPP, PAN, Nasdem dan Partai Gerindera.
[post_ads]
Ketua KPU Kabupaten Subang Maman Suparman mengatakan, dari hasil Rapat Pleno terbuka Penetapan Paslonbup-Wabup Subang, KPU menyatakan bahwa seluruh persyaratan Pencalonan sudah lengkap dan memenuhi syarat.

"Alhamdulillah dari hasil Rapat Pleno terbuka ini, Kami nyatakan bahwa semua Pasbalonbup-Wabup, sudah memenuhi persyaratan, untuk Kami tetapkan menjadi Paslonbup-Wabup Subang, yang nantinya Mereka akan bersaing pada tanggal 27 Juni 2018 nanti," ujar Maman kepada Wartawan di Subang, Senin (12/2/2018).

Sementara itu Maman Suparman menyatakan, penetapan 3 Paslonbup-Wabup tersebut, pihaknya mengacu kepada PKPU nomor 4 dan sesuai dengan mekanismenya, meski dalam rapat pleno terbuka penetapan Paslonbup-Wabup Subang dihujani banyak protes dari Tim Sukses Paslonbup-Wabup Dedi Junaedi-Budi Setiadi dan Timses Paslonbup-Wabup Ruhimat-Agus Masykur Rosyadi, namun akhirnya semua bisa menerimanya.

"Adapun tadi banyak interupsi dari 2 timses, terkait kasus ijazah palsu Calon Petahana, namun dalam Penetapan Paslonbup-Wabup Subang, KPU mengacu kepada mekanisme PKPU nonor 4," tegasnya.
[post_ads_2]
Lebih lanjut Maman menyatakan, untuk tahapan berikutnya, KPU akan menggelar tahapan pengundian urutan Pasangan Calon yang akan digelar hari Selasa (13/2/2018) di Alun-alun Kabupaten Subang.

Selanjutnya memasuki tahapan Masa Kampanye, yang dimulai pada tanggal 15 Februari 2018 mendatang, dan KPU sudah membagi zona Kampanye bagi ketiga Pasangan Calon, jika masing-masing Paslonbup mendapatkan nomor urut. (RE/DS)

 MENARA POST - Bandung - Minggu depan warga Kota Bandung mulai memasuki pesta demokrasi dalam perhelatan Pilwalkot Bandung dan Pilgub Jabar 2018. Mengawali pesta tersebut aparat Kota Bandung menggelar simulasi pengamanan untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan.
Amankan Pilkada Jabar, Aparat Terjunkan 1.000 Personel Gelar Simulasi Pengamanan
Dalam simulasinya diceritakan sekelompok massa tidak puas dengan keputusan KPU terhadap salah satu calon. Massa kemudian melakukan aksi unjuk rasa yang berujung pada aksi pelemparan pada anggota yang bertugas di KPU.
[post_ads]
Situasi tersebut semakin memanas hingga massa semakin anarkis dan menyerang anggota. Bahkan sejumlah massa terlihat melakukan provokasi dengan melempari dan menendang pelindung yang dibawa anggota.

Amankan Pilkada Jabar, Aparat Terjunkan 1.000 Personel Gelar Simulasi Pengamanan
Melihat situasi yang semakin tidak kondusif, tim dari Brimob Polda Jabar turun langsung untuk melakukan tindakan tegas dalam menghalau massa. Bahkan terlihat beberapa kali anggota mengeluarkan tembakan peringatan hingga massa membubarkan diri.

Rupanya massa yang membubarkan diri kembali berkumpul dan menuju pusat kota. Mereka melakukan tindakan yang mengarah pada aksi kriminal seperti perusakan hingga penjarahan di pertokoan pusat kota.

Tidak sampai di situ, massa juga melakukan penganiayaan terhadap anggota yang bertugas mengatur lalu lintas di pusat kota. Melihat hal tersebut anggota lapangan lainnya langsung melapor ke pos untuk meminta bantuan.

Selang beberapa saat tim gabungan dari Brimob Polda Jabar, Tim Prabu Polrestabes Bandung dan Kodim 0618/BS Kota Bandung bersenjata lengkap langsung melakukan penghadangan. Bahkan beberapa provokator berhasil diamankan.
Amankan Pilkada Jabar, Aparat Terjunkan 1.000 Personel Gelar Simulasi Pengamanan
Rupanya tindakan tersebut semakin membuat massa semakin 'panas'. Mereka bukannya membubarkan diri dan malah semakin beringas menyerang anggota. Akhirnya karena massa semakin tidak terkendali anggota menembakkan peluru karet dengan sasaran anggota tubuh bagian pinggang ke bawah. Dan massa pun akhirnya kocar kacir menghindari tindakan tegas tersebut.

Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Hendro Pandowo mengatakan mulai minggu depan warga Kota Bandung akan turut terlibat dalam Pilwalkot Bandung dan Pilgub Jabar 2018.
[post_ads_2]
"Untuk itu kita lakukan simulasi melihat kesiapan anggota Polri, TNI dan aparat pemerintah. Kita bentuk khusus Tri Patra yang jumlahnya hingga 1.000 personel gabungan," ujar Hendro usai simulasi, Sabtu (10/2/2018).

Ia berharap dengan kesiapan Tri Patra maka masyarakat Kota Bandung bisa merasa aman dan nyaman berpartisipasi dalam dua Pilkada serentak.(Redaksi)

 MENARA POST - JAKARTA, - Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto mengaku kehilangan salah satu kader sekaligus ajudan terbaiknya yang tewas ditembak beberapa waktu lalu.
Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto ketika ditemui saat perayaan HUT Partai Gerindra ke-10 di kantor DPP Partai Gerindra, Ragunan, Jakarta, Sabtu (10/2/2018).

Kader Gerindra, Fernando Wowor, meninggal dunia karena ditembak anggota Brimob Polri, Briptu Ridho. Insiden penembakan itu terjadi ketika korban bersama rekan-rekannya terlibat keributan dengan Ridho di area parkir Lips Club Bogor.
[post_ads]
"Saya sendiri kehilangan salah satu ajudan saya yang terbaik. Anak orang yang tidak berada, tulang punggung keluarganya. Ditembak tidak jelas," kata Prabowo di Kantor DPP Partai Gerindra, Jakarta, Sabtu (10/2).

Prabowo pun berencana mengunjungi ibu Fernando Wowor di Minahasa, Sulawesi Utara pada Minggu (11/2/2018). Kunjungan Prabowo itu sebagai bentuk penghormatan kepada keluarga Fernando Wowor.

"Besok saya akan ketemu ibunya, berangkat ke Minahasa. Karena dia anak buah saya," ujar dia.

Prabowo mengatakan, ia dapat merasakan apa yang dirasakan pihak-pihak yang mendapat perlakuan seperti Fernando Wowor.

"Ini imbauan dan saya mengajak partai Gerindra untuk selalu tegar, selalu berani, selalu menjaga kebaikan, kekompakan," lanjut Prabowo.

Informasi yang didapat, keributan antara keduanya dipicu persoalan saling tidak mau mengalah saat berada di lokasi parkir diskotek.

Saat itu, korban yang mengendarai mobil hendak masuk untuk memarkirkan kendaraannya. Kemudian, pada saat bersamaan, muncul Ridho bersama seorang teman perempuannya yang ingin keluar dari area parkir.

Karena sama-sama tidak mau mengalah, mereka terlibat cekcok mulut. Korban bersama sejumlah temannya yang turun dari dalam mobil langsung menghampiri Ridho.
[post_ads_2]
Merasa terdesak, Ridho pun mengeluarkan senjata api. Terjadi saling rebutan senjata di antara mereka.

Kemudian, terdengar suara letusan senjata api yang mengenai dada korban. Melihat korban terluka, teman-teman yang lainnya langsung mengeroyok Ridho.

 MENARA POST - Subang, - Kecelakaan bus pariwisata di Tanjakan Emen, Subang, menewaskan 25 orang. Hal itu disampaikan Kepala Polres Subang AKBP M. Joni.

Bus pariwisata terguling di tanjakan emen, subang
Bus pariwisata terguling di tanjakan emen, subang

"Total korban yang kami hitung sementara ada 25 korban meninggal dunia," kata Joni, Sabtu (10/2).

Kecelakaan itu terjadi tepatnya di Turunan Cicenang Kampung Cicenang, Desa Ciater, Kabupaten Subang. Petugas gabungan telah mengevakuasi korban ke RSUD Subang dan beberapa puskesmas terdekat.

Joni mengatakan jumlah penumpang bus pariwisata tersebut diperkirakan sebanyak 40 orang. Selain 25 orang tewas, beberapa penumpang lainnya mengalami luka-luka.

"Kami akan pastikan lagi, karena ada yang terpotong dan masih kami cek satu per satu. Kegiatan awal mengevakuasi korban yang selamat dan korban meninggal, serta mengevakuasi bus yang terbalik," ujar Joni.

Dia mengatakan pihaknya belum bisa menyebutkan penyebab kecelakaan. Tim gabungan terpadu dari Polda Jabar, Korlantas Polri, dan Dishub yang akan menjelaskan penyebab kecelakaan tersebut.

"Dugaan penyebab kecelakaan belum bisa kami pastikan karena itu turunan ke bawah," kata Joni.

Diketahui, bus tersebut datang dari arah Lembang, Bandung menuju Subang. Bus dengan Nopol F 7959 AA itu dikabarkan merupakan Rombongan Koprasi Simpan Pinjam Permata Ciputat Tangerang Selatan.

Berdasarkan pantauan yang dihimpun jurnalis Transmedia di lokasi kejadian, situasi jalan cukup menukik dan menurun sehingga dianggap rawan kecelakaan.

Peristiwa itu terjadi pada pukul 17.00 WIB. Sejak sore hingga malam hari, petugas kepolisian dan Basarnas dibantu masyarakat masih melakukan proses evakuasi terhadap korban. Evakuasi dilakukan secara sederhana dengan lampu penerangan jalan seadanya dan dibantu lampu mobil patroli petugas. (Red)

 MENARA POST - Kotak obat atau lemari penyimpanan kecil di kamar mandi biasanya menjadi 'sarang' bertumpuknya benda-benda yang sebenarnya sudah tidak diperlukan. Padahal, lemari kecil di kamar mandi ini perlu diperhatikan sesering mungkin agar kebersihan kamar mandi tetap terjaga dengan baik.
Lemari penyimpanan kecil di kamar mandi biasanya menjadi 'sarang' bertumpuknya benda.
Seperti dilansir Science Alert, ada 11 benda yang biasa 'bersarang' di kamar mandi dan sebaiknya dibuang. Berikut ini adalah kesebelas benda tersebut menurut para ahli.
  • 1. Sikat Gigi
      • American Dental Association mengungkapkan bahwa sikat gigi sebaiknya diganti setiap tiga atau empat bulan sekali. Sikat gigi bisa diganti lebih cepat jika bagian sikatnya sudah terlihat buruk.

        Sikat gigi perlu diganti secara berkala karena dapat menjadi rumah bagi kuman untuk tinggal. Oleh karena itu, sikat gigi yang sudah terpakai lebih dari empat bulan harus segera disingkirkan dari kamar mandi.
  • 2. Pasta Gigi
      • Seperti halnya sikat gigi, pasta gigi yang sudah terlalu lama juga sebaiknya disingkirkan dari kamar mandi. Menggunakan sikat gigi yang sudah kedaluwarsa memang tidak berbahaya, akan tetapi kandungan fluoride dalam pasta gigi yang sudah melewati masa kedaluwarsa biasanya tidak lagi bekerja dengan baik. Pasta gigi kedaluwarsa juga biasanya sudah memiliki konsistensi yang berbeda.
  • 3. Tabir Surya
      • Food and Drug Administration mengharuskan seluruh produk tabir surya untuk mampu befungsi dengan baik selama tiga tahun. Melewati masa tiga tahun, tak ada garansi jika tabir surya tersebut masih memiliki kemampuan untuk melindungi kulit dari radiasi sinar UV atau tidak.

        Tabir surya yang sudah melewati masa kadalursa harus segera dibuang. Tabir surya yang tak memiliki tanggal kedaluwarsa juga harus dibuang setelah tiga tahun. Tabir surya yang mengalami perubahan warna atau konsisteni meski belum mencapai masa kedaluwarsa juga harus segera dibuang.
  • 4. Kosmetik
      • Beragam produk kosmetik, mulai dari krim wajah hingga riasan harus dibuang jika sudah menunjukkan tanda-tanda perubahan. Perubahan yang dimaksud adalah perubahan dari segi warna, aroma, konsistensi maupun pertumbuhan jamur dan bakteri.

        Perubahan warna dan aroma yang dramatis dalam hal ini perlu diwaspadai. Aroma tengik yang keluar dari produk kosmetik mengindikasikan bahwa kandungan minyak dalam produk tersebut telah berubah menjadi buruk.

        Perubahan konsistensi biasanya paling jelas terlihat pada produk kosmetik tabir surya. Sedangkan pertumbuhan jamur atau bakteri bisa terlihat dari timbulnya warna kehitaman atau keabu-abuan pada produk.
[ads-post]
  • 5. Obat-Obatan
      • Seperti halnya produk lain, obat-obatan yang sudah memasuki masa kedaluwarsa harus segera dibuang. Sebagian obat-obatan memang masih memiliki efek dan aman meski tidak maksimal. Akan tetapi, tanggal kedaluwarsa harus tetapi diperhatikan dan dipatuhi demi keamanan dalam penggunaan atau konsumsi obat. Terlebih ada beberapa jenis obat yang sama sekali tidak boleh digunakan setelah melewati masa kedaluwarsa, misalnya nitrogliserin, insulin dan antibiotik cair.

        Di sisi lain, penyimpanan obat di kamar mandi sebaiknya dihindari. Alasannya, obat-obatan lebih baik disimpan di tempat yang sejuk dan kering. Kamar mandi bukanlah tempat yang sesuai dengan kriteria tersebut mengingat keadaan kamar mandi yang cenderung lembap.
  • 6. Produk Perawatan Jerawat
      • Produk perawatan jerawat yang mengandung benzoil peroksida dan asam salisilat tidak boleh dibiarkan terlalu lama setelah dibuka dan digunakan. Produk perawatan jerawat dengan kandungan benzoil peroksida dan asam salisilat harus segera dibuang setelah empat atau enam bulan. Alasannya, kedua kandungan ini bisa mengalami kerusakan dengan cepat.
  • 7. Disinfektan
      • Disinfektan seperti penggosok dengan alkohol dan hidrogen peroksida biasanya menjadi kurang efektif seiring dengan berjalannya waktu. Disinfektan-disinfektan ini sebaiknya dibuang setelah melewati masa kedaluwarsa. Orang-orang yang tak terlalu sering menggunakan disinfektan sebaiknya membeli disinfektan dalam botol berukuran kecil saja.
  • 8. Tempat Lensa Kontak
      • Tak hanya lensa kontak, tempat penyimpanan lensa kontak juga perlu diganti secara berkala. American Academy of Ophthalmology menyarankan agar tempat penyimpanan lensa kontak diganti setidaknya setiap tiga bulan. Tempat lensa kontak berpotensi menjadi sarang bakteri karena sering bersentuhan dengan jari.
  • 9. Cairan Lensa Kontak
      • Cairan yang digunakan untuk lensa kontak juga perlu segera dibuang jika sudah mencapai masa kedaluwarsa. Pengguna tidak perlu enggan untuk membuang cairan lensa kontak yang sudah kedaluwarsa meski botolnya masih terisi cukup penuh. Cairan lensa kontak yang sudah kedaluwarsa dapat mengalami kontaminasi dan berpotensi menyebabkan infeksi hingga kehilangan penglihatan jika masih digunakan.
  • 10. Petroleum Jelly
      • Produk petroleum jelly juga dapat menjadi sarang bakteri karena kerap bersentuhan dengan jari. Di sisi lain, produk petroleum jelly biasanya hadir dalam kemasan besar namun jarang digunakan. Agar tidak terbuang percuma, pengguna sebaiknya membeli petroleum jelly dengan wadah yang lebih kecil.
  • 11. Tampon
      • Masa penyimpanan tampon menurut ahli ginekologi adalah lima tahun. Lebih dari itu, tampon bisa ditumbuhi dengan jamur, terlebih jika tampon disimpan pada tempat yang lembap seperti kamar mandi.

        Selain membuang tampon lama, pengguna juga harus memperhatikan kemasan pada tampon baru. Tampon dengan kemasan yang rusak juga perlu diwaspadai karena berisiko sudah mengalami kontaminasi. Hal ini penting dilakukan untuk menghindari risiko toxic shock syndrome, penyakit fatal yang kadang dihubungkan dengan penggunaan tampon.
         
Itulah beberapa benda yang tidak perlu berada di kamar mandi kita, agar kita juga terhindar dari berbagai penyakit yang kapan saja dapat menyerang kita ( AP )

 MENARA POST Indramayu, – Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) melalui Kasi Litigasi dan non Litigasi, Direktorat Mediasi dan Advokasi, Pujiono menyerahkan bantuan tanggap darurat berupa uang tunai kepada dua orang pekerja migran bermasalah asal Indramayu, pada Rabu (07/02/18).
BNP2TKI Serahkan Bantuan Kepada Dua TKW Asal Indramayu

Bantuan tersebut diberikan kepada Nuryati (33) warga Desa Majasari, Kecamatan Sliyeg, dan Ernawati (36), warga Desa Krasak, Kecamatan Jatibarang masing-masing mendapat uang sebesar Rp 3,5 juta.
“Ini wujud perhatian pemerintah kepada Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang mengalami masalah, walau nilainya tidak seberapa semoga bisa bermanfaat untuk meringankan penderitaan mereka,” ucap Pujiono, di Kantor Kecamatan Sukra.

Pujiono juga berpesan, jika hendak kembali bekerja ke luar negeri untuk menjadi PMI harus secara prosedural serta mempersiapkan mental dan membekali dengan skill agar mampu melindungi diri jika mengalami masalah.

“Jika nanti mengalami masalah minimal meraka tahu siapa yang terlebih dahulu dihubungi untuk dimintai bantuan,” imbuhnya.

Sementara itu Nuryati, PMI yang menerima bantuan dikarenakan hampir 9 tahun diperlakukan tidak manusiawi oleh majikannya saat bekerja di Arab Saudi mengucapkan terima kasih kepada pemerintah yang sudah peduli dengan permasalahannya.

“Alhamdulillah dapat bantuan dari pemerintah, tapi saya juga berharap pihak BNP2TKI masih bisa memperjuangkan hak-hak saya sebagai PMI selama 9 tahun tidak mendapat gaji dan diperlakukan tidak manusiawi yang menyebabkan saya harus menanggung derita cacat permanen seumur hidup,” harap Nuryati.
Senada dengan Nuryati, Ernawati eks PMI Taiwan yang baru 3 Minggu dipulangkan karena sakit, merasa senang setelah menerima bantuan.

“Dengan adanya bantuan dari BNP2TKI, saya merasa bahagia sudah dibantu dan diperhatikan oleh pemerintah sehingga dapat membantu meringankan penderitaan saya,” pungkasnya.

Sementara itu Ketua SBMI Indramayu Juwarih Setia mengatakan bantuan tanggap darurat masih sangat disayangkan karena masih banyak TKI yang belum tahu dengan adanya program BNP2TKI tersebut.
“Pada tahun 2017 SBMI mengajukan 9 orang, Alhamdulillah disetujui semua. Dan tahun 2018 ini kami mengajukan 10 Orang, baru 2 orang yang di setujui ini,” kata Juwarih.

Sebelumnya diketahui Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia pada tahun 2015 lalu, telah membuat kebijakan Peraturan Kepala BNP2TKI, berupa PERKA No. 02/2015 tentang Petunjuk Teknis Pemberian Bantuan Tanggap Darurat bagi TKI Bermasalah.

Sawah kebanjiran / Ilustrasi
 MENARA POST - SUBANG - Sekitar 1.040 hektare sawah di Kabupaten Subang dan Indramayu terendam banjir menyusul tingginya curah hujan di kedua wilayah tersebut pada Selasa (6/2) lalu. Meski terendam banjir dengan ketinggian antara 20 hingga 60 sentimeter tanaman padi berusia sekitar satu bulan tersebut masih bisa di selamatkan.

"Terendam selama satu hingga dua hari dan masih bisa diselamatkan atau tidak puso," kata Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura Provinsi Jabar, Ir Hendy Jatnika MM Jumat (9/2).
[pos_ads]
Menurut Hendy, di Kabupaten Indramayu luas lahan sawah terendam banjir seluas 599 hektare yang berada di Kecamatan Sukra seluas 160 hektare, Kadanghaur seluas 435 hektare, dan Kecamatan Kedokanbunder seluas lima hekatare.

Di Kecamatan Sukra, kata dia, banjir terjadi di Desa Ujungebang 45 hektare, Desa Tegal Taman 105 dan Desa Sumur Raden 10 hektare. Di Kecamatan Kandanghaur, imbuh dia, banjir merendam sawah di Desa Parean Girang 45 hektare, Bulak 135 hektare, Pranti 45 hektare, Eretan Wetan dua hektare, Eretan Kulon 195 hektare, Kertawunangun 15 hektare, dan Desa Soge dua hektare.

Sementara di Kecamatan Kedokanbunder banjir merendam tanaman padi di Desa Kedokanbunder Wetan seluas lima hektare.

Hendy mengungkapkan, banjir di ketiga kecamatan tersebut merendam sawah dengan ketinggian 20 hingga 70 sentimeter. Tanaman padi tersebut, kata dia, merendam sawah dengan kurun waktu satu sampai tiga hari.

Meski terendam banjir, kata dia, tanaman padi berusia sekitar satu bulan tersebut masih bisa diselamatkan. Ia mengatakan, lahan yang terendam padi tersebut akan terus dipantau oleh jajaran Dinas Pertanian setempat bersama petugas Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura yang ada di daerah tersebut.

" Jika terjadi gejala puso petugas akan membantu petani melakukan penanaman ulang. Tapi mudah-mudahan tak sampai puso," ujar dia.
[post_ads_2]
Sedangkan di Kabupaten Subang, lanjut Hendy, banjir merendam tanaman padi di Kecamatan Blanakan seluas 445 hektare. Banjir tersebut melanda Desa Rawa Mekar (45 hektare), Rawameneng (50), Jayamukti (150), Langensari (20), dan Desa Tanjungtiga 200 hektare.

Ketinggian air di daerah ini antara 20 hingga 50 sentimeter dengan usia tanaman sekitar satu bulan. "Informasi terakhir sudah ada yang surut. Mudah-mudahan tidak puso, masih selamat karena umur tanamannya masih muda. Kalau ada yang puso akan dilakukan tanam ulang secepatnya," tutur dia.

 MENARA POST -  BOLMONG – Jonathan Turangan (12), murid SD di Bolmong, sempat menulis surat untuk sang ayah, Jefri Turangan (45) sebelum gantung diri. Dalam suratnya, murid kelas V SDN 1 Imandi, itu menyampaikan permohonan maaf kepada sang ayah.
Murid SD gantung diri di Bolmong

Warga Kelurahan Imandi, Kecamatan Dumoga Timur, Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong), Sulawesi Utara, ini mengaku sayang kepada sang ayah.
[post_ads]
“Ayah aku minta maaf atas kesalahanku hari ini. Aku sayang ayah,” tulis bocah yang akrab disapa Nathan itu dalam secarik kertas.

Nathan gantung diri di dapur rumahnya pada Rabu (7/2/2018) sekitar pukul 10.30. Diduga, Nathan nekat mengakhiri hidupnya lantaran malu sering dibully di sekolah.

“Tadi saya koordinasi dengan kepala sekolahnya. Katanya di sekolah sering diejek teman-temannya. Merasa minder. Jadi dia diduga depresi karena dibully sehingga mengakhiri hidupnya,” ucap Kapolsek Dumoga Timur Iptu Nico Tulandi, seperti dikutip Manado Post (Grup Pojoksatu.id), Kamis 8 Februari 2018.

Sementara itu, Wali kelas korban, Masye Meike Aring mengaku terkejut saat mendengar informasi kematian muridnya.
[post_ads_2]
Menurut Masye, Nathan terakhir kali ke sekolah mengenakan baju kaos hitam dan celana merah. Padahal, SDN 1 Imandi hanya membolehkan siswanya pakai kaos pada akhir pekan.

“Saya tanya kenapa pakai kaos. Katanya kemejanya kotor. Pada Senin sebelumnya, saya lihat dia pakai kemeja yang sudah lusuh,” ujar Masye.

Dikatakan Masye, hari itu Nathan tampak berbeda dari hari-hari biasa. Ia terlihat murung dan lebih banyak diam. (Red)

 MENARA POST - BANDUNG - Pencalonan Bupati Subang Imas Aryumningsih di Pilkada Subang 2018 dihadang kasus hukum.
Sidang putusan pra peradilan penghentian penyidikan kasus dugaan ijazah palsu Bupati Subang Imas Aryumningsih, Selasa (6/2/2018). 

Surat perintah penghentian penyidikan (SP3) Ditreskrimum Polda Jabar terhadap kasus dugaan ijazah palsu Imas Aryumningsih, dimentahkan Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Bandung, pada sidang putusan pra peradilan kasus ini yang digelar di PN Bandung, Selasa (6/2/2018).

"Memerintahkan termohon (Ditreskrimum Polda Jabar) untuk kembali membuka dan melanjutkan perkara tersebut," kata Jonlar Purba SH, hakim tunggal yang memimpin jalannya sidang pra peradilan, saat membacakan amar putusannya pada sidang di PN Bandung, Selasa (6/2/2018).
[post_ads]
Perintah kepada polisi untuk melanjutkan penyidikan kasus ini menandakan SP3 yang diterbitkan oleh ditreskrimum Polda Jabar batal demi hukum. Sidang pra peradilan ini dihadiri oleh massa pendukung pemohon pra peradilan. Keputusan tersebut disambut gembira oleh massa.

Endang Supriadi SH, kuasa hukum dari Warlan selaku pemohon mengatakan, putusan hakim memenuhi rasa keadilan serta prinsip-prinsip penyidikan. Kasus ini bermula saat Warlan menuding Imas telah memalsukan ijazahnya pada pencalonan Pilkada Subang 2013. Ia lantas melaporkannya ke Ditreskrimum Polda Jabar.

"Alhamdulilah permohonan pra peradilan dikabulkan. Termohon dalam hal ini Polda Jabar harus kembali melanjutkan proses penyidikan," kata Endang, usai persidangan.

Saat ini, Imas menjabat sebagai Bupati Subang melanjutkan kepemimpinan bupati Ojang Sohandi yang diberhentikan karena kasus korupsi‎. Kini Imas pun mencalonkan diri kembali sebagai bupati dalam Pilkada Subang 2018, berpasangan dengan Sutarno. Pasangan itu diusung Partai Golkar dan PKB.

Putusan pra peradilan ini membuat Imas harus berurusan dengan hukum yang akan berimbas pada pencalonannya karena Ditreskrimum Polda Jabar kembali harus menyidik kasus tersebut hingga tuntas.
[post_ads_2]
‎Kuasa hukum pemohon juga meminta penyidik untuk bekerja lebih profesional. ‎Menurut Endang, pra peradilan diajukan karena pemohon merasa penyidikan terhadap Imas tidak dilakukan secara profesional. Misalnya, penyidik memeriksa saksi dilakukan di rumah dinas bupati

"Kemudian penerbitan surat keputusan penghentian penyidikan tidak mencantumkan tanggal dan gelar perkara pada 29 Desember dan tidak melibatkan pelapor. Soal ijazah yang diduga palsu, penyidik hanya melampirkan uji lab dari mabes. Seharusnya, jangan hanya dari mabes, tapi juga dari ahli lainnya," kata Endang. (Red)

 MENARA POST - INDRAMAYU -- Banjir yang menerjang lima desa di Kabupaten Indramayu pada Senin (5/2) lalu telah merendam sebanyak 875 rumah. Bantuan logistik pun sudah dikirim ke titik lokasi banjir.

warga yang terdampak banjir tercatat ada 1.093 kepala keluarga.
Ada pun lima desa yang dilanda banjir itu, yakni Desa Sukahaji, Bugel, Limpas, Patrol dan Arjasari. Semuanya terletak di Kecamatan Patrol. Sedangkan warga yang terdampak banjir tercatat ada 1.093 kepala keluarga. "Tidak ada korban jiwa dalam bencana banjir tersebut," ujar Kepala Bidang Kedaruratandan Logistik BPBD Kabupaten Indramayu, Dadang, Selasa (6/2).

Dadang menyebutkan, ketinggian banjir yang merendam rumah warga itu bervariasi, mulai dari 30 sentimeter hingga satu meter. Banjir disebabkan meluapnya Sungai Panggang Welut, yang merupakan anak Sungai Cimanuk, setelah hujan lebat mengguyur sejak Sabtu (3/2) lalu.

Dadang mengatakan, warga yang terdampak banjir sebagian besar memilih bertahan di rumah mereka masing-masing. Namun, BPBD Indramayu tetap mendirikan posko bantuan dan dapur umum di lokasi banjir untuk memenuhi kebutuhan warga korban banjir.

Menurut Dadang, stok bahan pangan untuk warga korban banjir itu masih aman untuk dua hari kedepan. Untuk stok ke depan, BPBD masih menunggu instruksi lanjutan.

Sementara itu, selain dari BPBD, bantuan pun mengalir dari berbagai pihak, salah satunya Polres Indramayu. Kapolres Indramayu, AKBP Arif Fajarudin, memimpin langsung pemberian bantuan sembako bagi korban banjir di Kecamatan Patrol.

"Dengan bantuan paket sembako, kami berharap bisa meringankan beban warga yang menjadi korban banjir," tutur Arif.

Sementara itu, banjir yang melanda wilayah Kecamatan Patrol mulai surut, Selasa (6/2). Warga pun disibukkan dengan aktivitas membersihkan rumah dan perabot milik mereka yang sempat terendam banjir. "Semoga banjir tidak terjadi lagi," kata seorang warga Desa Limpas, Jajo.

Terpisah,Forecaster BMKG Stasiun Jatiwangi, Ahmad Faa Izyn, menjelaskan, potensi hujan sedang hingga lebat diprakirakan akan terjadi sepanjang Februari 2018. Warga di Wilayah Ciayumajakuning (Cirebon, Indramayu, Majalengka, Kuningan) pun diimbau untuk mewaspadai potensi bencana yang terjadi akibat tinginya intensitas hujan tersebut. "Bulan Februari ini merupakan puncak musim hujan," tandas Ahmad. (Red)

MKRdezign

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget