2017

Menara Post - Prajurit TNI yang tergabung dalam Satuan Tugas (Satgas) TNI Manunggal Masuk Desa (TMMD) Reguler ke 100 Kodim 0103/Aceh Utara, Provinsi Aceh, mengajarkan ngaji kepada anak-anak di lokasi kegiatan TMMD di Kecamatan Nisam Antara, Kabupaten Aceh Utara.
Kegiatan mengajarkan baca Alquran tersebut, dilakukan oleh Sersan Satu Usni, yang merupakan anggota Kodim 0103/Aceh Utara, kepada anak-anak di Dusun Tumpok Mesjid, Desa Darussalam.
TNI Sedang mengajar mengaji
Di sela-sela kegiatan melaksanakan tugasnya sebagai Satgas TMMD, Sertu Usni juga diberi perintah oleh atasannya untuk mengajarkan baca tulis Alquran kepada anak-anak didaerahnya bertugas. "Saya diperintahkan oleh Dandim, untuk juga mengajar anak-anak di sini mengaji," ucapnya.

Selain menjalankan perintah atasan, Sertu Usni mengatakan memiliki motivasi utuk membagi dan juga meneruskan pengetahuan agama kepada generasi selanjutnya sebagai bekal hidup di dunia dan akhirat. Sehingga menjadi generasi yang Qurani dan selalu terjaga hidupnya dari perbuatan yang dapat merugikan dirinya sendiri dan orang lain.

"Kemampuan mengaji mereka sangat bagus, namun ada sebagian kecil yang harus disempurnakan makhrijul hurufnya dengan baik. Akan tetapi pada umumnya anak-anak ini memang luar biasa," ungkap Sertu Usni.
[ads-post]
Mengajarkan baca tulis Alquran kepada anak-anak memiliki ketertarikan tersendiri baginya. Selain dapat berbagi pengetahuan juga merasakan ketenteraman hati baginya. Sertu Usni yang berasal dari Labuhan Batu, Rantau Prapat, Sumatera Utara tersebut, mengaku tidak memiliki keahlian khusus dalam mengaji. Hanya sekolah di Madrasah Tsanawiyah (MTs) kemudian dilanjutkan ke Madrasah Aliyah (MA) saat di kampung halamannya. Tetapi, Usni terus memperdalam pengetahuan baca Alquran. Berbekal kemampuan itulah, dimanapun dirinya bertugas akan selalu mengajarkan ngaji kepada anak-anak sesuai dengan kemampaun yang dimilikinya.

Bahkan, sewaktu masih bergabung di kesatuan lamanya di Batalyon 113 Kompi B Cunda, Sertu Usni menyempatkan diri untuk mengajarkan ngaji kepada anak-anak di asrama tempatnya tinggal. Mengajarkan ngaji kepada masyarakat juga menjadi kewajiban bagi anggota TNI dalam membina masyarakat.

Sebagaimana diketahui, pelaksanaan TMMD reguler ke 100 di Kecamatan Nisam Antara, berlangsung mulai 27 September lalu dibuka secara resmi oleh Bupati Aceh Utara Muhammad Thaib dan akan berakhir pada 26 Oktober mendatang. Di antara sejumlah sasaran fisik yang dikerjakan antara lain, meliputi pembukaan jalan sepanjang 4.000 meter dengan lebar 6 meter, pembuatan 4 unit Box Culvert, merehab dua unit rumah tidak layak huni, pembuatan lapangan voli dan rehab tempat wudhu pada rumah ibadah setempat. Selain itu, untuk sasaran non fisik dilakukan penyuluhan terkait peternakan, pertanahan, perkebunan, wawasan kebangsaan (Wasbang), Narkoba, kehutanan, hukum dan sosialisasi pembuatan pupuk organik.

Kecamatan Nisam Antara, termasuk salah satu kawasan pedalaman di Aceh Utara. Kecamatan Nisam Antara yang merupakan pemekaran dari Kecamatan Nisam, berada diperbatasan Kabupaten Bener Meriah yang merupakan daerah dataran tinggi Gayo.

Menara Post - JAKARTA -- Oleh: Fajar Kurnianto.
Alquran adalah mukjizat terbesar yang diberikan Allah kepada Rasulullah. Selain sebagai petunjuk hidup bagi orang beriman dan bertakwa agar meraih kebahagiaan di dunia dan di akhirat dengan membaca, merenungkan, dan mengamalkannya (QS al-Baqarah [2]: 2), ia juga bisa menjadi tameng atau pelindung bagi seseorang dari hal-hal buruk atau tak diinginkan.
Al-Qur'an
Dalam hadis, misalnya, dikatakan bahwa orang yang membaca dua ayat terakhir surah al-Baqarah pada malam hari itu sudah cukup baginya sebagai pelindung dari hal buruk pada malam itu (HR al-Bukhari dan Muslim).

Dalam kitab Mafatih al-Faraj karya Muhammad Shiddiq al- Mansyawi disebutkan kisah Muhammad bin Sirin (Ibnu Sirin) yang selamat dari kejahatan para penjahat yang berusaha membunuhnya pada malam hari karena membaca beberapa ayat Alquran.

Dikisahkan, Ibnu Sirin menginap di sebuah rumah yang ternyata adalah sarang sekelompok penyamun jahat. Setelah menyadari situasi buruk itu, ia tiba-tiba ingat hadis Nabi yang mengatakan, "Barang siapa membaca 33 ayat pada malam hari, ia akan diselamatkan dari binatang buas dan pencuri jahat. Ia dan keluarganya juga akan dilindungi Allah sampai pagi."

Malam itu, Ibnu Sirin membaca ayat-ayat tadi. Tidak lama kemudian, ia melihat sejumlah penyamun jahat mendekatinya dengan pedang terhunus lalu menyabetkannya ke arah dirinya berkali-kali. Ajaib, pedang itu sama sekali tidak mengenai tubuhnya, padahal ia tidak bergerak sama sekali.

Pagi harinya, pemimpin penyamun itu menemuinya lalu bertanya, "Kamu itu manusia atau jin?" Ibnu Sirin menjawab, "Manusia." Si pemimpin itu bertanya, "Bagaimana bisa kamu selamat dari sabetan-sabetan pedang kami. Pedang kami seakanakan membentur tameng besi yang melindungimu?" Ibnu Sirin pun menceritakan bahwa ia telah membaca ayat-ayat tadi.

Ayat-ayat tersebut, seperti disampaikan Ibnu Sirin, yaitu ayat 1-5 surah al-Baqarah, ayat 255-257 surah al-Baqarah, ayat 284- 286 surah al-Baqarah, ayat 54-56 surah al-A'raf, ayat 110-111 surah al-Isra, ayat 1-11 surah ash-Shaffat, ayat 33-35 surah ar- Rahman, ayat 21-24 surah al-Hasyr, dan ayat 1-4 surah al-Jin.

Ibnu Sirin (33-110 H) adalah salah seorang ulama saleh generasi tabiin. Ia juga seorang ahli fikih dan banyak meriwayatkan hadis. Ia juga seorang wara', berhati-hati dalam hal agama. Disebutkan pula, ia senang sekali memuliakan tamu, rajin shalat malam, menangis dalam shalatnya, serta biasa berpuasa Daud.
[ads-post]
Al-Khatib al-Baghdadi dalam kitabnya, Tarikh Baghdad, mengatakan, "Ibnu Sirin adalah seorang ulama ahli fikih Basrah dan dia terkenal sekali sebagai orang wara' di masanya." Salah satu karya monumentalnya yang bisa dibaca sampai saat ini adalah kitab Tafsir al-Ahlam.

Kisah Ibnu Sirin adalah salah satu dari banyak bukti nyata kemukjizatan Alquran seperti yang disampaikan Rasulullah bahwa ia merupakan pelindung bagi orang yang membacanya dari halhal buruk. Namun, ia hanya melindungi pembacanya yang betulbetul mengamalkannya dalam kehidupan; pembaca yang telah menjadikan Alquran sebagai pedoman, penuntun, dan petunjuk hidupnya (way of life), sehingga, Alquran menjadi napasnya, kepribadiannya, akhlaknya, seperti halnya Rasulullah.

Aisyah pernah ditanya mengenai akhlak suaminya itu, lalu ia menjawab, "Akhlak beliau adalah Alquran." (HR al-Bukhari dan Muslim). Orang demikianlah yang mendapatkan perlindungan Allah melalui Alquran.

Dalam hadis lain bahkan dikatakan, tidak hanya di dunia, di akhirat pun Alquran akan memberinya pertolongan, seperti dikatakan Rasulullah, "Bacalah oleh kalian Alquran itu, sebab Alquran itu akan datang pada hari kiamat sebagai pemberi syafaat (penolong) kepada orang yang membacanya." (HR Muslim).

Pada hadis lain, beliau bersabda, "Alquran itu akan didatangkan pada hari kiamat nanti bersama dengan para ahlinya (orang yang gemar membaca dan mengamalkannya)." (HR Muslim). Wallahu a'lam.

Menara Post - Perusahaan otomotif saat ini berlomba-lomba untuk menciptakan motor listrik. Kini, sepeda motor bertenaga nuklir segera hadir.
Konsep motor tenaga nuklir (foto: topspeed)
Motor ini diklaim tak memerlukan bahan bakar selama 40 tahun.
Seperti dilansir dari Carscoops, Senin (23/10/2017), sang desainer, Romain Herment, asal Prancis memberi nama motor ciptaannya ini Motorbike 2050 Version 2. Selain menghemat bahan bakar fosil, Romain juga berpendapat bahwa motor dengan baterai atau energi listrik memiliki beberapa kelemahan seperti, sistem pengisiannya yang harus rutin bila digunakan.
[ads-post]
Motor ini menggunakan tenaga dari unsur Deuterium dan Tritium, yang menjadi bahan untuk fungsi nuklir pada mesin Motorbike 2050 Version 2.

Romain memprediksi motor bertenaga nuklir ini akan menjadi transportasi yang umum pada tahun 2050. Desain Motorbike 2050 Version 2 terlihat sangat futuristik, meski masih terlihat aneh di masa sekarang ini.

Motor tenaga nuklir ini hanya memiliki beban berat kurang lebih 55 kg, dan yang paling memberikan rasa untuk memilikinya adalah kekuatan daya tahan pada baterainya. Sekali mengisi ulang, motor ini bisa bertahan hidup hingga 40 tahun.

Menara Post - Salah seorang pegawai Perusahaan Daerah Pasar Pakuan Jaya (PD-PPJ) berurusan dengan polisi karena kasus narkoba. Kaur Operasional Pasar Sukasari berinisial S diamankan polisi dalam razia skala besar yang dilakukan di Tugu Kujang, Minggu (15/10) dini hari.
Ganja Ilustrasi
Dilaporkan Radar Bogor (Jawa Pos Group), pelaku S diketahui bersama rekannya berinisial M kedapatan memiliki dua linting ganja, dengan berat hampir 1 gram.
“Kedua orang itu masing masing berinisial M dan S. Saya tidak tahu tepatnya pelaku penjaga pasar dimana, yang jelas pelaku seorang pegawai penjaga pasar,” ujar Kasat Reserse Narkoba Polresta Bogor Kota, Kompol Agah Sonjaya.

Kini, kedua-nya berada di Rumah Sakit Mardzuki Mahdi (RSMM) guna mengikuti observasi terlebih dahulu. Jika hasil ovservasi memutuskan untuk dilakukan rehabilitasi, maka keduanya akan direhabilitasi selama dua bulan.

“Tapi, jika dalam jangka waktu tersebut belum sembuh, maka masa rehabilitasinya akan ditambah sampai benar-benar sembuh,” tandasnya.

Dikonfirmasi, Dirut PD-PPJ, Andri Latif mengaku ingin terlebih dahulu memastikan kabar tersebut. Sebab, dia belum mengetahui informasinya secara pasti. “Saat ini PD-PPJ sedang meminta keterangan resmi dari Polres dan RS Marzuki Mahdi kebenarannya. Apakah yang bersangkutan memang dinyatakan positif sebagai pengguna narkoba atau bukan,” ujarnya.

Jika memang barang bukti dua linting ganja didapat di mobil yang dikendarai S, maka menurutnya belum tentu narkoba tersebut milik S. Sehingga perlu dipastikan terlebih dahulu. “Didapatkan di dalam kendaraan, harus dibuktikan bahwa barang bukti adalah milik yang bersangkutan dan memang positif pengguna,” ungkap Andri.
[ads-post]
Pihaknya kata dia, akan mengambil langkah tegas setelah keterlibatan S dalam pemakaian maupun kepemilikan ganja terbukti. “Apabila terbukti, yang bersangkutan memiliki dan pengguna, pasti kami akan tindak tegas. Sesuai dengan aturan kepegawaian, yang terlibat narkoba diberhentikan dengan tidak hormat,” tandasnya.

Sementara, Kepala Badan Narkotika Nasional Kabupaten/Kota (BNNK) Bogor, Nugraha Setia Budhi mendesak Wali Kota Bogor Bima Arya agar memeriksa urin seluruh pegawainya. Pasalnya, keterlibatan pegawai pemerintah (PNS, BUMD dan sebagainya) dengan kasus narkoba bukan yang pertama kalinya.

“Sesuai dengan surat keputusan (SK) Mendagri Nomor 50 tahun 2017, minimal dalam setahun dilakukan satu kali tes urin untuk PNS. Namun kalau bersifat kasuistik dua minggu sekali juga bisa,” jelasnya.

Dia berharap ota Bogor tak kalah dengan Kabupaten Bogor yang sudah menerapkan peraturan tersebut dari jauh-jauh hari. Pemerikasaan ini memang ditujukan untuk menghindarkan penggunaan narkoba khususnya di kalangan aparatur sipil negara (ASN).

“Wali kota harusnya memerintahakan kepada ASN-nya untuk melakukan tes urin, baik SKPD maupun di luar itu. Kalau kabupaten sudah, bukan himbauan lagi tapi pelaksanaan,” tandasnya.


Mentimun
Menara Post - Mentimun atau cucumis sativus L., adalah tanaman yang termasuk suku labu-labuan (Cucurbitaceae). Ditilik dari sejarahnya mentimun berasal dari daerah pegunungan Himalaya, di India Utara. Mentimun memiliki banyak varietas tapi pada umumnya mentimun sudah dikenal luas oleh masyarakat Indonesia. Mentimun biasanya dikonsumsi sebagai lalapan, pelengkap menu makanan sehari-hari. Tapi mungkin belum banyak yang tahu bahwa mengkonsumsi mentimun juga memiliki manfaat bagi kesehatan, seperti yang diulas di bawah ini.

Inilah 10 manfaat mentimun bagi kesehatan tubuh kita :

1. Mengontrol tekanan darah tinggi
Bagi Sobat yang mengalami tekanan darah tinggi dapat mencoba mengkonsumsi jus mentimun atau mengkonsumsi mentimun langsung. Kandungan kalium, magnesium dan serat alami yang terdapat pada mentimun berkhasiat dalam menurunkan tekanan darah tinggi.

2. Memperlancar pencernaan
Kandungan serat yang terdapat pada mentimun terbukti dapat memperlancar pencernaan. Mengkonsumsi mentimun secara teratur dapat membantu mengatasi masalah pencernaan seperti gastritis, maag, perut mulas atau konstipasi (kondisi susah buang air besar).


3. Kesehatan ginjal
Mentimun ternyata juga mampu menjaga kesehatan ginjal dan kantung kemih. Kandungan air pada mentimun membantu kinerja ginjal dalam memproduksi urine (urinasi).


4. Menurunkan kadar gula dalam darah
Mengkonsumsi mentimun baik bagi penderita diabetes karena mentimun mengandung mineral mangan yang bermanfaat selama proses sintesa hormon insulin dalam tubuh.
[ads-post]
5. Menurunkan kadar kolesterol
Bagi Sobat yang memiliki kolesterol tinggi ada baiknya mulai rutin mengkonsumsi mentimun. Di dalam buah mentimun terkandung senyawa sterol yang berkhasiat dalam menurunkan kadar kolesterol jahat pada tubuh.

6. Meningkatkan daya tahan tubuh & mencegah dehidrasi
Vitamin C pada mentimun berperan aktif dalam meningkatkan sistem kekebalan tubuh sehingga tubuh tidak mudah terserang penyakit baik karena perubahan cuaca atau lainnya. Kandungan air pada mentimun juga mampu mencegah tubuh mengalami dehidrasi.

7. Mencegah kanker
Mentimun mengandung lariciresol, pinoresol, dan secoisolariciresinol. Ketiga kandungan tersebut sangat berperan dalam menghambat pertumbuhan kanker antara lain kanker usus, kanker payudara, kanker ovarium, kanker rahim, dan kanker prostat. Ingin mengetahui makanan yang dapat mencegah kanker lainnya? Simak Manfaat Jus Wortel Untuk Kesehatan.

Menjaga kesehatan mata
Mungkin Sobat hanya mengetahui kalau wortel lah makanan yang bermanfaat untuk kesehatan mata. Ternyata mentimun juga bermanfaat bagi mata karena mentimun juga mengandung vitamin A. Meletakkan irisan mentimun pada kelopak mata juga mampu merelaksasi otot dan saraf mata sehingga mata tidak mudah lelah yang dapat memicu penurunan kesehatan mata itu sendiri. Selain itu, mengkonsumsi mentimun juga dapat mencegah retensi air yang dapat memicu pembengkakan di sekitar mata.

9. Menjaga kesehatan gigi dan gusi
Kandungan serat dan sifat mentimun yang dingin dapat mengatasi masalah peradangan termasuk radang gusi. Mengkonsumsi mentimun dapat meningkatkan produksi air liur dan menetralisir asam dan basa di dalam rongga mulut sehingga gigi dan gusi tidak mudah terserang penyakit.

10. Baik untuk kesehatan kulit
Pengaplikasian masker mentimun pada kulit wajah sudah dipercaya sejak lama memberikan efek baik pada kulit. Bukan hanya dagingnya, bahkan biji mentimun mengandung vitamin E dan potassium yang bermanfaat bagi kesehatan kulit, diantaranya:
- Revitalisasi kulit. Menggunakan masker mentimun secara rutin dapat membuat kulit wajah lebih kencang.
- Mengurangi bintik hitam atau noda pada wajah.
- Mengurangi garis halus dan keriput pada wajah.

Ilustrasi
Menara Post - Minum air putih setelah bangun tidur merupakan kegiatan yang sangat baik.
Mengingat air putih merupakan minuman yang paling baik untuk dikonsumsi.

Air putih merupakan minuman segar dan sangat baik bagi organ-organ tubuh manusia.

Pada tubuh manusia terdiri atas 70% air putih yang membuat kebutuhan akan air putih sangat banyak.
Namun minum air putih setelah bangun tidur, sebaiknya air dingin atau hangat?
Hal itulah yang masih menjadi pertanyaan.
Begini penjelasan ahli gizi klinis, Cassie Vanderwall yang dilansir TribunStyle dari laman Today.

Sebaiknya saat mengkonsumsi air putih disesuaikan dengan suhu yang tepat.
Karena jika mengkonsumsi sesuatu pada suhu yang berbeda dari suhu tubuh akan membuat tubuh harus bekerja lebih keras.
[ads-post]
Artinya saat bagun tidur disarankan untuk minum air putih dalam keadaan hangat.
Dengan meminum air hangat pada pagi hari apalagi jika ditambah dengan rendaman lemon terbukti mampu mengurangi aktivitas radikal bebas di tubuh.
Minum air putih hangat saat bangun tidur di pagi hari dengan kondisi perut masih kosong memiliki manfaat yang baik bagi tubuh.
Seperti meningkatkan pengencangan usus dan membantu pencernaan serta mengatur pergerakan usus.
Sehingga minum air hangat dapat memberikan rasa nyaman pada perut.
Terutama bagi yang memiliki masalah pencernaan.
Namun meski begitu, minum air putih sangatlah baik untuk kesehatan.

Muara Post - JAKARTA – Peristiwa G30S/PKI begitu membekas pada keluarga Jenderal AH Nasution. Meski menyatakan telah memaafkan, namun kenangan peristiwa di kediaman Nasution tidak mungkin hilang. Karena itu, Putri sulung Nasution, Hendrianti Saharah Nasution, mengungkapkan ketidaksetujuannya bila film pengkhianatan PKI karya Arifin C Noer itu diperbaharui.
Museum PKI
Yanti, panggilan Hendrianti, yang saat itu masih berusia 13 tahun menjadi saksi hidup ketika rumah ayahnya digeruduk pasukan Tjakrabirawa. ’’Waktu itu saya lompat ke tempat Tendean (Pierre Tendean, ajudan AH Nasution),’’ kenangnya usai menghadiri reuni SMPN 216 Jakarta di halaman belakang Museum AH Nasution kemarin (30/9).

Karena melarikan diri itulah, dia selamat dari kejaran pasukan Tjakrabirawa. Apalagi, setelah Tendean dibawa paksa oleh pasukan yang mengira bahwa dia adalah Nasution. Dia mengapresiasi pemutaran kembali film G30S PKI itu di sejumlah tempat dan salah satu televisi swasta. Sebab, bagaimanapun generasi muda harus diberi penjelasan mengenai apa yang terjadi pada masa itu.

Orang-orang dewasa harus memikirkan bagaimana menyampaikan sejarah tersebut kepada anak-anak, sehingga generasi penerus juga bisa mengerti. Berkaitan dengan hal itu pula, Yanti secara pribadi menyatakan ketidaksetujuannya bila Film lawas itu diperbaharui. ’’Saya sudah tahu bagaimana film ini dibuat,’’ lanjutnya.

Menurut dia, film tersebut mampu merekonstruksi situasi yang terjadi saat itu dengan apik. Tentu, bila ada sedikit perbedaan menjadi hal wajar karena sentuhan sutradara untuk warna film. Misalnya, Nasution dikatakan sudah tiga hari berada di Bandung. Pada kenyataannya, Istri Nasution, Johanna Sunarti, menyebut sang suami sudah dua hari di Bandung untuk mengelabui Tjakrabirawa.

’’Kalau ada kontroversi atas film itu, maka yang bisa menjawab adalah orang yang melihat di mana kontroversi itu,’’ tutur Yanti. Yang penting, penonton melihat bahwa kejadian tersebut adalah yang sebenarnya. Dia justru mempertanyakan apa motif dari pembaruan film tersebut.

Sementara itu, Museum Sasmitaloka Jenderal Besar AH Nasution kemarin dipadati pengunjung. Lebih dari 100 pengunjung silih berganti masuk ke kompleks seluas 1.000 meter persegi itu. Mulai dari generasi tua yang membawa serta anak-anaknya, hingga generasi muda yakni pelajar dan mahasiswa.

Empat pemandu yang disediakan cukup kewalahan memberi penjelasan kepada para pengunjung. Salah satunya, Serma R Suryanto. Dia mengajak pengunjung mengamati satu persatu bagian rumah Nasution. Khususnya, ruang tidur yang menjadi lokasi penembakan putri kedua Nasution, Ade Irma Nasution.

Saat pasukan Tjakrabirawa menyerbu, sang istri menyuruh Nasution kabur melompati tembok yang membatasi rumahnya dengan Kedutaan Besar Irak. Gara-gara melompati tembok setinggi tiga meter, kaki Nasution patah. ’’Beliau lalu sembunyi di drum yang ada di situ, lalu pingsan,’’ terangnya kepada pengunjung. Sementara, Joanna membohongi prajurit Tjakrabirawa dengan menyebut bahwa Nasution sudah dua hari berada di Bandung.

Di saat hampir bersamaan, Pierre Tendean keluar dan menyatakan bahwa dia adalah ajudan Jenderal AH Nasution. ’’Tapi yang didengar oleh Tjakrabirawa, Saya Jenderal AH Nasution. Apalagi wajahnya mirip,’’ lanjutnya. Alhasil, Tendean pun diculik dan berakhirlah penyerbuan di rumah tersebut. Nasution selamat dan dibawa ke Makostrad, namun tidak demikian dengan putrinya.

Yanti menuturkan, hubungan antara keluarganya dengan keluarga eks PKI tidak ada masalah. ’’Orang tua saya itu memaafkan,’’ tambahnya. Sang bunda merupakan pegiat sosial yang aktif dan banyak membantu warga, termasuk eks PKI. Keluarganya memang berseberangan dengan ideologi komunis. Namun, hubungan kemanusiaan tetap baik-baik saja.

Deanna Nurazizah, salah seorang pengunjung, menuturkan bahwa dia datang karena ingin bertemu dengan Yanti, meski akhirnya tidak bisa bertemu. Dia mengaku antusias dan terharu mendengar penjelasan dari pemandu. ’’Bagaimana pejuang kita melawan PKI waktu itu, keren lah,’’ tutur mahasiswi Universitas Negeri Jakarta itu.

Sebelumnya, dia hanya mendengar sejarah peristiwa 1965 dari orang tua dan guru-gurunya saat masih sekolah. Namun, penjelasannya tidak pernah utuh. ’’Runtutannya itu dari mana dulu (peristiwa 1965), saya masih bingung. Tiba-tiba diceritakan PKI itu seperti ini,’’ lanjutnya.

Hal senada juga disampaikan Ayu Kumala Dewi, mahasiswi UNJ lain yang datang bersama Deanna. Dia tidak mendapatkan gambaran utuh bagaimana mulanya hingga peristiwa 30 September 1965 bisa terjadi. ’’Dan mengapa tujuh jenderal itu yang diincar,’’ tuturnya.

Pengunjung lainnya, Faradila Sakina, menuturkan bahwa dia datang ke museum itu karena penasaran setelah menonton Film G30S PKI. Selain itu, momennya juga pas, yakni pada 30 September. ’’Kata guru saya, kita harus benar-benar memahami sejarah, karena sejarah sering diputarbalikkan faktanya,’’ ujar siswi SMKN 16 Jakarta itu. Dia datang bersama tujuh rekannya.

Dia paling terkesan dengan kejadian di kamar saat Ade Irma Nasution terbunuh. Juga kejadian di ruang makan saat Joanna membohongi Tjakrabirawa soal keberadaan suaminya, dan menyebut kehadiran Tjakrabirawa hanya untuk membunuh mereka.

Sementara itu, pagi ini upacara Hari Kesaktian Pancasila akan digelar di Monumen Pancasila Sakti di Kawasan Lubang Buaya, Jakarta Timur. Bila tidak ada perubahan, Presiden Joko Widodo akan menjadi inspektur dalam upacara yang dijadwalkan berlangsung pukul 08.00 itu.

Muara Post - Ulah pengamen kadang bikin geregetan. Sering kali mereka meminta diberikan uang dengan cara memaksa..


Padahal, lagu yang mereka nyanyikan kadang juga asal-asalan. Belum lagi penampilannya yang urakan justru membuat tak nyaman.

Seperti yang terekam dalam video ini. Ulah pengamen di dalam bus ini bikin seorang penumpang kesal.

Dia emosi tak diberikan uang. Pengamen itu berkata-kata yang memojokkan si penumpang.

Semula si penumpang diam. Lama-lama si pengamen makin ngeyel. Saat diladeni dan ditantang, si pengamen langsung ciut dan minta maaf berkali-kali.

Video ini pertama kali diunggah pemilik akun Facebook, R Indra Permana.

" Awalnya gagah ngamuk2 n nantang, tapi akhirnya ciut mlempem
*Pengamen terminal Kali Deres. Pesan moral: Jangan Takut."

Ini video yang merekam ulah si pengamen:

Menara Post - Pertanyaan yang tampak sederhana, sesederhana cara berpikir orang yang mengungkapkannya. Untuk menjawab, mungkin kita perlu menelaah lagi sejarah dan fakta yang ada di lapangan.
Penulis
Asma Nadia

Saya tidak akan bercerita tentang peristiwa bulan Oktober di tahun 1945, ketika kelompok pemuda PKI membantai pejabat pemerintahan di Kota Tegal, menguliti serta membunuh sang bupati. Tak cukup di situ, mereka menghinakan keluarganya. Kardinah, adik kandung RA Kartini yang menikah dengan bupati Tegal periode sebelumnya, termasuk salah satu korban. Pakaian wanita sepuh itu dilucuti, kemudian diarak dengan mengenakan karung goni.

Betapa saat rakyat Indonesia tengah berjuang melawan penjajah, ketika arek-arek Suroboyo berebut merobek bendera merah putih biru di Hotel Yamato, lalu bertarung menghadapi sekutu pada 10 November, di belahan lain sebulan sebelumnya, sejumlah pejuang turut berdarah-darah dalam pertempuran lima hari di Semarang, membredeli tentara Jepang, PKI justru merusak tatanan bangsa di mana-mana. Menggerogoti dari dalam.

Anasir PKI bergerak merebut kekuasaan di Slawi, Serang, Pekalongan, Brebes, Tegal, Pemalang, Cirebon, dan berbagai wilayah lain. Menghilangkan nyawa anak bangsa dan tokoh pejuang. Bupati Lebak dihabisi, tokoh nasional Otto Iskandardinata diculik dan dieksekusi mati bahkan keberadaan jenazahnya menyisakan misteri. Sultan Langkat dibunuh serta hartanya dijarah. Bahkan Gubernur Suryo, tokoh sentral dari peristiwa di Surabaya juga dibunuh PKI.
[ads-post]
Ketika tokoh PKI Amir Syarifuddin Harahap berhasil menjadi Perdana Menteri di tahun 1948, arus bawah PKI merasa mempunyai kekuatan. Muso memproklamirkan Republik Soviet Indonesia, beraliansi komunis. Dan lebih parah lagi dalam Perjanjian Renville, dengan mudah Amir Syarifuddin menyerahkan begitu banyak kekuasaan pada Belanda dan memasung wilayah Indonesia.

Keganasan PKI makin membabi buta.
Saya sebenarnya tidak hendak bercerita tentang peristiwa di Gontor. Ketika setiap pagi menjelang, satu per satu kyai diabsen dan nama yang disebut serta-merta disembelih. Atau kisah Haji Dimyati, aktivis Masyumi yang digorok lehernya sebelum dimasukkan ke sebuah sumur bersama korban pembantaian lainnya.

Juga tentang kesaksian Isra dari Surabaya yang ayahnya diseret ke sawah sembari dihajar beramai-ramai hingga jasadnya tidak berbentuk lagi; hancur, habis terbakar, dan dimakan anjing. Sang anak terpaksa memungut potongan tubuh ayahnya satu per satu dan dimasukkan kaleng.

Atau cerita Moch. Amir yang empat sahabatnya sesama aktivis dakwah disiksa dengan dipotong kemaluan dan telinga mereka hingga ajal menjemput. Atau testimoni Suradi saat para kyai dimasukkan loji lalu dibakar. Yang berhasil keluar tak lantas bebas, melainkan dibacoki. Pun saya sejujurnya tidak ingin mengisahkan kesaksian Mughni yang melihat tokoh Islam dari Masyumi di Ponorogo diciduk dan dinaikkan truk. Telinga kakaknya dipotong, lalu dibuang di sumur tua.

Juga tentang Kapolres Ismiadi yang diseret dengan Jeep Wilis sejauh 3 km hingga wafat. Setelah tentara dibunuhi, gantian polisi dilibas. Kemudian pejabat, ulama, serta para santri.
Pascagerakan komunis berhasil dihentikan di tahun 1948, pada 1965 PKI kembali beraksi.
Buya Hamka, Ketua MUI pertama dan para ulama lainnya dipenjara. Mereka difitnah oleh kalangan PKI yang saat itu sangat dekat dengan pemerintah berkuasa. Tak hanya menerima siksaan setiap hari, Buya Hamka memperoleh ancaman akan disetrum kemaluannya.

Deretan kisah mengiris hati di atas pernah saya baca, tapi tidak akan saya ceritakan sebagai jawaban atas pertanyaan itu. Karena mungkin hanya dianggap serpihan dari peristiwa kecil.

Tapi, kini mari kita lihat apa yang terjadi jika komunisme berkuasa.
Di Uni Soviet, sekitar 7 juta orang tewas dalam Revolusi Bolsevik dipimpin oleh Lenin. Di masa Stalin 20 juta orang terbunuh untuk memuluskan program komunisme.
Salah satu cara komunisme bertahan adalah, melestarikan tidak adanya perbedaan pendapat, dan jika berbeda sebaiknya dibunuh, berapa pun jumlah korban yang dibutuhkan.

Di Kamboja, sekitar 2 juta orang atau sepertiga jumlah penduduk dibantai untuk mengukuhkan kekuasaan komunis. Di Cina jumlah korban meninggal dalam revolusi diduga mencapai 80 juta.
Jadi, jika PKI bangkit, memangnya kenapa?
Pertanyaan seperti ini lebih baik dijawab dengan pertanyaan.
JIka PKI pernah mengkhianati kemerdekaan bangsa, apa jaminan mereka tidak akan mengulanginya?

Jika baru mempunyai sedikit kekuasaan saja sudah membantai begitu banyak orang, apa yang terjadi jika memegang kekuasaan besar?

Jika komunisme dilatih tidak bisa berbeda pendapat, lalu di mana letak kebebasan?
Dan yang terpenting dari semua itu, jangan berteriak korban. Mengutip Ahmad Mansur Suryanegara, PKI di Indonesia bukan korban, mereka pelaku. Atau istilah Agung Pribadi dalam buku Gara-Gara Indonesia, ini saatnya rekonsiliasi, kita bisa maafkan, tapi jangan lupakan sejarah pembantaian yang dilakukan PKI.

Muara Post - JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita uang ratusan juta rupiah dalam operasi tangkap tangan (OTT) Wali Kota Batu, Jawa Timur, Eddy Rumpoko, Sabtu 16 September 2017.
Wali Kota Batu Eddy Rumpoko. Foto/kotabatu.go.id
"Dalam OTT KPK mengamankan uang tunai Rp 300 juta, " kata Wakil Ketua KPK Laode M Syarif dalam konferensi pers di Gedung KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta, Minggu (17/9/2017).

Dalam kasus ini, KPK telah menetapkan Eddy sebagai tersangka penerima suap proyek pengadaan senilai Rp 5,26 miliar di pemerintah daerah setempat.

KPK juga menetapkan Kepala Bagian ULP Pemkot Batu Edi Setiawan sebagai tersangka penerima suap. Sedangkan Filipus Djap adalah pengusaha hotel di Kota Batu ditetapkan sebagai tersangka penyuap.

Sementara dua orang yang turut diamankan dalam operasi tangkap tangan Sabtu 16 September 2019, yakni ZE selaku Kepala BKAD Kota Batu dan Y selaku sopir Eddy Rumpoko masih diperiksa sebagai saksi.
[ads-post]
Adapun rincian alat bukti suap Rp300 juta itu, yakni masing masing diterima Wali Kota Eddy Rumpoko Rp200 juta dan Rp100 juta di tangan tersangka Edi Setiawan.
Uang pecahan lima puluh ribu itu terbungkus kertas koran dan berada dalam paper bag. Tim KPK meringkus tersangka Filipus saat menyerahkan uang ke Wali Kota Eddy Rumpoko.

Selain pengusaha hotel, tersangka Filipus juga direktur PT Dailbana Prima selaku penggarap proyek pengadaan mebelair dan penyertaan modal di Kota Batu.
Terungkap dalam pemeriksaan suap yang diberikan Filipus merupakan sisa fee proyek pengadaan meubelair yang belum terbayar.

Diketahui sebagai penggarap proyek PT Dailbana Prima berkewajiban menyetor fee Rp500 juta atau 10 % dari nilai proyek Rp5,26 miliar.

Dalam OTT, kata Laode, KPK menyegel sejumlah ruangan, yakni di antaranya ruang Wali Kota Batu, ruang ULP, ruangan BKAD dan ruang tersangka Filipus.

"Saat ini tim KPK masih terus melakukan pengembangan," kata Laode.

Menara Post - Selain memperkenalkan iPhone 8 dan iPhone 8 Plus, Apple akhirnya benar-benar mengumumkan kehadiran iPhone X (iPhone ten). Perangkat ini merupakan penanda kiprah iPhone yang sudah berlangsung selama satu dekade.
iPhone X
“iPhone X merupakan masa depan dari sebuah smartphone dan juga lompatan besar dari seri iPhone,” ujar Senior Vice President of Worldwide Marketing Apple Phil Schiller saat peluncuran iPhone X, Rabu (13/9/2017).

Memiliki layar Super Retina dengan diagonal 5,8 inci, iPhone Xmengusung desain dengan layar berbingkai tipis. Adapun bahan yang digunakan di perangkat masih sama dengan iPhone 8 dan iPhone 8 Plus, yaitu berbahan kaca. Apple juga membuat perangkat ini antiair maupun debu.

“Perangkat ini hadir dengan teknologi Super Retina Display dan menjadi seri iPhone pertama yang menggunakan teknologi OLED paling mumpuni,” ujarnya. Perangkat ini hadir dalam dua pilihan opsi 64GB dan 256GB dengan harga mulai dari US$ 999 atau sekitar Rp 13 juta dan dapat dipesan pada Oktober 2017.

Apple juga menggantikan teknologi Touch ID dengan Face ID. Sesuai namanya, sistem keamanan berbasis biometrik ini menggunakan pengenalan wajah. Untuk membuatnya berjalan baik, Apple menggunakan truedepth camera system di bagian depan, yang terdiri kamera dan sejumlah sensor lain.

iPhone X dipersenjatai chip A11 Bionic berbasis neural engine yang diklaim memiliki kemampuan lebih baik dari generasi sebelumnya. Bersamaan dengan iPhone X, perusahaan tersebut juga memperkenalkan Animoji, yaitu emoji animasi yang dapat dibuat berdasarkan wajah pengguna.
[ads-post]
Mengingat hadir dengan desain nyaris tanpa bingkai, tombol “Home” pun absen di perangkat anyar ini. Karena itu, Apple mengubah navigasi di iPhone X dengan lebih banyak memanfaatkan sapuan di layar.”Untuk membuka perangkat, kamu cukup mengusap layar ke atas. Begitu pula saat ingin berganti aplikasi, kamu cukup mengusap layar ke atas dan tampilan akan kembali ke halaman depan,” ujar Schiller menjelaskan.

Adapun untuk keperluan fotografi, iPhone X mengandalkan dua lensa pada kamera utamanya yang disusun secara vertikal. Kedua lensa di kamera utamanya beresolusi 12MP dan masing-masing sudah dilengkapi dengan Optical Image Stabilization (OIS).

“iPhone X juga dapat memberikan hasil tangkapan gambar portrait dengan kamera depannya. Fitur lighting portrait juga dapat diakses dari perangkat ini,” tuturnya.


Muara Post - Dinas Perhubungan DKI Jakarta dan Ditlantas Mapolda Metro Jaya sudah melakukan berbagai cara untuk mensterilkan jalur khusus bus Transjakarta. Namun sayangnya, ragam upaya seperti meninggikan separator, menempatkan petugas hingga dipasangkan palang pintu belum efektif.

Akhirnya, petugas melakukan razia rutin di sepanjang jalur khusus tersebut. Sejumlah orang yang terjaring menolak ditindak.

Seperti pria ini. Dia tertangkap tangan oleh petugas karena masuk ke busway. Bukannya mengakui kesalahannya, pria ini malah menanyakan apakah penertiban yang dilakukan petugas memiliki surat perintah atau tidak.

Semula memang petugas tidak mau memberikan, tapi karena pria ini terus memaksa karena tak percaya akhirnya secarik kertas diberikan. Dan pria itu sibuk memotret tugas perintah penertiban itu.

Videonya viral. Belum diketahui lokasi penertiban:

Mensra Post - Jakarta - Komisi III DPR meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tidak berlama-lama membiarkan orang yang telah ditetapkan sebagai tersangka kasus korupsi.
Wakil Ketua Komisi III DPR Benny K Harman mengatakan, saat ini masih ada ditemukan sejumlah pejabat negara yang menyandang status tersangka kasus korupsi, tapi belum juga diproses oleh KPK.
Gedung DPR RI
"Ada pejabat atau mantan pejabat ditetapkan sebagai tersangka setahun dua tahun lalu, tapi belum diproses juga. Maksud kami, kalau memang belum cukup buktinya, jangan ditetapkan tersangka dulu dong," kata Benny, saat rapat kerja dengan pimpinan KPK, di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (12/9).

Seharusnya, kata Benny, KPK langsung menahan seseorang yang sudah ditetapkan sebagai tersangka. Sebab, KPK sudah barang tentu mengantongi barang bukti yang cukup dalam menetapkan seseoarang menjadi tersangka.
[ads-post]
"Kalau bisa begitu ditetapkan tersangka, satu bulan langsung ditangkap. Menurut saya tidak sesuai dengan Pancasila, sila kedua, kalau KPK menyandera seseorang bertahun-tahun sebagai tersangka," tegas politikus Partai Demokrat itu.

Dalam kesempatan itu, Benny sempat menyindir sejumlah tersangka kasus korupsi yang beralasan sakit ketika hendak akan menjalani pemeriksaan sebagai tersangka kasus korupsi. Namun, Benny tidak menyebut secara spesifik pihak yang dimaksud. "Ada juga yang dipanggil KPK tapi langsung sakit dia, jadi tidak jadi diperiksa," sindir Benny.

Diketahui, KPK menetapkan Ketua DPR Setya Novanto (Setnov) sebagai tersangka kasus dugaan korupsi e-KTP kurang lebih dua bulan yang lalu. Namun, hingga saat ini Ketua Umum Partai Golkar itu masih bebas berkeliaran dan memimpin DPR.

Menara Post - Depok - Penyanyi Melly Goeslaw dan Hedi Hunus berhasil mengumpulkan dana Rp 561 juta dalam “Konser Kemanusiaan Cinta dan Peduli Rohingya” di Ballroom Bumi Wiyata, Depok, Minggu, 10 September 2017. Konser sekaligus penggalangan dana ini bekerja sama dengan Qupro Indonesia.
Penyanyi Melly Goeslaw dan Hedi Yunus saat mengelar Konser Kemanusiaan Cinta dan Peduli Rohingya, Ballroom Hotel Bumi Wiyata, Minggu, 10 September 2017. Photo By.tempo
Melly Goeslaw mengatakan sudah lima tahun terakhir ini dia terlibat dalam penggalangan solidaritas atas tragedi kemanusiaan yang terjadi di berbagai belahan dunia. Saat ini bencana kemanusiaan terjadi di Myanmar, jadi seluruh dana yang terkumpul akan disalurkan untuk keperluan pengungsi Rohingya di perbatasan Bangladesh.

“Tadi terkumpul Rp 561 juta akan digunakan membeli pangan dan obat-obatan pengungsi,” ujar Melly saat konferensi pers seusai konser.
[ads-post]
Menurut Melly, dia sedih melihat derita Rohingya melalui video yang tersebar di media sosial. Dana yang terkumpul ini akan terus dipantau penyalurannya hingga sampai ke tangan para pengungsi. “Hasilnya nanti akan dipublikasikan ke publik.”

Hedi Yunus menambahkan, sebagai seniman dia bertugas menghibur para donatur agar terketuk hati mereka. Kejadian yang menimpa etnis Rohingya sudah mengetuk rasa kemanusiaan seluruh orang, tidak lagi memperhatikan latar belakang agama dan negara. “Semoga yang kejadian di Myanmar, tidak terjadi di Indonesia,” kata Hedi.

Dalam konser kemanusiaan ini Melly membawakan beberapa lagu hit, seperti Bunda, Ada Apa dengan Cinta?, dan Ayat-ayat Cinta. Sedangkan Hedi membawakan lagu seperti Doaku Harapanku dan Shalawat Badar.

Sumber : Tempo

Muara Post - Pekalongan - Sepasang warga negara asing (WNA) asal Republik Ceko dan Slowakia kehabisan ongkos berada di Pekalongan, Jawa Tengah. Kedua WNA bernama Nedomelel Petr (36) dan Bratska Jara (29) kebingungan saat ternyata tak bisa membayar biaya hotel di Pekalongan.

2 Turis Bule Kehabisan Ongkos di Pekalongan




"Tadi pagi kita mendapatkan laporan dari pihak hotel, soal keberadaan dua WNA yang tidak memiliki uang saat akan membayar hotel," ujar Kasubag Humas Polres Pekalongan AKP M Dahyar kepada detikcom, Minggu (10/9/2017).

Keduanya sudah menginap di sebuah hotel di Pekalongan sejak Sabtu (9/9) pukul 18.30 WIB. Mendapati adanya laporan dari pihak hotel, dua petugas piket Polsek Wiradesa langsung menuju ke hotel tersebut. 
[ads-post]"Dari pihak hotel sendiri tidak mepersoalkan pembayaran hotel. Yang mereka pikirkan agar dua WNA tersebut bisa sampai kota tujuan, yakni Jakarta," jelas M Dahyar.

Petugas yang datang ke hotel, langsung memeriksa identitas kedua WNA tersebut. Dari hasil pengecekan identitas, dua WNA ini, memiliki paspor yang masih berlaku sampai 2023, sedangkan visa sampai 22 September 2017.
"Kami langsung melakukan koordinasi dengan pihak Kantor Imigrasi Pemalang. Karena tidak adanya pelanggaran, kami antarkan keduanya dengan menumpang bus ke Jakarta," kata Dahyar. 

CIANJUR – Jaringan Perdagangan perumpuan dijadikan pekerja seks komersil (PSK) berhasil dibongkar Jajaran Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Cianjur, Rabu (7/9).
Sejumlah PSK dan mucikari terjaring operasi oleh Polres Cianjur. Foto: Pojoksatu
Kasatreskrim Polres Cianjur, AKP Benny Cahyadi menuturkan, pihaknya berhasil membongkar jaringan perdagangan perempuan tersebut setelah adanya laporan dari warga.
Penangkapan tersebut berawal setelah mencurigai sebuah mobil Xenia bernomor polisi F 1178 WR, warga yang telah menghubungi polisi lalu menghentikan laju kendaraan tersebut.
Di dalam mobil terdapat Dendi (25) yang membawa dua orang perempuan yang diduga akan dijual. “Dari penangkapan satu orang tersangka yang berada di dalam mobil, kami kembangkan dan akhirnya kami amankan semuanya sebanyak sembilan orang,” kata Benny.
Dikatakannya, dari sembilan orang tersebut mempunyai peran yang berbeda-beda dalam menjalankan operasi. Ada yang bertugas keliling mencari pelanggan, ada yang bertugas membawa mobil, dan ada yang bertugas menunggu panggilan dari pelanggan.
“Mereka berkeliling dengan menggunakan mobil, jadi tidak diam di tempat dan menunggu,” ujarnya.
Menurutnya, ini merupakan modus baru yang dilakukan di wilayah Cianjur. Perempuan-perempuan tidak menunggu di sebuah rumah atau tempat prostitusi melainkan bergerak di dalam mobil minibus.
Modus seperti ini terkadang sulit terendus karena kawasan Cipanas merupakan tempat wisata. Sehingga kedok prostitusi dengan perempuan yang ditawarkan di dalam mobil baru terungkap.
“Setelah kami kembangkan ada dua agen berbeda yang menjual perempuan. Dua agen ini bertugas sebagai mami,” kata Benny.

Dari penuturan tersangka, rata-rata pemesan perempuan tersebut tak hanya dari dalam negeri, tapi juga banyak wisatawan asing terutama dari kawasan Timur Tengah.
“Kami biasanya menunggu panggilan dari penghubung yang memesan perempuan, satu jam tarifnya Rp300 ribu. Kami biasanya parkir di beberapa tempat sambil menunggu, rata-rata pelanggan kami dari Timur Tengah,” ujar tersangka yang mengaku warga Cipanas ini.

INDRAMAYU – Seorang gadis di bawah umur di Kabupaten Indramayu diperkosa pria yang baru dikenalnya. Dalam aksi bejatnya, pria yang akhirnya diketahui berinisial LN (46) warga Kecamatan Cikedung itu mengancam membunuh korban jika menolak keinginannya.
Ilustrasi
Kasat Reskrim Polres Indramayu AKP Dadang Sudiantoro membenarkan kasus pemerkosaan tersebut. Menurutnya, peristiwa itu terjadi di areal kuburan di Desa Jatisura, Kecamatan Cikedung.
Korban diperkosa saat tengah nongkrong bersama seorang pacar dan sejumlah teman pria lainnya. Korban tiba-tiba didatangi seorang pria dewasa yang tidak dikenalnya, kemudian meminta berkenalan.
Kedatangan pria tersebut, karuan membuat korban bersama pacar dan teman-temannya kaget. Keberadaan pria itu juga membuat gadis ABG tersebut risih, kemudian pindah tempat duduk.
Tidak beberapa lama kemudian, LN tiba-tiba menarik tangan korban lalu memukul wajahnya. Tidak berhenti di situ saja, pelaku kemudian menjambak rambut korban dan membawa paksa ke tempat sepi.
Pacar dan teman korban yang melihat pelaku bersikap brutal, mencoba menghalanginya. Namun, pelaku langsung menodongkan sebilah pisau bengkok dan mengancam akan membunuh korban.
Di areal pekuburan itu, korban dengan kondisi tertekan dan ketakutan karena ingin dibunuh, akhirnya pasrah. Melihat korban tak berdaya itu, pelaku melampiaskan syahwatnya dengan leluasa. Setelah puas menyetubuhi gadis tersebut, pelaku pun meninggalkan korban di area pekuburan.
Menurut Dadang, korban kemudian menceritakan perisitiwa yang dialaminya itu kepada orang tuanya. Merasa anaknya diperlakukan tidak senonoh, orang tua korban lalu melaporkan kasus itu ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Indramayu.
Setelah menerima laporan, petugas langsung bergerak melakukan penyelidikan. Beberapa lama kemudian, pelaku pemerkosaan tersebut berhasil ditangkap.
“LN kini diamankan di Mapolres Indramayu dan sedang menjalani pemeriksaan petugas Unit PPA. Kami jerat dengan pasal 81 ayat 1 UURI Nomor 35 tahun 2014 tentang Perubahan atas UU RI No 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak,” ujar Dadang, Rabu (6/9). 

Sumber : radar cirebon

Penemuan tengkorak di Desa Penyombaan, Kecamatan Arut Utara (Aruta), Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) mulai menemui titik terang, dari hasil visum terkuak bahwa struktur anatomi tengkorak berusia 18-25 tahun dengan jenis kelamin perempuan.

Temuan tengkorak tersebut makin kuat mengarah kepada sosok bidan cantik bernama Dini Prasetyani. Perempuan ini merupakan warga Desa Arga Mulya, Kecamatan Pangkalan Banteng dan bertugas sebagai bidan di Puskesmas Pembantu (Pustu) Desa Penyombaan.
Berdasarkan informasi yang dihimpun laman Kalteng post di lapangan, orang tua Dini sudah melaporkan kehilangan anaknya sekitar Juli lalu. Hingga kini, perempuan yang suka mengupload foto selfienya di media sosial Facebook ini tidak diketahui rimbanya. Hal ini makin menguatkan tengkorak tersebut adalah Dini.
Belum diketahui kabarnya Dini juga disampaikan oleh Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kobar dr Ratna Soeryandari.
[post_ads]
Dia membenarkan bawah Dini adalah pegawai Pustu Desa Penyombaan dan diketahui menghilang awal Agustus lalu dan menjadi hari terakhirnya masuk bekerja.

“Setelah itu tidak diketahui lagi kabarnya, namun untuk memastikan apakah ada keterkaitan kehilangan dengan penemuan tengkorak di Desa Penyombaan ini, kita belum bisa memastikan, karena juga masih menunggu hasil tes DNA,” kata dr Ratna kepada wartawan, Rabu (6/9/2017).

Mungkinkah tengkorak tersebut adalah Dini? hingga kini aparat kepolisian belum berani menyimpulkan.

Kapolres Kobar AKBP Pria Premos melalui Wakapolres Kompol Dhovan Oktavianto mengatakan, kasus ini masih dalam penyelidikan dan lagi dikembangkan. “Sementara masih ada empat saksi yang diperiksa,” terang Wakapolres.
[post_ads_2]
Sementara terkait laporan masyarakat yang mengaku kehilangan keluarganya, Wakapolres menyebut informasi tersebut akan ditindaklanjuti. “Dan kita cek melalui tes DNA,” pungkasnya.

Bandung - Demokrat bersama PPP dan PAN sepakat membangun koalisi baru untuk Pilgub Jabar 2018. Koalisi poros tengah ini bakal menawarkan sosok baru selain figur-figur yang selama ini mengemuka.

Selama ini ada tiga figur yang digadang-gadang akan maju di Pilgub Jabar yaitu Wali Kota Bandung Ridwan Kamil, Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi dan Wakil Gubernur Jabar Deddy Mizwar.

"Harapannya ada calon baru, yang selama ini barangkali di luar yang sudah ada, itu harapan yang dibuat partai (koalisi)," kata Ketua DPD Demokrat Jabar Iwan Sulandjana saat dihubungi via telepon genggam, Rabu (6/9/2017).

Ia menuturkan kemunculan calon baru ini akan memberikan pilihan lain kepada masyarakat. Jangan sampai masyarakat berpikir hanya tiga nama saja yang siap menjadi pimpinan di Jabar nantinya.

"Selama ini seperti ada penggiringan kalau calon hanya itu itu saja, saya dengan PPP dan PAN ingin membuat poros baru dan menunjukkan kepada masyarakat kalau calon itu banyak," ungkap dia.

MENARA POST - Indramayu,Perhelatan pemilihan kuwu (pilwu) serentak bagi 138 desa di kabupaten Indramayu akan dilaksanakan pada 13 Desember 2017. Pemerintah Daerah sudah menganggarkan hampir 13 milyar untuk seluruh kebutuhan proses tersebut. Dan tahapanya sudah dimulai sejak Agustus lalu.
Ilustrasi
Ditemui di ruangan kitinggil (gedung pertemuan) dalam kegiatan sosialisasi regulasi pilwu serentak di kabupaten Indramayu, kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Dudung Indra Ariana mengatakan bahwa pemilihan kuwu sekarang berbeda dengan sebelum-sebelumnya, semua kebutuhan panitia dalam melaksanakan proses pemilihan kuwu   akan ditanggung sepenuhnya oleh APBD termasuk pos pengamanan. Ia menambahkan bahwa dana yang akan diterima oleh pantia lokal (desa) tidak untuk alokasi pengamanan karena pos tersebut sudah dicover oleh kabupaten lewat satu pintu. Jadi penggunaannya nanti murni untuk kebutuhan pantia sebagaimana tertuang dalam peraturan daerah (perda) no.5 tahun 2017.
[ads-post]
“Panitia Tidak boleh memungut ataupun menerima dalam bentuk apapun kepada calon, karena Haram hukumnya”. Tandasnya. Beliau juga menambahkan bahwa Kalaupun masih ada kebutuhan lainya, bisa dialokasikan lewat anggaran desa dan itu sifatnya untuk kebutuhan hari H.

Masih dalam keterangannya adapun mekanisme pencairan dana tersebut, setelah panitia pemilihan kuwu (pilwu) tingkat lokal (desa) mengajukan rincian kebutuhan anggaran kegiatan ke pemerintah daerah melalui kecamatan, maka daerah akan mentransfer (dana pilwu.red) melalui kas Desa untuk kemudian diserahkan oleh pemerintah desa kepada panitia tanpa potongan apapun kecuali kebutuhan pajak.
Ditemui terpisah sekjen Generasi Masyarakat Peduli Desa (GMPD) Aripin menyampaikan bahwa  dengan regulasi yang baru tersebut diharapkan pemilihan kuwu serentak yang akan dilaksanakan oleh 138 desa tahun 2017 ini akan melahirkan calon-calon kuwu yang potensial, karena semua orang punya kesempatan untuk ikut peran dalam konstelasi politiik di desa tanpa harua memikirkan biaya untuk pendaftaran (uang kursi).

“Masyarakat harus cerdas dalam menggunakan hak pilihnya agar memperoleh kuwu terbaik yang bisa membawa perubahan di sana” paparnya.

Ia juga berharap agar panitia pilwu dapat memulai budaya baru dengan membuat terobosan yang bisa mengupas kemampuan para calon dalam membaca permasalahan di desa lewat pemaparan program-programnya sehingga masyarakat tidak lagi memilih kucing dalam karung, juga bisa menjadi pegangan masyarakat untuk ditagih jika kelak kemudian terpilih.
“ calon kuwu itu berbeda dengan calon pemimpin lainya karena ia selalu bersentuhan langsung dengan masyarakat, mukanya harus tebal jika ia lupa dengan janjinya, sanksi moralnya lebih besar” tandasnya.

Menara Post - Oleh Miftakul Akla

Dalam sistem demokrasi, peran partai politik (parpol) sangat besar menjadi penghubung yang strategis antara pemerintahan dan warga negara. Tidak berlebihan jika ada yang beranggapan, parpollah yang menentukan demokrasi Indonesia.

Ilustrasi
UU Nomor 2 Tahun 2008 menyebutkkan parpol dibentuk untuk mewujudkan cita-cita nasional bangsa sesuai dengan UUD 1945. Menjaga dan memelihara keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Mengembangkan kehidupan demokrasi berdasarkan Pancasila dengan menjunjung tinggi kedaulatan rakyat, serta mewujudkan kesejahteraan bagi seluruh rakyat. Artinya, parpol dibentuk sebagai wadah untuk menampung suara dan aspirasi rakyat untuk menuju kesejahteraan.

Tetapi seiring waktu berjalan, ternyata banyak parpol melenceng dari tujuan awalnya karena banyak kader yang notabene generasi muda, terjerat kasus korupsi. Hal ini pun membuktikan, spirit dan peran besar kaum muda sebagai agen of change dalam beberapa dekade terakhir mulai meragukan. Tambah lagi dengan gaya hidup hedonisme, gempuran budaya barat menjadi salah satu penyebab utama.

Jiwa nasionalisme kaum muda mulai luntur dan peran vital yang selama mereka mainkan mulai berubah. Padahal, ibarat nyawa kehidupan, nasionalisme merupakan jantung keberlangsungan kehidupan berbangsa bernegara. Nasionalisme merupakan tiang penegak eksistensi suatu negara. Kondisi ini semakin parah dengan banyaknya generasi muda yang mulai melupakan Pancasila sebagai ideologi Indonesia.

Sedikit ke belakang, sejarah terbentuk tidak terlepas dari peran dan kerja keras kaum muda. Sejak kebangkitan nasional tahun 1908 sampai kemerdekaan, kaum muda memegang peranan vital dalam perjalanan sejarah. Saat kritis, pemuda selalu berada di garda depan dan sigap. Mereka bersatu tujuan tanpa memandang suku, ras, maupun agama. Spirit itulah yang kemudian menjadi cikal bakal Soempah Pemoeda 28 Oktober 1928 dan Kemerdekaan Indonesia.

Pemuda-pemudi mengikrarkan satu tanah air, satu bangsa, dan satu bahasa Indonesia. Peran mereka masih terlihat ketika Orde Lama dan baru tumbang, sampai bergulirnya reformasi. Campur tangan pemuda tidak bisa diabaikan dalam sejarah Indonesia.
Seiring berubahnya zaman, peran besar kaum muda mulai tidak terasa ketika Indonesia sedang membangun sistem demokrasi, sistem pemerintahan yang oleh Abraham Lincoln (1809–1865) didefiniskan sebagai pemerintahan dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat. Artinya, kekuasaan tertinggi dalam sistem demokrasi di tangan rakyat. Wargalah yang mempunyai hak, kesempatan, dan suara sama di dalam mengatur kebijakan pemerintahan.
[ads-post]
Namun sayang, peran besar pemuda seolah “terpasung” dengan berbagai kebijakan serta aturan yang dibuat sekelompok golongan atas nama demokrasi. Aturan yang secara tidak langsung mengebiri hak-hak kaum muda yang ingin berkontribusi untuk bangsa dan negara.

Demokrasi yang seharusnya menjadi media untuk memberi kebebasan justru sebaliknya. Kaum pemuda mulai kehilangan arah dan tujuan karena lebih banyak yang berpikir pragmatis. Memang, untuk menuju demokrasi membutuhkan kendaraan bernama parpol.

Peran awal yang baik sudah hilang.

Kepentingan parpol yang merupakan kepanjangan tangan suara rakyat mulai pudar. Parpol lebih banyak ditunggangi kepentingan organisasi atau kelompok tertentu yang pragmatis. Mereka mengabaikan kepentingan rakyat. Banyak faktor yang menyebabkan peran parpol dalam penegakan sistem demokrasi mulai dipertanyakan.

Di antaranya, parpol lebih banyak berorientasi politik praktis. Tidak dipungkiri, pascareformasi parpol lebih banyak didominasi kepentingan politik praktis. Partai saling sikut untuk mendapat lebih banyak kursi legislatif guna semakin meningkatkan bargaining. Padahal di sisi lain, politik praktis yang dianut dan dijalankan parpol mengabaikan hak serta aspirasi rakyat.
Regenerasi

Regenerasi
Regenerasi tubuh parpol tidak sehat. Sudah menjadi rahasia umum, kaderisasi internal parpol terus menjadi persoalan serius yang tidak bisa diselesaikan. Bahkan, sejumlah parpol mulai menunjukkan indikasi gagal dalam kaderisasi. Kondisi itu semakin pelik ketika ada politik dinasti dalam parpol.
Padahal, politik dinasti sangat tidak sehat dan bisa meruntuhkan sistem demokrasi yang sedang dibangun. Kemudian, minimnya peran politisi muda dari unsur cendikiawan. Padahal kalau boleh jujur Indonesia merupakan gudang cendikiawan yang memiliki pemikiran brilian untuk memajukan bangsa. Tetapi karena tidak memiliki “cukup ruang” untuk berekspresi dalam sistem demokrasi, akhirnya ide dan gagasan besar tersebut tinggal tetap dalam benak.
Sebagai pilar demokrasi, parpol harus bisa mengembalikan eksistensinya sebagai perwakilan suara rakyat. Nilai filosofis yang selama ini mulai terabaikan karena banyak parpol yang memiliki orientasi praktis. Meski sekarang semakin banyak bermunculan partai baru, ternyata belum sepenuhnya bisa mewakili suara rakyat. Parpol belum sepenuhnya bisa menampung politisi dan kaum muda “berbakat” seperti kaum cendikiawan atau kaum intelektual yang benar-benar hanya ingin membangun bangsa, tanpa ditumpangi kepentingan lain. Ini tantangan besar parpol agar mau menampung dan mewadahi pemuda-pemudi yang memiliki kapabilitas membangun bangsa.
Parpol harusnya mulai menata internal dengan memberi ruang bagi kaum cendekiawan yang ingin bersama berkontribusi untuk bangsa. Tidak hanya asal merekrut kader, tanpa dibekali kemampuan dan hanya berdasarkan popularitas. Sebenarnya, banyak kaum muda memiliki kapasitas, tapi tidak bisa menyalurkan gagasan dan inovasinya karena ruang berdemokrasinya tertutup.
Pembenahan internal parpol sangat mendesak mengingat demokrasi Indonesia belum bisa menyejahterakan seluruh rakyat seperti dicita-citakan founding fathers. Pembenahan internal partai dengan memasukkan generasi muda “berbakat.” Dengan begitu, citra parpol akan lebih baik dan bisa benar-benar menjalankan fungsi untuk mengembangkan demokrasi berdasarkan Pancasila berlandaskan nilai-nilai ketuhanan. Mereka bisa mewujudkan keadilan dan kesejahteraan rakyat. 
Penulis Mahasiswa Pascasarjana Undip Semarang

MENARA POST - Kehadiran Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) jelas sangat penting di saat lembaga lain tidak mampu menumpas korupsi. Lembaga lain lebih banyak bermain, tetapi KPK sungguh menjadi harapan memberangus para penilep uang rakyat.
Gedung KPK Pusat
Dengan kata lain, negara ini membutuhkan lebih banyak lagi lembaga semacam KPK karena koruptor terus beranak-pinak. Mereka menggurita memasuki seluruh sendi dan relung institusi negara.

Maka ketika terjadi berbagai upaya DPR membonsai KPK lewat banyak cara, sungguh menyedihkan. Mengapa DPR yang seharusnya mendukung proses pemberantasan korupsi malah terus saja tiada henti berupaya menumbangkan KPK. Salah satu cara melumpuhkan KPK dengan membentuk Pansus KPK. Seperti biasa, DPR tidak pernah mendengarkan suara rakyat, maka meski banyak ditolak, pansus tersebut terbentuk juga dengan pemaksaan diri karena malu kalau tidak terbentuk.

Heboh pansus tambah tak terkendali ketika seorang Direktur Penyidikan KPK, Brigjen Aris Budiman, nyelonong memenuhi panggilan pansus, meskipun jelas-jelas institusi tempat bekerjanya melarang. KPK tidak mengakui pansus, sehingga menyatakan tidak akan meluluskan permintaan pansus terkait penyidikan.

Alasan Aris bahwa kehadirannya atas nama pribadi, rasanya tidak tepat. Sebab begitu seseorang menjadi pejabat, sebenarnya atribut bernama pribadi, sudah hilang. Dia menjadi milik publik, tidak bisa lagi mengataskanamakan pribadi. Demikian juga dengan Aris, begitu berada di KPK, apalagi menjabat selevel direktur, jelas tidak bisa mengatasnamakan pribadi. Dia hadir tidak bisa dalam kapasitas pribadi. Inilah yang sering tidak dipahami para pejabat. Begitu menjadi pejabat, ya tidak lagi boleh mengatasnamakan pribadi.
Pengamat dari Padang menilai kehadiran Aris ke pansus untuk kepentingannya sendiri. Dia mau mencari dukungan DPR untuk kasusnya. Memang nama Aris disebut-sebut dalam persidangan mantan anggota DPR, Miryam S Haryani, pemberi keterangan palsu dalam kasus korupsi e-KTP. Dalam video yang diputar di persidangan, terungkap ada sejumlah penyidik bertemu anggota Komisi III DPR di luar pemeriksaan. Salah satunya Aris. Selain itu, melalui video pemeriksaan Miryam itu disebutkan pula Aris menerima uang dua miliar rupiah. Itulah dugaan pengamat dari Padang tadi bahwa kehadiran Aris di pansus untuk mencari dukungan.
[ads-post]
Konflik dengan penyidik Novel Baswedan telah mendorong Aris ke pansus. Tak pelak hal ini menimbulkan keresahan di dalam internal KPK. Kasus akan semakin ramai bila polisi melanjutkan laporan Aris dan menjadikan Novel tersangka. Masyarakat pegiat antikorupsi menilai laporan Aris janggal. Hal itu mestinya diselesaikan secara internal, tidak perlu melaporkan ke polisi.

Kapolri Jenderal Tito Karnavian juga perlu tegas dalam kisruh bawahannya ini, jangan sampai meluas. Apalagi dalam sebuah online ditulis bahwa Novel atas nama pegawai KPK menolak terhadap penyidik senior dari Polri yang akan ditempatkan di KPK.

Menurut Novel, wadah pegawai KPK menolak karena Aris selalu menghalangi pemeriksaan sejumlah oknum Polri yang tersangkut dalam kasus yang sedang ditangani KPK. Jadi e-mail Novel ke Aris yang menjadi dasar pelaporan ke polisi atas nama wadah pegawai KPK, bukan Novel pribadi. Kapolri harus menghentikan kasus ini agar ikut serta menjaga ketenangan, sehingga KPK tidak gaduh. Sebab jika konflik berkepanjangan akan sangat merugikan rakyat karena koruptor tertawa-tawa.

Kapolri juga proaktif menelusur, benar tidaknya pernyataan Novel, sejumlah oknum Polri yang mau diperiksa terus dihalangi. Masyarakat menunggu totalitas Jenderal Tito untuk benar-benar membersihkan institusi Polri dari gaya lama seperti itu, saling melindungi. Tito harus lebih memperlihatkan, ada revolusi perbaikan dalam institusi Polri selama dia pimpin. Caranya, bongkar yang menghalangi pemeriksaan oknum Polri. Beranikah Kapolri?

Lahir dengan otak terlalu cemerlang dan dibesarkan dengan hobi berkuda, barangkali poker bagi Olivia Boeree adalah sesuatu yang paling akhir dicarinya.
Liv Boeree

 Namun, dunia memang suka memberikan keajaiban. Perempuan yang kelak memilih nama panggung Liv Boeree ini bahkan kini layak menyandang gelar ratu poker sejagat.

Poker hadir ketika ia begitu aktif di sekolah. Liv Boeree menjadi kapten hampir semua olahraga di tempatnya belajar. Hoki, lari, netball, dan semua hal yang membuatnya berkeringat, selalu dicoba dan dimenanginya.
Di sela-sela kegiatan tadi, poker seolah menjadi penjaga agar Liv Boeree senantiasa menyeimbangkan fisik dengan otaknya. Ada kenikmatan tersendiri kala Liv mampu menjungkalkan rekan-rekan prianya di usia muda. Bahkan, julukan ratu poker sudah layak disematkan ketika itu.
Berkuliah di University of Manchester dan mengambil Fisika plus Astrofisika, rasanya poker akan dilupakan Liv. Apalagi urusan kecerdasan, ia nyaris begitu sempurna.

MKRdezign

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget