2018

 MENARA POST - Jakarta- Dewan Pers kerap menuding puluhan ribu media yang belum diverifikasi dan ratusan ribu wartawan yang belum ikut Uji Kompetensi Wartawan atau UKW, dengan sebutan abal-abal. Upaya Dewan Pers mencitrakan media dan wartawan abal-abal itu sukses membuat wartawan dan seluruh pemilik media kalang-kabut, sehingga terpaksa berduyun-duyun mengikuti proses verifikasi media dan kegiatan UKW dengan biaya tinggi sekalipun. 

Sangat sulit mencari pembenaran bahwa pelaksanaan UKW versi Dewan Pers tersebut memang murni untuk peningkatan kualitas dan standar profesi wartawan dan bukan untuk tujuan meraup lembaran rupiah di balik itu.

Tudingan abal-abal telah menjadi senjata Dewan Pers untuk menekan wartawan dan media agar mengikuti verifikasi media dan kegiatan bisnis UKW.

Disadari atau tidak Dewan Pers telah dengan bangganya menjadikan wartawan sebagai objek bisnis UKW abal-abal.
Mengutip ulasan mengenai Definisi sertifikasi kompetensi kerja versi Badan Nasional Sertifikasi Profesi atau BNSP, bahwa Sertifikasi Kompetensi adalah proses pemberian sertifikasi yang dilakukan secara sistematis dan obyektif melalui uji kompetensi yang mengacu kepada standar kompetensi kerja nasional Indonesia dan/atau internasional.  Untuk memastikan dan memelihara kompetensi diperlukan sistem sertifikasi yang kredibel  berdasarkan amanat Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2013 tentang ketenagakerjaan yang pembentukannya berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 23 Tahun 2004 tentang Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). Perlu diketahui juga, Lembaga Sertifikasi Profesi atau LSP yang merupakan kepanjangan tangan dari BNSP, proses pemberian lisensinya mengadopsi kepada standar ISO 17024. 

Nah, dari pertimbangan di atas dapat diketahui dengan jelas bahwa ke-27 LSP versi Dewan Pers tidak mengacu pada ketentuan tersebut atau tidak professional dan memenuhi standar ISO 17024 alias abal-abal.
[ads-post]
Sejatinya, sertifikasi kompetensi berkaitan dengan pencapaian pengalaman dan kemampuan dari tenaga kerja professional. Jadi perlu digaris bawahi bahwa lembaga yang dapat menentukan seseorang bekerja atau tidak adalah industri atau perusahaan pers (bagi wartawan). BNSP bersama-sama dengan LSP  hanya berada pada posisi membantu industri (perusahaan pers) untuk meyakinkan pihak pelanggannya bahwa mereka menggunakan tenaga (wartawan) kompeten.

Dewan Pers sepertinya perlu mengetahui bahwa terdapat 3 (tiga) jenis penerapan sertifikasi kompetensi yaitu Penerapan Wajib Setifikasi, penerapan Disarankan Sertifikasi (advisory) dan penerapan Sukarela Sertifikasi (voluntary). Penerapan Wajib pada sertifikasi kompetensi dilakukan oleh otoritas kompeten sesuai bidang tekhnisnya berdasarkan regulasi perdagangan jasa antar negara (WTO) terutama GATS yang diratifikasi Indonesia melalui Undang-Undang Nomor 7 Tahun 1994, sehingga penerapan Wajib Sertifikasi harus mengacu pada perjanjian ini. Penerapan Wajib Sertifikasi Kompetensi didasarkan pada hal-hal yang berkaitan dengan safety (keselamatan), security (keamanan), dan mempunyai potensi dispute (perselisihan) besar di masyarakat, dan seharusnya dinotifikasikan ke WTO.
Jadi sangat jelas dan terang benderang bahwa UKW bagi wartawan tidak wajib. Dengan begitu, sudah terbukti UKW yang dilaksanakan Dewan Pers ternyata tidak masuk pada jenis Penerapan Wajib Sertifikasi. Yang paling tepat UKW bagi wartawan diterapkan adalah jenis Penerapan Disarankan. Karena dalam program ini pemerintah memberikan insentif apabila masyarakat turut berpartisipasi dalam program ini, seperti bantuan sertifikasi, bantuan pengembangan kelembagaan dan sebagainya. Sistem inilah yang paling banyak dilaksanakan di dalam negeri. Nah, sistem Penerapan Disarankan Sertifikasi inilah yang paling tepat diterapkan kepada wartawan untuk UKW. UKW seharusnya tidak dijadikan legitimasi seseorang disebut wartawan atau bukan wartawan.

Kebutuhan UKW ini sesungguhnya untuk meyakinkan pelanggan Koran atau pembaca media online, dan pemirsa televisi dan radio untuk percaya bahwa proses pembuatan berita tersebut layak dipercaya karena dikerjakan oleh wartawan professional yang bersertifikat UKW. 
Dengan demikian publik atau masyarakat pembaca dan pemirsalah yang menjadi penentu rating maupun jumlah pembaca dan pemirsa dari berita media yang diyakini nilai kebenarannya. Semua akan terseleksi secara alamiah tanpa harus dibuat surat edaran ke mana-mana oleh Dewan Pers mengenai wartawan atau media mana yang harus dilayani.

Seperti contoh mengenai regulasi tentang makanan  biasanya ada label halal dari MUI sehingga masyarakat tahu makanan apa dan restoran mana yang halal dikonsumsi.
Seharusnya, hal itu yang dilakukan Dewan Pers. Tidak perlu memusuhi dan mencela wartawan dan media dengan sebutan abal-abal. Cukup label terverifikasi Dewan Pers dan wartawan bersertifikat UKW dipampang di halaman depan media. Selebihnya biarkan masyarakat yang memilih dan menentukan media seperti apa yang layak dibaca dan ditonton serta didengarnya. 

Berdasarkan pengalaman di lapangan, wartawan itu menjadi professional bukan karena ikut UKW abal-abal versi Dewan Pers, melainkan karena sebelum menjadi wartawan terlebih dahulu dilatih dan dididik oleh pimpinan di masing-masing media. Learning by doing atau belajar sambil mengerjakannya. Pendidikan dan peningkatan kualitas itu lazimnya dilakukan oleh level pimpinan redaksi atau redaktur kepada reporter dan Pimpinan redaksi kepada para redaktur di bawahnya. Itu mekanisme umum yang terjadi di keredaksian dalam menjalankan pekerjaan jurnalistik.
Kalau kemarin ada yang menulis bahwa UKW akan memisahkan antara wartawan professional dan wartawan abal-abal tentunya terbantahkan. Parameter seperti itu justeru terlalu sempit dan tendensius.

Buktinya, sampai hari ini kita masih disuguhkan pemandangan media-media mainstream berskala nasional ‘melacurkan diri’ dengan menjual idealisme pers melalui pemberitaan yang terlalu berpihak kepada arah politik kelompok penguasa. Tulisan ini bukan anti penguasa tapi untuk membuktikan bahwa parameter professional media terverifikasi, dengan segudang wartawan UKW, tidak akan menjamin bahwa karya jurnalistik abal-abal tidak akan terjadi.

Berkaitan dengan verifikasi media yang dilaksanakan Dewan Pers, sudah menjadi pembahasan hangat di kalangan wartawan. Media yang belum diverifikasi Dewan Pers kerap mengalami tindakan diskriminasi dan kriminalisasi akibat pemberitaan. Bahkan, surat edaran Dewan Pers  ke seluruh pemerintah pusat dan daerah, dan ke perusahaan-perusahaan nasional dan daerah telah mengancam eksistensi perusahaan pers yang belum terverifikasi Dewan Pers. Dewan Pers telah menjelma menjadi lembaga tinggi negara yang memiliki kekuasaan penuh untuk mengatur pemerintah pusat di tingkat kementrian, pemerintah daerah, dan bahkan perusahaan pelat merah dan swasta untuk melaksanakan ketentuan yang dibuatnya hanya melalui selembar Surat Edaran. Begitu superiornya Surat Edaran Dewan Pers sehingga para menteri, gubernur, bupati, walikota, dan pemimpin perusahaan nasional dan daerah tidak berani melawan meskipun jelas-jelas itu (surat edaran Dewan Pers) melanggar dan mencederai kemerdekaan pers yang dijamin UU Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.  Sudah sangat jelas bahwa Pasal 9 ayat (1) UU Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers berbunyi : ‘Setiap warga negara Indonesia dan negara berhak mendirikan perusahaan pers.’ Berbicara masalah hak, maka sebagus apapun peraturan Dewan Pers (menurut dia) jika melanggar hak asazi manusia maka akan berhadapan dengan pelanggaran konstitusi. 
Berdasarkan Pasal 8 ayat (1) Undang-Undang Nomor 12 tahun 2012 Tentang Pembentukan Peraturan Perundang-undangan  mengatur lembaga-lembaga (bukan hanya lembaga negara) yang berwenang membentuk peraturan perundang-undangan lainnya sebagai berikut : “Jenis Peraturan Perundang-undangan selain sebagaimana dimaksud dalam pasal 7 ayat (1) mencakup peraturan yang ditetapkan oleh Majelis Permusyawaratan Rakyat, Dewan Perwakilan Rakyat, Dewan Perwakilan Daerah, Mahkamah Agung, Mahkamah Konstitusi, Badan Pemeriksa Keuangan, Komisi Yudisial, Bank Indonesia, Menteri, badan, lembaga, atau komisi yang setingkat yang dibentuk Undang-Undang atau Pemerintah atas perintah Undang-Undang, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi, Gubernur, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten/Kota, Bupati/Walikota, Kepal Desa atau yang setingkat.”

Kemudian, Pasal 8 ayat (2) UU. No. 12 Tahun 2011 selanjutnya mengatur bahwa :   “Peraturan Perundang-undangan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) diakui keberadaannya dan mempunyai kekuatan hukum mengikat sepanjang diperintahkan oleh Peraturan Perundang-undangan yang lebih tinggi atau dibentuk berdasarkan kewenangan.”
Dalam pasal 15 ayat (2) huruf F, Undang-Undang Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers disebutkan Dewan Pers melaksanakan fungsi-fungsi sebagai berikut : ‘memfasilitasi organisasi-organisasi pers dalam menyusun peraturan-peraturan di bidang pers dan meningkatkan kualitas profesi kewartawanan.’
Sangat jelas di situ, Dewan Pers tidak diberi kewenangan oleh Undang-Undang untuk membuat peraturan-peraturan sendiri. Bahkan dalam Undang-Undang Pers jelas tertulis bahwa  fungsi Dewan Pers hanya ‘memfasilitasi.’ Jadi organisasi-organisasi pers lah yang berhak dan berwenang membuat peraturan-peraturan di bidang pers yang difasilitasi oleh Dewan Pers.

Patut diakui bahwa persoalan yang menjadi kekuatiran dan keresahan sekelompok elit yang mengaku pers professional, adalah dampak dari kemerdekaan pers yang dijamin Undang-Undang telah membuka peluang yang sangat luas dan mudah bagi warga masyarakat untuk mendirikan usaha media dalam skala kecil dan menengah. Dalam prakteknya, memang banyak kejadian memprihatinkan dimana sebagian kecil warga masyarakat yang keliru dan salah menggunakan media sebagai alat untuk memeras pejabat dan pengusaha. Namun demikian, itu (penyalahgunaan media) bukan berarti secara global Dewan Pers bisa menggenaralisir dan mencitrakan negative terhadap 43 ribuan media yang belum diverifikasi sebagai media abal-abal yang didirikan dengan tujuan untuk memeras pejabat. Tugas untuk menindak dan menertibkan itu (kasus pemerasan) bukan urusannya Dewan Pers melainkan pihak kepolisian dan organisasi perusahaan pers dan organisasi wartawan.

Sudah sangat jelas bahwa Peraturan Dewan Pers sendiri Nomor 4/Peraturan-DP/III/2008 tentang Standar Perusahaan Pers pada poin ke 17 disebutkan : ‘Perusahaan Pers Media Cetak diverifikasi oleh organisasi perusahaan pers dan perusahaan pers media penyiaran diverifikasi oleh Komisi Penyiaran Indonesia.’ Jadi verifikasi media itu tugas organisasi pers untuk menertibkan dan mengantisipasi agar tidak terjadi penyalahgunaan media.
Namun, pada prakteknya peraturannya dilanggar sendiri oleh Dewan Pers. Verifikasi media yang seharusnya dilakukan oleh organisasi perusahaan pers justeru diambil alih langsung oleh Dewan Pers.

Sedangkan untuk media online yang saat ini berjumlah puluhan ribu media ternyata belum ada peraturannya sama sekali tentang verifikasi. Jadi, verifikasi media online yang dilakukan Dewan Pers sesungguhnya selain bertentangan dengan Undang-Undang, juga tidak memiliki dasar hukum.

Dengan segala pertimbangan dan acuan hukum di atas maka dapat kami simpulkan bahwa apa yang dilakukan Dewan Pers tentang Verifikasi Perusahaan Pers dan pelaksanaan kegiatan UKW bagi wartawan adalah tidak mengacu pada ketentuan perundang-undangan yang berlaku alias abal-abal.

Persoalan lain yang tak kalah serius adalah sulitnya akses warga masyarakat di daerah yang menjadi korban pemberitaan dan atau wartawan lokal yang menjadi korban kekerasan atau diskriminasi dan pelarangan peliputan, untuk melapor ke Dewan Pers karena jarak dan biaya ke Jakarta cukup memberatkan. Tak jarang pihak-pihak yang merasa dirugikan atau korban pemberitaan terpaksa melaporkan dan menyelesaikan sengketa pers melalui jalur pidana ke pihak kepolisian di daerah. Selama bertahun-tahun Dewan Pers membiarkan kondisi ini terus terjadi dan dialami wartawan dan media. Bahkan Dewan Pers justeru ikut masuk di dalam persoalan kriminalisasi pers dengan membuat rekomendasi ‘sesat’ yang isinya menyatakan bahwa wartawan yang membuat berita bukan wartawan karena belum ikut UKW, dan media yang memberitakan belum diverifikasi, sehingga merekomendasikan kepada pihak pengadu agar meneruskan sengketa pers melalui jalur pidana umum atau pelanggaran UU ITE.

Sebagai solusi dari seluruh permasalahan di atas, baru-baru ini Sekretariat Bersama Pers Indonesia mengumpulkan ribuan wartawan dari berbagai penjuru tanah air untuk mengadakan Musyawarah Besar Pers Indonesia tahun 2018. Mubes ini bertujuan untuk memberi ruang seluas-luasnya bagi wartawan Indonesia untuk menentukan sendiri masa depannya. Mubes Pers Indonesia 2018 ini telah menghasilkan sebuah keputusan besar yakni Deklarasi Pembentukan Dewan Pers Independen atau DPI. Keputusan untuk membentuk DPI ini adalah sebagai jawaban atas kinerja buruk Dewan Pers yang selama ini dianggap sebagai ‘perusak’ kemerdekaan pers. Ratusan milyar rupiah bahkan mungkin sudah triliunan rupiah anggaran negara selama bertahun-tahun habis melalui sekretariat Dewan Pers di Kementrian Kominfo untuk pengembangan kualitas pers nasional, namun masalah pers tidak juga terselesaikan. Sebesar itu anggaran negara tercurah bagi sekretariat Dewan Pers namun masih ada saja sebutan abal-abal terhadap puluhan ribu media dan ratusan ribu wartawan oleh Dewan Pers.  Bahkan, akhir-akhir ini begitu marak kriminalisasi pers terjadi akibat peran rekomendasi Dewan Pers di dalamnya. Satu buah berita seharga nyawa sudah terjadi di Kalimantan Selatan. Almarhum Muhammad Yusuf meregang nyawa dalam tahanan akibat dikriminalisasi karya jurnalistiknya.  Ini bukti bahwa Dewan Pers bukan hanya gagal melindungi kemerdekaan pers tapi telah menjadi bagian dalam upaya mengkiriminalisasi pers. Untuk itulah DPI akan hadir sebagai penyelamat kemerdekaan pers. Nantikan pemilihan Anggota Dewan Pers Independen oleh 51 anggota tim formatur yang akan mengadakan rapat pemilihan pada awal tahun 2019 nanti melalui Kongres Wartawan Indonesia 2019. Kita tentukan sendiri masa depan pers Indonesia menuju pers yang professional dan bertanggung-jawab.

Penulis :
*Heintje G. Mandagie*
Ketua Tim Formatur Pemilihan Dewan Pers Independen/
Ketua Umum DPP Serikat Pers Republik Indonesia

 MENARA POST ,PAPUA  - Dalam rangka menyambut hari Natal dan Tahun baru 2019, prajurit Satuan Penugasan Yonif 725/Woroagi Pos Oksibil pimpinan Kapten Inf Imam Mutaqin, S.S.T.Han, S.Ip. mendatangi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Oksibil lalu membagikan kado Natal berupa mainan kepada anak-anak yang sedang sakit. Senin, (24/12).

Bertemu dengan Sinterklas saat perayaan hari Natal merupakan suatu keinginan yang sangat diidam-idamkan oleh seluruh anak-anak umat Kristiani. Bagaimana tidak, bahwa sosok Sinterklas adalah seorang yang baik hati dan suka menolong sesama dan berbagi keceriaan saat perayaan Natal tiba.

Untuk mewujudkan mimpi anak-anak tersebut salah seorang Prajurit Satgas Yonif 725/Woroagi Pos Oksibil menyamar sebagai Sinterklas dan membagikan hadiah kepada anak-anak yang sedang sakit di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Oksibil.

Penyamaran sebagai Sinterklas dan membagikan hadiah kepada anak-anak yang sedang sakit di rumah sakit ini merupakan hal yang pertama kali dilakukan oleh Satuan Penugasan, hal itu terbukti pada saat Kepala Ruangan Perawatan Anak Ny. Ervina, Amd.Kep. menyampaikan ucapan terimakasihnya.

"Terimakasih, baru kali ini ada satuan penugasan yang melaksanakan kegiatan seperti ini menyamar dan menjadi Sinterklas menghibur dan memberi kejutan hadiah Natal untuk anak-anak yang sedang sakit disini". Ujarnya.

Dan pada kesempatan tersebut juga Kepala Ruangan Perawatan Anak Ny. Ervina, Amd.Kep. berharap semoga Satuan Penugasan Yonif 725/Wrg semakin dekat dan dicintai oleh masyarakat. "Semoga Satuan Penugasan Yonif 725/Wrg semakin dekat dan dicintai oleh masyarakat khususnya di wilayah Oksibil". Tuturnya.

Dalam pelaksanaan kegiatan tersebut juga diharapkan menjadi penyemangat dan motivasi kepada anak-anak yang sedang sakit di rumah sakit Oksibil, sehingga mereka mempunyai kemauan untuk sembuh yang tinggi. (25/12).

 MENARA POST ,Indramayu -   Dewan Pengurus Pusat (DPP) PKB telah melantik jajaran Dewan Pengurus Cabang (DPC) PKB Kabupaten Indramayu yang bertempat di gedung pusat dakwah PCNU Indramayu, sabtu (22/12). Pelantikan tersebut sebagai momentum  persiapan lokomotif  pemilu 2019 yang akan digelar beberapa saat lagi.

Pengurus pusat  yang mewakili ketua umum PKB Syaifullah Ma'mun dalam kesempatan pelantikan menyatakan bahwa  DPC. PKB Indramayu harus dapat hadir bukan hanya sebagai Wadah partai, namun juga mampu menampung aspirasi masyarakat sebanyak mungkin dan merealisasikannya.

"Partai hendaknya menjadi lokomotif atau kendaraan yang strategis dalam membangun keinginan masyarakat, dan ucapan selamat kepada seluruh struktural DPC. PKB Indramayu yang baru dilantik, semoga selalu dapat berkhidmat dengan baik dan target menjaga tradisi serta merebut kemenangan harus selalu dilakukan, " ungkapnya.

Ketua DPC. PKB terpilih, Muhammad Solihin dalam sambutan dan orasinya diatas panggung pelantikan berpesan agar pada tahun 2019 besok,  PKB harus mampu merebut perolehan kursi sebanyak 10 buah.

"Ketika saat ini, PKB di Indramayu hanya mampu memperoleh 7 kursi,  maka ditahun 2019 besok, PKB harus bisa mendapatkan 10 kursi,  hal itu diucapkan karena berdasarkan standarisasi perolehan parlemen survai yang menyatakan bahwa PKB telah berhasil  masuk dalam urutan ke tiga  parlement tresolt, dan saya juga menghimbau agar semua struktural PKB solid serta tidak mudah terpecah belah, apalagi mudah teradu domba oleh pihak yang tidak bertanggung jawab, " terangnya.
[ads-post]
Dalam kesempatan itu turut hadir sekretaris  DPW. PKB Jawa Barat H. Sidkon Djampi yang juga sebagai caleg nomor urut satu dapil 08 (Indramayu, Kabupaten/kota Cirebon)  yang ikut membacakan pemanggilan peserta pelantikan, sekaligus menyampaikan ucapan selamat dari seluruh struktural PKB sejawa Barat untuk DPC. PKB Indramayu masa khidmat 2018 - 2023.

"Seluruh Struktural PKB se Jawa Barat mengucapkan selamat kepada struktural DPC. PKB terpilih, masa khidmat 2018 - 2023, dan saya juga optimis PKB Indramayu akan bertambah besar, apalagi saat ini kader milenial PKB sangatlah banyak dan terstruktur baik disemua hirarki, sehingga PKB mampu menjadi Partai yang melaju  kencang  dihampir semua lini   masa, dan berhasil masuk dalam jajaran partai elit di Indonesia. Partai yang dinakhodai  oleh Cak Imin saat ini  bukan hanya diminati oleh para santri saja, namun juga  telah digandrungi para milenial seperti  yang telah disampaikan oleh gubernur Jabar Ridwan Kamil pada PKB Jabar Fest kemarin, " terangnya.

Pada pelantikan tersebut turut dilaksanakan pembacaan Dzikir Hadiyu Kebangsaan oleh KH. Zamzami amin dari Babakan Ciwaringin Cirebon, sebagai rangkaian dari Haul Gusdur ke - 09 dan ditutup dengan ceramah oleh  ulama Khowas Nahdlatul Ulama  Gus Muafiq dari Jogjakara.

 MENARA POST ,Indramayu- Komunitas Jurnalis Universitas Politeknik Negeri Indramayu (Polindra) Yang tergabung dalam wadah KOTAK PENA  adakan seminar Jurnalistik bertema Mengenal Pers Sebagai Media Informasi Di Era Digital, seminar tersebut dilakukan di Aula Polindra pada Sabtu, 15/12/2018.

Para peserta dari mahasiswa Polindra yang mengikuti kegiatan ini sangat antusias ingin mengetahui lebih banyak tentang dunia jurnalistik.

Sedangkan untuk Pemateri dalam kegiatan menghadirkan beberapa jurnalis senior yakni Agung Nugroho dari Koran Pikiran Rakyat dan Heri Sutarma Media Parlemen.


"Ini kegiatan positif, menjadikan jurnalisme sebagai tema kegiatan, Minimal peserta mengenal jurnalistik, setelah mengenal mereka mencintai, kemudian setelah mencintai mereka melakukan aktivitas jurnalistik," kata Agung diwawancarai usai kegiatan.

Sebagai salah satu pemateri, agung memberi wawasan pada para peserta tentang cara menulis berita yang baik dan tidak keluar jalur undang - undang pers dan kode etik jurnalistik.

"Tadi saya juga menjelaskan koridor - koridor tentang jurnalistik, tentunya karya dari peserta tadi nantinya membuat tulisan yang sesuai koridor jurnalistik, selain dari koridor tekhnis seperti judul, lead, isi, 5W1H, struktur piramida terbalik, juga yang terpenting aspek etikanya, aspek moralnya, aspek legalnya, supaya peserta tidak memproduksi berita yang tidak sesuai kaidah." Tandasnya.

"Semakin banyak orang yang mencintai jurnalistik, makin terbuka bahwa nanti kedepan dunia jurnalisme menjadi bangkit lagi,menjadi pilihan banyak orang baik itu sebagai profesi maupun sebagai keterampilan yang lebih bersifat individual." Harap Agung.

Masih pada tempat yang sama M. Syahndra Ramadhan (19) selaku ketua pelaksana seminar mengungkapkan betapa antusiasnya peserta seminar yang digelarnya "Alhamdulillah acara ini berjalan lancar, dan peserta pun antusias mengikuti acara tersebut" Ucapnya.

Dia mengungkapkan bahwa acara tersebut untuk yang kedua kalinya, dan berharap kedepannya akan terus berjalan. "Ini acara yang ke dua kalinya" Terangnya.
[ads-post]
Pria yang akrab disapa Syahndra ini berharap kedepannya KOTAK PENA ini tetap eksis dan terus berkembang. "Harapan saya komunitas ini terus berkembang, dan bukan hanya eksis di ruang lingkup kampus saja, tetapi juga di luar kampus" Pungkasnya.
(Guntur)

 MENARA POST ,INDRAMAYU- Berlangsungnya kegiatan Launching Kotak Literasi Warga Cerdas (KOLECER) dan Maca Dina Library (CANDIL) di Taman Sempur Kota Bogor hari ini, Sabtu(15/12) oleh Ridwan Kamil didukung penuh dan diberi apresiasi Plt Bupati Indramayu Bapak Supendi.

"Kegiatan ini sangat bagus tentunya harus kita dukung karena kegiatan ini sangat penting bagi Masyarakat Jawa Barat Khusus nya Indramayu maupun bagi Kabupaten / Kota lainnya se Jawa Barat," ungkap pria berbadan tegap ini

Bupati Supendi juga memaparkan, kegiatan ini juga bersinergis dengan Visi Indramayu Remaja dimana didalamnya ingin menjadikan Kabupaten Indramayu ini sebagai kota yang cerdas dan berwawasan.
[ads-post]
"KOLECER DAN CANDIL ini juga sinergis dengan visi Remaja dimana akan menguatkan dalam pencapaian wujudkan kota cerdas dan berwawasan, " ujarnya.

 MENARA POST -Indramayu- DR.Ir.H.E.Herman Khaeron,Msi, Ir.Sri Budihardjo Herman,Taufiq Hadi Sutrisno,dan Cakra temu team pemenangan di aula pkpn karangturi untuk membahas pelaksanaan pemilihan umum 2019.Sabtu(08/12/2018)

Pertemuan itu di hadiri segenap Kader Partai Demokrat Kabupaten Indramayu,Acara yang berlangsung tertib dan penuh semangat perjuangan para kader Partai.Calegpun bergantian memberikan sambutan untuk memberikan saran atau setrategi untuk memenangkan Pemilu nanti.

Temu Caleg dan Team pemenangan Partai ini,Di motori oleh cakra salah satu caleg partai Demokrat Dapil I Kabupaten Indramayu.

Di sela sela akhir acara cakra memberikan tanggapannya perihal acara yang di usungnya didepan awak media,"secara Global yang artinya saya sebagai caleg hanya memberikan dukungan gagal atau tidaknya saya menjadi caleg itu adanya dilapangan,Tapi pada dasarnya caleg caleg partai Demokrat baik dari Dapil I sampai Dapil VI harapan saya bersatu.Untuk kemenangan Partai Demokrat dan tidak saling bersinggungan.Tidak ada sikut menyikut di dalam satu wadah.Harapan saya nanti,siapa yang menjadi anggota Dewan di 2019 dapat mengayomi kader Partai." terangnya

Lanjut cakra ketika di minta harapannya kepada Herman dan Budi,"Kepada pak herman dan Budi,jika nanti melanjutkan ke periode berikutnya.lebih melakukan perubah terhadap pembangunan di Kabupaten Indramayu." ungkapnya

Masih pada tempat yang sama Herman Khaeron Caleg DPR RI Dapil Jabar VIII,"Acara ini di motori oleh salah satu caleg yaitu bung Cakra,Yang berinisiatif membuat acara ini.bagi saya senang,apalagi di ikuti oleh caleg yang lain.Kami Suport bersama dengan pak Budi sebagai pengurus DPC,tentu ini adalah event penting untuk menyatukan cara pandang,pendapat,setrategi,shaering pengalaman dan saling mendorong.Supaya semangat tetap sama dan tetap terjaga,.
[ads-post]
Walau bagaimanapun pemilu yang akan di laksanakan 17 April 2019 akan penuh tantangan,adu setrategi dan kita juga harus memiliki setrategi atau taktik supaya dapat merebut Hati dan Pikiran rakyat untuk bersama sama Partai Demokrat."Jelasnya
(Redaksi)

 MENARA POST - Indramayu -  Daya dorong pembangunan Desa tidak akan berjalan dengan baik jika tidak ada perencanaan matang yang dilakukan sebelumnya, untuk itu Desa Terusan saat ini melakukan  penyusunan Rencana Kerja Pembangunan Desa (RKPdesa) 2018 sebagai acuan agenda pembangunan di Desa pada tahun 2019, Kamis (6/12).
Camat Kecamatan Sindang Ali Sukma yang hadir bersama pimpinan  musyawarah  Kecamatan (Danramil, Kapolsek) mengapresiasi pihak pemerintahan Desa Terusan karena angka kehadiran dan penyerapan aspirasi pembangunan berjalan baik, dan menurutnya diharapkan agar pemerintahan Desa Terusan yang sudah  tidak lagi terkena penyakit Kudis (Kurang Disiplin) serta Kutil (Kurang Teliti) terus mempertahankan prestasinya tersebut.

"Saya mengapresiasi kepada pemerintahan Desa Terusan karena kinerjanya sudah mulai berjalan baik, dan saya beserta semua unsur Muspika serta lembaga menghimbau Kuwu terusan agar pembangunan fisik ataupun pemberdayaan harus mendahulukan  kegiatan yang bersifat skala prioritas,  jangan sampai yang dibangun hanya itu-itu  saja, apalagi saat ini Desa Terusan sudah menjadi Desa dengan kategori maju dan layak menjadi Kelurahan. Untuk itu saya juga berpesan agar pemerintah Desa Terusan yang sudah tidak lagi terkena penyakit Kudis dan Kutil (Kurang disiplin dan ketelitian) terus dipertahankan prestasinya, karena kedidiplinan dan ketelitian pasti berdampak positif  pada regulasi dan pembangunan yang ada di Desa, "ucapnya.
[ads-post]
Kuwu Desa Terusan  Muchamad Djauri atau yang biasa dipanggil Kuwu Juju  didampingi seluruh unsur Muspika dan Lembaga Desa, membuka sekaligus menyampaikan bahwa Desa Terusan saat ini tengah melakukan pembenahan dan tengah  fokus dalam berbagai pembagunan,  baik pembangunan fisik ataupun pemberdayaan.

"Semoga pembagunan fisik dan pemberdayaan yang kami lakukan diterima oleh masyarakat,  karena  sesungguhnya pembangunan tersebut adalah untuk menjadikan Desa Terusan menjadi Desa yang unggul dalam berbagai hal positif. Sedangkan munculnya RKPDesa adalah untuk mewadahi aspirasi masyarakat agar nanti Dana Desa yang terbuang dalam APBDes yang dilaksanakan untuk pembangunan tidak menyalahi aturan dan sesuai dengan keinginan masyarakat,  " ungkapnya.

Pada RKPdes tersebut turut dihadiri oleh Muspika, BPD, LPM, PKK, RT/RW, Karang Taruna,  Gapoktan, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat da para perwakilan pemuda dan pemudi Desa Terusan. (Azis)

 MENARA POST - Subang-Pilkades serentek 165 Desa di Kabupaten Subang Provinsi Jawa Barat diharapkan oleh Plt  Bupati Subang agar lancar dalam penghitungannya tanpa hambatan.
 Lanjutnya, Plt Bupati Subang H.Ating Rusnatim menjelaskan,
Dengan Pilkades serentak  yang aman dan damai serta lancar dalam penghitungannya tentu akan sukses dalam pelaksanaanya.

 Beliau berterima kasih kepada panitia, calon, dan masyarakat.
"Terima kasih banyak atas kerja sama semua pihak, khususnya kepada panitia,para  calon dan Polri,TNI serta masyarakat yang telah bersama-sama menjaga ketertiban dan keamanan," kata Plt Bupati Subang saat dikonfirmasi media,Rabu (05/12/2018).

 Dibagian lain, Camat Ciasem diwakili oleh Sekretaris Kecamatan Ciasem Casmita berharap.
[ads-posf]
1.Gunakanlah hak pilih bapak/Ibu sesuai dengan hati nurani untuk memilih kepala desa 6 tahun kedepan
2.Siapapun yang terpilih nanti itu adalah  pemimpin yang terbaik memimpin desa, mewujudkan kemajuan desa good gaverment serta ada dalam ridho Allah SWT.
3.Untuk Calon Kades yang terpilih jangan eforia,dan yang belum terpilih semoga rendah hati karena sudah takdir Ilahi.
4.Setelah selesai nanti semuanya harus tetap menjaga keamanan,kenyamanan dan ketertiban serta keharmonisan di keluarga,di tetangga, di lingkungan sebagaimana yang telah para calon Kepala Desa mendeklarasikan diri untuk tetap damai diharapkan para pendukung juga ikut mewujudkan Pilkades  serentak 2018 yang damai dan sukses, tutupnya.

Kapolsek Ciasem Kompol Odjat Sudrajat menghimbau
bagi yang terpilih tidak terlalu eforia atas kemenangannya, yang kemarin sempat bersitegang harus saling  menghargai dan menyayangi terlebih  merangkul saudara kita yang belum beruntung dan yang belum terpilih berbesar hati untuk menerima serta saling merangkul untuk bersama-sama membangun desanya," tuturnya.
(Eka/Dit)

 MENARA POST ,Indramayu- Peringatan Hari Aksara Internasional (HAI) tahun 2018 harus dijadikan sebagai momentum untuk memperkuat budaya literasi di tengah-tengah masyarakat untuk menggapai masa depan yang lebih baik.

Hal tersebut ditegaskan Wakil Bupati Indramayu H. Supendi ketika memberikan sambutan pada puncak peringata Hari Aksara Internasional (HAI) tahun 2018 tingkat Provinsi Jawa Barat yang berlangsung di Alun-Alun Indramayu, Rabu (05/12/2018).

Supendi menambahkan, pelaksanaan HAI yang dilakukan di Kabupaten Indramayu merupakan kesempatan emas bagi Indramayu untuk menyelesaikan permasalahan buta aksara yang masih ada di Kabupaten Indramayu. Pada akhirnya pemberantasan buta aksara ini akan meningkatkan budaya literasi ditengah masyarakat Indramayu.

“Ini momentum bagi kita untuk bersama-sama menyelesaikan masalah buta aksara yang masih ada di Kabupaten Indramayu,” tegas Supendi.

Sementara itu Direktur Pembinaan Pendidikan dan Kesetaraan Ditjen PAUD Dikmas pada Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Abdul Kahar mengatakan, Kemendikbud terus berupaya dan berkomitmen dalam penuntasan penduduk buta aksara.
[ads-post]
Capaian tahun 2017 berdasarkan data yang dihimpun dari Badan Pusat Statistik (BPS) serta Pusat Data dan Statistik Pendidikan dan Kebudayaan Kemdikbud, penduduk Indonesia yang telah berhasil diberaksarakan mencapai 97,93 persen, atau tinggal sekitar 2,07 persen atau 3.387.035 jiwa (usia 15-59 tahun) yang belum melek aksara.

”Disini perlu peran Pemerintah, pemerintah daerah, dan masyarakat untuk bersama-sama dalam penuntasan buta aksara, Jawa Barat termasuk di dalamnya Kabupaten Indramayu sangat bagus dalam penuntasan buta aksara,” pesannya.

Ketua Panitia HAI tingkat Provinsi Jawa Barat, H. Caridin mengatakan, rangkaian acara peringatan HAI ini dimulai dengan defile kontingan dari masing-masing kabupaten/kota di Jawa Barat, pameran pendidikan dan kebudayaan, workshop pendidikan kesetaraan, temu evaluasi program keaksaraan dan kesetaraan, serta unjuk kabisa dari kabupaten/kota di Jawa Barat. ( Redaksi)

 MENARA POST ,Indramayu-Selasa(03/12/2018) Mapolres Indramayu kedatangan tamu kehormatan Irjen Pol Agung Budi Maryoto Kapolda Jawa Barat,Kedatangannya ke Mapolres Indramayu dengan tujuan mendeklarasikan Pemilihan Umum tahun 2019 yang Damai.

Acara tersebut di hadiri Kasdim Kodim 0616,Kajari,Saefudin anggota DPRD,H.Daniel Mutaqien Syafiuddin anggota DPR RI,Perwakilan Parpol peserta pemilu tahun 2019,Tokoh Agama,Ormas kepemudaan,Dan 40 Pemilik Kendaraan yang teridentifikasi.

Pada kesempatan itu juga kapolda gelar Konferensi Pers pengungkapan kasus curanmor di wilayah hukum polres Indramayu,Kasus Curanmor yang berhasil di ungkap sejumlah 312 kasus dengan 24 pelaku yang berhasil di tangkap.

40 kendaraan bermotor yang berhasil di identifikasi pemiliknya,Pada hari itu di serahkan kepada pemiliknya secara simbolis yang di lakukan oleh Irjen Pol Agung Budi Maryoto di dampingi oleh Kapolres Indramayu Ajun Komisaris Besar M Yoris MY Marzuki.

Irjen Agung Budi Maryoto pada saat Deklarasi Damai di depan para tamu undangan menyampaikan,"kita akan memasuki pesta demokrasi yang lebih besar,yaitu pemilu serentak,ada lima pemilihan,artinya apa,hanjatan yg besar ini.karena pemerintah melakukan penghematan anggaran,Dan tentunya ada perbedaan waktu pencoblosan.
[ads-post]
"Berdasarkan simulasi yang dilakukan KPU,Pemilu tahun depan saat penghitungan suara. Baru selesai sampai dengan jam sepuluh malam. Jumlah TPS juga secara otomatis akan bertambah,Akan tetapi jumlah personil polisi tidak bertambah.oleh karena itu,akan ada sentra Penegakan Hukum Terpadu(gakumdu) untuk menanggulangi hal yang tidak di inginkan.

Lanjut Agung,"Sekarang kita sudah memasuki tahapan inti pemilu,itu cukup panjang,dengan adanya tehnologi yang tinggi,karena kemajuan tehnologi yang sangat cepat.Terkadang pemberitaannya tidak bener semua,yang lebih dikenal HOAX,dan Ujaran kebencian,jika itu terjadi,dan itu ada delik hukumnya.Kita akan melakukan penegakan hukum,agar situasi bisa lebih tenang dan berdasarkan UU ITE.

"untuk pilpres karena ada dua pasangan calon,dan masyarakat indramayu juga akan terpecah menjadi dua.kita harus menjaga suhu politik.

"Dan para ulama juga harus bisa mengademkan masyarakat dalam isi dakwahnya.

"Kalau terjadi konflik dua kelompok,akan sangat susah untuk memulihkannya.

"Apa yang bisa kita kerjakan pada saat pemilih tahun lalu yang berjalan dengan sangat baik,maka sekarang juga kita harus lebih baik kedepannya.

"Oleh karena ini dalam menyikapi dalam pemberitaan yang belum tahun kebenarannya ,kita harus bertanya ke pada yang lebih mengetahuinya.

Yang terakhir saya mohon kepada para alim ulama mengademkan masyarakat,karena kita adalah negara yang besar,jangan sampai ada radikalisme.kita harus menjaga NKRI yang kita cintai."tuturnya Agung

Lain dengan Amir Korban Curanmor ketika di beri kesempatan untuk menyampaikan perasaan di depan para tamu,"Motor saya adalah motor kredit,Setelah selesai kredit atau lunas selama tiga bulan.pada malam harinya hilang,Dan saya laporan ke polsek pasekan pasekan,Pada saat saya pulang masyarakat banyak yang bilang percuma laporan ke polsek.karena motornya tidak akan ketemu.tapi pak kapolres bisa membuktikan bahwa pemikiran masyarakat itu salah,saya mengucapkan banyak terima kasih apresiasi atas kinerja Kapolres Indramayu Ajun Komisaris Besar M Yoris MY Marzuki,walaupun dinas di Indramayu baru satu bulan,beliu bisa membuktikan bahwa anggotanya mampu mengungkap kasus ini.sekali lagi saya ucapkan terima kasih dan apreasiasi yang sebesar besarnya kepada kapolres."terangnya

H.Daniel mutaqien syafiuddin memberikan Apresiasi kinerja Polres Indramayu,"walaupun cuacanya panas tapi insyaallah suasana dan masyarakatnya adem adem,saya mengucapkan terimah kasih dan sangat mengapreasi atas keberhasilan mengungkap kasus curanmor.tentu saja kinerja baik polres Indramayu harus juga di dukung oleh masyarakat,dengan cara hindari dengan membeli kendaraan yang tidak lengkap kendaraannya."Ungkapnya
(Redaksi)

 MENARA POST ,Indramayu- Pemerintah Kabupaten Indramayu terus berkomitmen untuk melakukan revitalisasi keberadaan Posyandu menjadi  Pos Pelayanan Terpadu di tingkat level paling bawah untuk menekan kematian ibu dan bayi. Selain itu, Posyandu berperan menciptakan generasi unggul  dalam tumbuh-kembangnya anak-anak.

Hal tersebut ditegaskan Wakil Bupati Indramayu H. Supendi ketika memberikan sambutan pada pelaksanaan klarifikasi lapangan lomba Posyandu tingkat Provinsi Jawa Barat di Posyandu Mawar VII RT 03/01 Desa Bulak Kecamatan Jatibarang, Selasa (04/12/2018).

Supendi menambahkan, untuk menunjukkan komitmen itu, Pemkab Indramayu terus melakukan revitalisasi terhadap keberadaan Posyandu yang tersebar di berbagai desa dan kelurahan . Keberadaan Posyandu yang dahulu dipandang sebelah mata, kini eksistensinya sudah mulai dirasakan oleh masyarakat Indramayu.
[ads-post]
“Berbagai kebijakan dan kegiatan yang menyenangakan dilakukan di Posyandu di Kabupaten Indramayu, seperti yang terlihat di Posyandu Mawar ini keberadaan Posyandu digabung dengan TK/PAUD,” tegas Supendi.

Selain itu, melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD), desa-desa di Kabupaten Indramayu diarahkan untuk bisa mengunakan dana desa dan alokasi dana desa untuk mengembangkan keberadaan Posyandu yang ada di desa.

Sementara itu Ketua Tim Penilai Posyandu, Rd. Eka Sukawati dari DPMD Provinsi Jawa Barat mengatakan, bagi kabupaten/kota yang meraih terbaik pada pelaksanaan lomba Posyandu ini akan mendapatkan Posyandu Award. Pihaknya melakukan cheking secara langsung  baik administrasi maupun kegiatan di lapangan.

“Kita checking secara langsung, Posyandu Indramayu cukup baik apalagi ini digabung dengan TK/PAUD sehingga bisa untuk menjadi bahan edukasi bagi anak-anak,” katanya.
(Redaksi)

 MENARA POST ,Indarmayu- Pada hari libur ini ( Minggu, 2/11/18 ) Bapak Wakil Bupati Indramayu Drs. H. Supendi. M. Si mengajak keluarga untuk mencintai Produk - Produk Jajanan Lokal, salah satu nya Jajanan Dodol yang terletak di Daerah karangampel Indramayu.

Supendi mengungkapkan bahwa makanan khas memang memiliki hubungan yang sangat erat dengan keberadaan budaya, karena seiring berjalannya peradaban, makanan memang tidak pernah lepas dari kehidupan, oleh karena itulah kebudayaan erat dan berjalan beriringan dengan kuliner.

Melestarikan budaya memang bukan pekerjaan yang mudah, tapi dengan niat tulus dan usaha yang gigih menjaga budaya menjadi hal yang mudah.

Dengan dukungan masyarakat dan pemerintah mungkin melestarikan budaya menjadi hal yang mudah, tapi memang tidak begitu adanya. Masyarakat dengan swadaya sendiri bangkit untuk menjaga juga melestarikannya.
[Ads-post]
Yang terpenting adalah melestarikan dan memperkenalkan budaya kita kepada Daerah kita sendiri dan Daerah lain agar setiap orang bisa mengenal dan ikut melestarikan. Bayangkan saja, bagaimana bisa mempertahankan juga melestarikan budaya sendiri tapi kita sendiri tidak tahu budaya kita sendiri.

Selain itu juga hal demikian dapat membantu serta meningkatkan ekonomi keluarga, hal semacam ini perlu sangat di kembangkan sebagai produk - produk unggulan pada sektor kuliner jajanan khas Indramayu. "Pungkas Pria dengan senyum yang khas ini". (Redaksi )

 MENARA POST - Subang- Pemerintah Desa Rancajaya, Kecamatan Patokbeusi , Kab.Subang mengutamakan sumber daya lokal dan tenaga kerja lokal, dalam menerapkan program padat karya tunai (PKT) pada pembangunan yang bersumber dari anggaran dana desa (DD) 2018.
Papan proyek pembangunan jalan desa
Sementara itu,Plh. Kepala Desa Rancajaya Acep Supriatna mengucapkan, terimakasih kepada pemerintah pusat .

Pihaknya juga berharap dengan peningkatan infrastruktur jalan lingkungan tentu dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan meningkatkan ekonomi ditengah masyarakat Desa Rancajaya,Rabu  (28/11/2018).

Lanjutnya, pembangunan tahap 1 rabat  beton : Rp.141.685.700,-volume 112,5 M2 di Dusun Mulyasari  RT 11/RW  04  dan tahap 2 : Rp.178.743.100,- volume,142,5 M2 di Dusun Mulyasari  RT 10/RW 04 sudah direalisasi oleh Pemdes Rancajaya Kec.Patokbeusi.

 Menurutnya,Setelah ada pengecoran jalan otomatis meningkatkan ekonomi warga serta masyarakat juga secara langsung merasakan pembangunan yang mereka bangun," katanya.(Didit)

 MENARA POST - SUBANG - Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Subang siap mengawal jalannya Pemilihan Kepala Desa Serantak di Kabupaten Subang pada 5 Desember 2018 mendatang.
Ketua PC GP Ansor
Kabupaten Subang
Asep Alamsyah Heridinata
Ketua PC GP Ansor Kabupaten Subang Asep Alamsyah Heridinata mengatakan, pihaknya siap bekerjasama dengan pihak terkait untuk keamanan dan ketertiban selama pelaksanaan pilkades serentak tersebut.

"Karena pilkades serentak merupakan hajat demokrasi untuk kepentingan bersama. Untuk itulah kami siap bersama pihak terkait menciptakan suasana pilkades yang aman dan bahagia," ujar Asep.

Dirinya menyebut, akan menginstruksikan kepada seluruh Pimpinan Anak Cabang (PAC) dan satuan yang berada dibawah koordinasinya agar berperan aktiv dalam mengawal pilkades.
[ads-post]
"Anggota Banser (Barisan Ansor Serbaguan, red) tersebar diseluruh pelosok Kabupaten Subang. Kita siap membantu," jelasnya.

Selain itu, pihaknya juga mengimbau kepada seluruh lapisan masyarakat untuk sama-sama berperan aktiv serta menjaga kondusifitas selama pilkades berlangsaung.

"Hindari money politik serta hal-hal yang bisa mengganggu jalannya pilkades. Mari kita sama-sama ciptakan suasana pilkades yang sejuk dan damai," pungkasnya.

Sekedar informasi, sebanyak 165 desa dari 28 kecamatan di Kabupaten Subang akan menggelar pemilihan kepala desa serentak pada 5 Desember 2018. Sebanyak 551 kandidat calon kepala desa siap bersaing di 536 bilik TPS.(Dit)

 MENARA POST - Subang-Ratusan masyarakat Desa Sukareja, Kecamatan Sukasari, Kabupaten Subang tumpah ruah, merayakan pesta ruwat bumi, sebagai implementasi dari rasa syukur masyarakat Desa Sukareja atas hasil panen yang didapatkan masyarakat Desa Sukareja di musim tanam tahun 2018 ini, kegiatan tersebut dilaksanakan di halaman Kantor Desa Sukareja Subang, Sabtu (24/11/2018).
Terkait hal itu Kepala Desa Sukareja Dedet Dartim mengatakan, acara ruwat bumi kali ini, memiliki makna tersendiri bagi warga masyarakat Sukareja, artinya, selain menyampaikan rasa syukur yang teramat dalam kepada Allah SWT, yang telah memberikan karunianya kepada masyarakat Sukareja, Juga kebersamaan masyarakat, baik itu dari sisi kekompakan dalam melaksanakan ruwat Bumi ini. "Semua ini ini sudah menjadi keinginan masyarakat, karena ruwat bumi ini, merupakan tradisi masyarakat Sukareja yang sudah turun temurun, dan "Alhamdulillah, sampai saat ini Kami tetap rutin tiap tahun dan komit untuk melaksanakannya setiap tahun," ujar Dedet kepada Wartawan di Desa Sukareja, Sabtu (24/11/2018).
[ads-post]
 Sementara itu menurut Dedet, pesta ruwat bumi ini juga, sebagai upaya masyarakat Desa Sukareja dalam  melestarikan tradisi ruwat bumi tersebut, yang sudah menjadi tatali karuhun, dalam setiap selesai panen raya,   karena ruat Bumi adalah bentuk syukur atas rezeki dari Allah SWT. "Apapun hasilnya dari panen raya, baik itu hasilnya melimpah atau mengalami penurunan, tetapi bagi masyarakat Desa Sukareja, wajib hukumnya mensyukuri semua rezeki, yang sudah Allah berikan kepada Kita," tegas Kades Sukareja Dedet

Lanjutnya, pesta ruwat bumi, yang dilaksanakan tahun ini, diisi dengan hiburan wayang kulit , hiburan dangdut,makan siang bersama dan berdoa bersama agar hasil pertanian di musim tanam berikutnya, bisa lebih baik lagi.

Selain itu ada arak-arakan hasil panen yang diarak keliling Desa, dan berakhir di halaman Desa Sukareja, dengan cara mandi bersama para Ketua RT/RW, Kadus, Aparatur Desa dan Kepala Desa, sebagai bukti syukur atas karunia air, yang menjadi sumber kehidupan masyarakat Desa Sukareja.

 Sementara itu,hadir Kapolsek Pamanukan Kompol. Dadang Cahyadiawan, Pembina Polri,Pembina AD,tokoh agama,tokoh masyarakat, tokoh pemuda serta Insan Pers. (Eka/Dit)

 MENARA POST ,Indramayu-Aparatur Sipil Negara (ASN) harus selalu berpikiran terbuka, terus melakukan inovasi, menyederhanakan proses kerja, memanfaatkan kemajuan ilmu pengetahuan teknologi, serta berkolaborasi dengan pihak-pihak terkait. Hal tersebut ditegaskan Wakil Bupati Indramayu H. Supendi yang membacakan sambutan Presiden Republik Indonesia pada puncak peringatan HUT Ke-47 KORPRI Tahun 2018 tingkat Kabupaten Indramayu yang berlangsung di alun alun Indramayu,Kamis(29/11/2018).



Oleh karena itu, lanjut Supendi, kepada seluruh ASN di semua lapisan pemerintahan dan di semua sector untuk tidak terjebak dengan ego-sektoral, ego-organisasi, atau ego-programnya masing-masing. Semua permasalahan yang ada di masyarakat itu bersifat lintas sektoral bahkan juga lintas daerah. Dengan berkolaborasi serta pemanfaatan ilmu pengetahuan dan teknologi, pihaknya yakin para ASN  bisa mengaktualisasikan baktinya secara lebih baik kepada masyarakat, bangsa dan negara.


Selanjutnya, ASN  juga harus melakukan banyak penyesuaian untuk mengantisipasi perubahan zaman. Revolusi industri 4.0 telah membawa perubahan lanskap sosial, politik, ekonomi dan budaya di seluruh dunia. Perkembangan teknologi informasi, terutama pengkomputeran dan media sosial, memang memfasilitasi cara kerja birokrasi. Namun, teknologi tersebut juga memfasilitasi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi dan menuntut pelayanan yang lebih baik dari aparatur sipil negara.

 [asd-post]
Pemanfaatan teknologi oleh masyarakat dan juga dunia usaha untuk menyampaikan aspirasinya tersebut akan menjadi beban ASN jika tidak diikuti dengan perubahan kerja. Mau tidak mau, aparatur sipil negara harus melayani masyarakat dengan sungguh-sungguh, meningkatkan kualitas kerja dan tata kelola pemerintahan, serta menjaga akuntabilitas.


Mulai tahun 2019, pemerintah akan melakukan program besar-besaran untuk memperkuat sumber daya manusia untuk menghadapi tantangan zaman yang semakin berat. Kualitas SDM di pemerintahan dan swasta, SDM di semua sektor, SDM di semua lapisan pemerintahan serta kualitas SDM di usia dini dan remaja, harus ditingkatkan secara signifikan. SDM Indonesia harus mampu menghadapi dan memanfaatkan peluang dari dunia dan teknologi yang sedang berubah cepat.


“Dalam kaitan ini, saya minta kepada seluruh jaiaran ASN untuk segera memperkuat diri untuk menjadi agen transformasi penguatan SDM kita, menjadi agen transformasi dalam membangun talenta-talenta anak bangsa. Dengan peran aparatur sipil negara yang tersebar di seluruh pelosok nusantara, saya yakin transformasi kualitas SDM ini bisa dilakukan secara besar-besaran dan akan memberikan hasil yang positif bagi kemajuan bangsa,” tegas Supendi.


Sementara itu Ketua KORPRI Kabupaten Indramayu, Munjaki mengatakan berbagai kegiatan untuk memeriahkan kegiatan HUT KORPRI tahun 2018 ini telah dilaksanakan seperti halnya pemberian bantuan bagi warga yang kekurangan air bersih, pengiriman kontingan dalam POR PEMDA, ziarah rombongan, serta pemberian dana purna tugas bagi ASN yang memasuki usia pensiun. (Redaksi)

 MENARA POST ,BANDUNG - Langkah serius pemerintah kabupaten indramayu di bawah komando Wabup Supendi membawa indramayu terus menjadi lebih baik memperoleh lampu hijau. Pasalnya kemarin rombongan Wakil Bupati Indramayu yang bertemu di jakarta dengan Ridwan Kamil ( RK ) diberi Apresiasi dan siap didukung penuh berbagai programnya.

“Alhamdulillah kemarin kita bertemu dengan Pak Ridwan Kamil beliau selaku Gubernur Jabar sangat mengapresiasi serta memberi dukungan penuh program yang kita ajukan untuk pembangunan di Indramayu,” ucap Wabup Supendi

Wabup Supendi menambahkan, Adanya respon positif yang dilontarkan Gubernur Jabar ini tentunya menjadi spirit bagi pemda kabupaten indramayu sendiri untuk terus meningkatkan kemajuan daerah juga memiliki komitmen ikut andil memajukan pemerintah provinsi Jawa Barat.
[ads-post]
“Program yang kita(pemda indramayu,red) ajukan ini pun selain terus memajukan pemda indramayu sendiri, Kita memiliki berbagai potensi untuk mendukung penguatan pemprov jabar,” ungkap Pria berambut klimis ini.

Diluar itu, Kepala Bappeda Wawang Irawan yang dihubungi via telefon celuller menjabarkan terkait program pemda sendiri yang disinkronkan dengan pemprov jabar terdiri dari banyak hal mulai dari wisata, industri hingga infrastruktur.

"Destinasi wisata kita ajukan karangsong dan pulau biyawak, di industri kita akan ajukan pelabuhan pengumpul di losarang adapun infrastruktur kita fokus ke terowongan jembatan kereta untuk dilebarkan serta  pembangunan jembatan cangak yang menghubungkan kertasemaya-bangodua," ucap pria berambut putih ini

Diluar hal itu juga, pihaknya memfokuskan pembangunan akan taman terbuka hijau yang akan dibangun di bekas bangunan pasar jatibarang, hingga pemugaran asrama haji serta embarkasi keberangkatan dari bandara kertajati majalengka.

"Pembangunan lainnya yang kita fokuskan yakni taman terbuka hijau, pemugaran asrama haji dan bangunan embarkasi," ungkap mantan kadisnakertrans ini

Pensinkronan program gubernur jabar juga kita kuatkan mulai dari kreatif centre yang akan kita rencanakan dibangun di islamic centre hingga command centre untuk pengawasan kinerja para kepala dinas di sekitar ruangan bupati.

"Kreatif Centre kita sudah sediakan space di Islamic Centre Belakang Masjid Islamic Centre dan Command Centre di dekat ruang kinerja bupati? " imbuh Wawang.
(Redaksi)

 MENARA POST ,Indramayu-Seorang oknum kontraktor di Kabupaten indramayu mengancam konsultan yang tengah bekerja di proyek embung temiyang sari, Kecamatan Kroya, beberapa waktu lalu. Ancaman menggunakan senjata api ini diduga dilakukan untuk menakut nakuti aktivitas konsultan tersebut.
Ilustrasi

Ancaman yang dilakukan oleh oknum kontraktor yakni dengan mengeluarkan senjata api dan menembakan ke tanah terhadap konsultan yang tengah bekerja melakukan pendampingan proyek embung di Temiyang Sari.
[ads-post]
“Suara letusan senjata api itu terdengar oleh pekerja yang ada disekitar proyek, ” jelas sejumlah pekerja yg ditemui media.

Menurut para pekerja, tindakan arogan oknum kontraktor ini membuat konsultan dan salah seorang ASN dari Dinas PUPR Kabupaten Indramayu ketakutan. Para pekerja sendiri tidak mengetahui persoalan apa sehingga senjata api tersebut meletus.

“Bener pak saya yang disini aja ketakutan. Soalnya senjata api yang dipake. Tidak tau ada masalah apa antara konsultan dengan kontraktor tersebut, ” ujar para pekerja yang mewanti wanti media agar tidak mencantumkan jatidirinya.

Kabar adanya tindakan arogan dari oknum kontraktor di kabupaten Indramayu santer terdengar hingga ke Dinas PUPR setempat. Kepala Dinas PUPR Kabupaten Indramayu Omarsyah sangat menyayangkan adanya aksi letusan senjata api dalam proyek embung di Temiyang Sari.

“Pegawai saya melaporkan adanya insiden ancaman menggunakan senjata api. Laporannyapun terlambat. Ini yang sangat kami sayangkan, ” kata Omarsyah.

Omarsyah telah menerima laporan secara rinci terkait letusan senjata api di proyek embung Temiyang Sari, baik dari pegawainya maupun konsultan proyek. Pihaknya meminta kepada seluruh pegawai di lapangan untuk tidak takut dengan segala bentuk ancaman.

“Jangan takut dengan ancaman pistol sekalipun. Yang penting kita bekerja sesuai aturan. Pihaknya sangat menyayangkan peristiwa ini. Dan ini kejadian yang pertama kali terjadi di Indramayu dalam proyek insfrastfuktur. Amat sangat memalukan,” tegas Omarsyah yang juga ketua Perbakin Kabupaten Indramayu ini.

Keprihatinan senada juga disampaikan oleh ketua Gapensi kabupaten Indramayu, Muyadi Cahya. Didampingi Sekretaris Gapensi, H. Sugino, Mulyadi menilai aksi arogan dari seorang kontraktor ini dapat mencoreng dunia jasa konstruksi di kabupaten Indramayu.

“Sangat mencoreng dunia konstruksi di Indramayu. Image orang diluaran dengan peristiwa ini sangat tidak kondusif. Dan dapat berpikir ulang untuk menanamkan modal investasinya di Indramayu, ” jelas Mulyadi Cahya.

Sebagai ketua asosiasi jasa konstruksi, Mulyadi meminta pemerintah dalam hal ini Dinas PUPR untuk lebih selektif karena apabila hal tersebut dibiarkan akan sangat berdampak bagi iklim konstruksi di daerah.

Di tempat yang berbeda Agus suherman selaku penggiat Anti Korupsi dan sebagai Ketua Ketua DPC Komunitas Pemantau Korupsi(KPK) Nusantara Kabupaten Indramayu mengecam keras atas aksi coboy oknum kontraktor embung temiyang sari,"Sudah seharusnya aparat penegak hukum harus cepat bertindak,karena sikap perilaku oknum pemborong seperti ini,harus cepat di tindak lanjuti.jangan sampai menular ke kontraktor yang lain dan dapat berdampak ke iklim usaha yang negatif di Kabupaten indramayu.Dan harus di perjelas pokok permasalahannya,jangan sampai masyarakat membuat opini sendiri karena sikap dari pelaku sudah sangat keterlaluan,dan apa motif di balik ini semua.Saya selaku Ketua DPC KPK Nusantara Kabupaten Indramayu sangat mengecam dan menyayangkan aksi oknum pemborong tersebut."Tegasnya
(Redaksi)

 MENARA POST - Indramayu - Musim penghujan mulai membasahi kawasan Pantura Jawa Barat. Masyarakat sekitar diminta untuk berhati-hati dan mengantisipasi bencana akibat hujan.
Ilustrasi
Sejumlah titik di Kabupaten Indramayu Jawa Barat masih teridentifikasi rawan bencana banjir. Terutama di sepanjang aliran sungai Cimanuk Cisanggarung.

Sedikitnya tujuh tanggul di Kabupaten Indramayu rawan banjir. Secara umum, Jawa Barat rentan bencana hidrologis.

Kepala Badan Penanganan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Indramayu Edi Kusdiana mengungkapkan, dalam sebuah rapat koordinasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Cimanuk Cisanggarung, diketahui setidaknya 52 titik tanggul di sepanjang aliran Sungai Cimanuk yang kritis. Dari 52 titik tersebut, tujuh titik kritis di antaranya berada di wilayah Kabupaten Indramayu.

"Tujuh titik tanggul yang kritis itu berada di sepanjang aliran Sungai Bangkir sampai Waledan," ungkap Edi, Minggu 18/11/2018).

Ketujuh titik tanggul yang kritis itu hingga kini memperoleh atensi ekstra mengingat berpotensi sebabkan banjir. Untuk memastikannya, BPBD Indramayu bersama instansi terkait lain akan menyusuri sungai tersebut.

"Setelahnya, barulah akan dilakukan langkah-langkah antisipasi," kata Edi.

Dalam sebuah kesempatan, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menyatakan, sebagaimana sejarahnya, sekitar 60% bencana hidrologis di Indonesia terjadi di Jabar. Karena itu, tak mengherankan bila provinsi yang dipimpinnya kerapkali banjir.

"Apalagi dengan manusia (jumlah warga) yang sekarang hampir 50 juta jiwa, tentu menambah (potensi banjir)," paparnya saat di Cirebon.
[ads-post]
Pihaknya mengimbau warga berhati-hati kala melalui jalan lintas provinsi selama musim penghujan seperti sekarang. Dalam sepekan terakhir, tercatat sedikitnya terjadi empat kali longsor di wilayah Jabar.

Namun, dia meyakinkan, pihaknya sendiri telah memiliki SOP sehingga dalam 1 X 24  jam suatu kejadian ditangani. Hanya, terkait banjir, dia berjanji akan merapatkannya dalam waktu dekat.

"Masalah sungai merupakan lintas wilayah, sehingga tk bisa diselesaikan di level wali kota atau bupati. Kami di tingkat pemprov akan segera merapatkannya," tegas dia.

BMKG Stasiun Jatiwangi, Kabupaten Majalengka, sempat mengingatkan potensi hujan lebat dan angin kencang di Wilayah Cirebon berdampak banjir, tanah longsor, banjir bandang, genangan, angin puting beliung, angin kencang, hingga pohon tumbang dan jalan licin. Masyarakat pun diimbau mewaspadai dampak yang dapat ditimbulkan tersebut.

Imbauan Ridwan Kamil.

Sementara itu Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengungkapkan, berdasarkan catatan sejarah, 60 persen bencana hidrologis Indonesia terjadi di Jawa Barat.

Oleh karena itu, ada atau tidak adanya manusia di Jawa Barat, provinsi terpata pendudukanya itu selalu dilanda bencana hidrologis.

"Apalagi dengan manusia yang sekarang jumlahnya hampir 50 juta jiwa, tentu menambah potensi banjir," kata pria Ridwan Kamil saat berkunjung ke Kota Cirebon, Rabu (14/11/2018).

Ridwan Kamil mengimbau warga untuk berhati-hati saat melewati jalan lintas provinsi di musim penghujan seperti sekarang. Dalam sepekan terakhir ini, tercatat sudah terjadi empat kali longsor.

"Tapi kami sudah punya SOP, sehingga 1 X 24 jam itu sudah beres," tegas Emil.

Untuk bencana banjir, dalam waktu dekat akan segera dirapatkan. Menurut dia, sungai di Jawa Barat merupakan lintas wilayah sehingga tidak bisa diselesaikan di level walikota atau bupati saja.

"Harus ada koordinasi di semua tingkatan untuk mengantisipasi banjir," kata dia. (Red)

 MENARA POST -  Subang- Peningkatan sarana arus lalu lintas dan meningkatkan perekonomian masyarakat dimana kondisi jalan yang dulu sangat mengkhawatirkan sehingga diperlukan Peningkatan Jalan dimana melalui Pemerintah Daerah  (Pemda) Kabupaten Subang segera melaksanakan Peningkatan Jalan melalui Dana Alokasi Khusus (DAK), Peningkatan Jalan Tanjung – Sumurbarang di kabupaten Subang ini,

Dimana ruas jalan tersebut merupakan jalan penghubung antara Kabupaten Indramayu dan Kabupaten Subang menjadi jalan alternatif jalan antar kabupaten yang tercepat, maka dengan adanya pekerjaan Peningkatan Jalan Tanjung - Sumurbarang yang didanai dengan Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun anggaran 2018 akan berdampak sangat positif dimana masyarakat yang melintasi jalan tersebut merasa aman, nyaman dengan masa pekerjaan 25 Juni 2018 s.d. 25 Desember yang dikerjakan PT. SUMBER MITRA JAYA dengan jarak lintasan 11.030 M¹ Pekerjaan Beton Rigid, dan 2.000 M¹ Hotmix. Jumat (16 / 11/ 2018).

Sementara itu,Camat Cipunagara Ubay Subarkah mengatakan, Dengan adanyan Proyek Peningkatan jalan desa tanjung yang menghubungkan desa sumurbarang Kabupaten Subang yang dulu sangat menghawatirkan dan "Alhamdulilah, sekarang sedang ada pekerjaan atau perbaikan peningkatan jalan dengan melalui Dana Alokasi Khusus (DAK),
Peningkatan Jalan Desa Tanjung Kecamatan Cipunagara yang Menghubungkan Desa Sumurbarang Kecamatan Cibogo di kabupaten Subang ini dimana ruas jalan
tersebut merupakan jalan penghubung antara Kabupaten Indramayu dan Kabupaten Subang menjadi jalan alternatif jalan antar kabupaten yang tercepat, maka dengan adanya pekerjaan Peningkatan jalan desa tanjung yang menghubungkan desa sumurbarang yang didanai dengan Dana Alokasi
Khusus (DAK) tahun anggaran 2018 akan berdampak sangat positif dimana masyarakat yang melintasi jalan tersebut merasa aman, nyaman Akan banyak dampak positif dari terlaksananya pekerjaan tersebut mulai dari segi Pelyanan kesehatan, pendidikan, peningkatan perekonomian dan Sektor Pertanian."Ujar Camat Cipunagara Ubay Subarkah.
[ads-post]
Sementara  itu Kepala Desa Sida Jaya Carta Menambahkan, dikediamanya bahwa dampak dan manfaatnya dengan adanya proyek peningkatan Jalan penghubung desa tanjung Kecamatan Cipunagara ke desa sumurbarang Kecamatan Cibogo, Kabupaten Subang dengan melintasi desa tanjung, desa sidajaya, desa sidamulya dan desa sumur barang.

 Masyarakat menilai hal yang sangat positif karna akses jalan yang dulu sangat rusak parah contohnya masyarakat untuk menempuh ke pasar Cipunagara saja harus menempuh ber jam - jam maka dengan adanya pekerjaan peningkatan jalan ini akses jalan desa sidajaya ke pasar Cipunagara sangat mempermudah dan sangat supercepat tidak harus menempuh ber jam - jam tapi  sekarang dengan adanya pekerjaan proyek peningkatan ini masyarakat untuk ke pasar Cipunagara saja dengan waktu yang sangat cepat yang tadinya ber jam - jam sekarang bisa menempuh hingga 5 menit saja jadi dengan adanya perbaikan jalan ini sangat membantu juga dalam pertumbuhan perekonomian masyarakat.

" Petani juga bisa merasakan yang dulu harus beli pupuk kepasar  harus menempuh waktu ber jam - jam dan  sekarang petani kalo beli pupuk ke pasar cuma lima menit sampai."ucapnya

Ipah warga desa sumurbarang menerangkan, Dengan adanya pekerjaan ini. masyarakat bisa mempermudah segalanya seperti akses ke kota bisa berjalan dengan cepat, apalagi masyarakat yang sakit terburu - buru bisa diantar kerumah sakit saya selaku warga desa sumurbarang sangat bersyukur dengan adanya pekerjaan jalan penghubung desa sumurbarang Kecamatan Cibogo ke Desa Tanjung Kecamatan Cipunagara Kabupaten Subang. "Ucapnya (Key/Dit)

 MENARA POST - Subang- Meningkatkan sarana arus lalu lintas dan meningkatkan perekonomian masyarakat dimana kondisi jalan yang dulu sangat mengkhawatirkan sehingga diperlukan Peningkatan Jalan dimana melalui Pemerintah Daerah  (Pemda) Kabupaten Subang segera melaksanakan Peningkatan Jalan melalui Dana Alokasi Khusus (DAK), Peningkatan Jalan Tanjung – Sumurbarang di kabupaten Subang ini,
Dimana ruas jalan tersebut merupakan jalan penghubung antara Kabupaten Indramayu dan Kabupaten Subang menjadi jalan alternatif jalan antar kabupaten yang tercepat, maka dengan adanya pekerjaan Peningkatan Jalan Tanjung - Sumurbarang yang didanai dengan Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun anggaran 2018 akan berdampak sangat positif dimana masyarakat yang melintasi jalan tersebut merasa aman, nyaman dengan masa pekerjaan 25 Juni 2018 s.d. 25 Desember yang dikerjakan PT. SUMBER MITRA JAYA dengan jarak lintasan 11.030 M¹ Pekerjaan Beton Rigid, dan 2.000 M¹ Hotmix. Jumat (16 / 11/ 2018).

Sementara itu,Camat Cipunagara Ubay Subarkah mengatakan, Dengan adanyan Proyek Peningkatan jalan desa tanjung yang menghubungkan desa sumurbarang Kabupaten Subang yang dulu sangat menghawatirkan dan "Alhamdulilah, sekarang sedang ada pekerjaan atau perbaikan peningkatan jalan dengan melalui Dana Alokasi Khusus (DAK),
Peningkatan Jalan Desa Tanjung Kecamatan Cipunagara yang Menghubungkan Desa Sumurbarang Kecamatan Cibogo di kabupaten Subang ini dimana ruas jalan
tersebut merupakan jalan penghubung antara Kabupaten Indramayu dan Kabupaten Subang
menjadi jalan alternatif jalan antar kabupaten yang tercepat, maka dengan adanya
pekerjaan Peningkatan jalan desa tanjung yang menghubungkan desa sumurbarang yang didanai dengan Dana Alokasi
Khusus (DAK) tahun anggaran 2018 akan berdampak sangat positif dimana masyarakat yang melintasi jalan tersebut merasa aman, nyaman Akan banyak dampak positif dari terlaksananya pekerjaan tersebut mulai dari segi Pelyanan kesehatan, pendidikan, peningkatan perekonomian dan Sektor Pertanian."Ujar Camat Cipunagara Ubay Subarkah.
[ads-post]
Sementara  itu Kepala Desa Sida Jaya Carta Menambahkan, dikediamanya bahwa dampak dan manfaatnya dengan adanya proyek peningkatan Jalan penghubung desa tanjung Kecamatan Cipunagara ke desa sumurbarang Kecamatan Cibogo, Kabupaten Subang dengan melintasi desa tanjung, desa sidajaya, desa sidamulya dan desa sumur barang.

 Masyarakat menilai hal yang sangat positif karna akses jalan yang dulu sangat rusak parah contohnya masyarakat untuk menempuh ke pasar Cipunagara saja harus menempuh ber jam - jam maka dengan adanya pekerjaan peningkatan jalan ini akses jalan desa sidajaya ke pasar Cipunagara sangat mempermudah dan sangat supercepat tidak harus menempuh ber jam - jam tapi  sekarang dengan adanya pekerjaan proyek peningkatan ini masyarakat untuk ke pasar Cipunagara saja dengan waktu yang sangat cepat yang tadinya ber jam - jam sekarang bisa menempuh hingga 5 menit saja jadi dengan adanya perbaikan jalan ini sangat membantu juga dalam pertumbuhan perekonomian masyarakat.

" Petani juga bisa merasakan yang dulu harus beli pupuk kepasar  harus menempuh waktu ber jam - jam dan  sekarang petani kalo beli pupuk ke pasar cuma lima menit sampai."ucapnya

Ipah warga desa sumurbarang menerangkan, Dengan adanya pekerjaan ini. masyarakat bisa mempermudah segalanya seperti akses ke kota bisa berjalan dengan cepat, apalagi masyarakat yang sakit terburu - buru bisa diantar kerumah sakit saya selaku warga desa sumurbarang sangat bersyukur dengan adanya pekerjaan jalan penghubung desa sumurbarang Kecamatan Cibogo ke Desa Tanjung Kecamatan Cipunagara Kabupaten Subang. "Ucapnya (Key/Dit)

 MENARA POST - Subang-Dua tahun sudah Scorpio Indonesia (S.I) memeriahkan dunia otomotif Indonesia khususnya di ranah roda dua. pada Sabtu, (17/11/2018), para pecinta motor bermesin 225cc  merayakan hari jadi kedua mereka dengan Mendeklarasikan Subang Anti Hoax.

Mengambil lokasi di kawasan  Alun-alun Kecamatan Ciasem,Kab.Subang , Jawa Barat, lebih dari 500 unit motor dari berbagai wilayah di Indonesia seperti Jabodetabek,Cianjur ,Karawang,Sumedang ,Majalengka,Ciamis,Tasikmalaya, Cirebon,Indramayu, Bandung Se Jawa Barat.Jateng dan Jatim hadir memeriahkan 2nd Anniversary S.I.

Alun-alun Ciasem tak hanya jadi tempat perayaan hari jadi kedua S.I. Sekarang  ini S.I  peduli dengan sosial kemasyarakatan seperti santunan kepada anak yatim,pariwisata,otomotif dan aksi kemanusiaan lainnya .
[ads-post]
Sementara itu, Ketua PC Gerakan Pemuda Ansor menyambut baik dengan Scorpio Indonesia (S.I) Kegiatan S.I deklarasi anti hoax Ini merupakan hal positif dan bermanfaat bagi agama,bangsa dan negara.

Asep mengaku terharu dan bangga kepada para member S.I yang mau meluangkan waktu untuk hadir memeriahkan hari jadi S.I yang 2nd Anniversary , khususnya kepada member dari wilayah-wilayah yang jauh.

 Beliau menegaskan bahwa semangat persaudaraan yang diusung S.I mampu menghilangkan perbedaan yang ada dan menyatukan semua perbedaan dalam satu wadah perkumpulan yang bermanfaat,katanya

Ketua PC GP Ansor Kab.Subang Mengucapkan Selamat dan
Sukses perjalanan S.I selama dua tahun dan deklarasi anti hoax.
Ia berharap S.I dapat menjalin kemitraan dalam bidang otomotif,pariwisata dan kegiatan sosial yang bermanfaat ditengah masyarakat,tegas Ketua GP Ansor Subang Asep Alamsyah S.E.(Eka/Dit)

 MENARA POST - Subang- Diklat peningkatan kompetisi guru pada kegiatan HUT Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Ke -73 tahun.

 Kegiatan yang dilakukan oleh PGRI Cab Kecamatan Cikaum Kab.Subang.

 Acara tersebut di laksanakan selama tiga hari mulai dari tanggal 15 -17 nopember 2018.

 Hadir pada acara tersebut Kasi. Kurikulum SD Bapak Ade Cece Suramidjaja yang mewakili Plt. Kadis Disdik Kab. Subang .
[ads-post]
Selain itu Kasi.kurikulum hadir juga bersama Korwil Disdik Kec.Cikaum ,Pengawas SD. dan juga selaku panitia pelaksana yakni Ketua PGRI Cab Kec. Cikaum .Agenda ini dimaksud untuk mewujudkan guru sebagai penggerak perubahan menuju indonesia cerdas,berkarakter,dalam resolusi industri 4.0.
Sementara itu,
Peserta yang hadir sebanyak 100 orang sesuai data daptar hadir dan registrasi serta diikuti oleh guru-guru PNS dan non PNS di Wilayah Koordinator Disdik Kec. Cikaum terlebih  ada peserta dari Korwil Disdik Kec. Purwadadi.(Dit/Apoh)

Bupati Indramayu Hj. Anna Sophana.
 MENARA POST - Bupati Indramayu Anna Sophana akan menemui Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo untuk menjelaskan soal pengunduran dirinya.

Kepala Pusat Penerangan Kemendagri Bahtiar mengatakan pertemuan akan berlangsung secara tertutup di kantor Kemendagri, Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Selasa (13/11) siang.

"Sowan pada menteri menjelaskan hal ihwal apa sih yang menyebabkan beliau berhenti," kata Bahtiar saat dihubungi.

Pengunduran diri Anna dari jabatannya menjadi sorotan sepekan terakhir. Pasalnya, keputusan Anna mengundurkan diri terkesan mendadak.

Alasan Anna mengundurkan diri disebut-sebut tidak terkait dengan urusan kedinasan. Tetapi ia mempertimbangkan faktor mengurus keluarga.

Kemendagri telah mengirimkan utusan ke Indramayu untuk memastikan alasan Anna mundur dari jabatan Bupati yang sedianya diemban hingga 2021.
[ads-post]
Surat pengunduran diri Anna telah disampaikan kepada Gubernur Jawa Barat (Jabar), Ridwan Kamil, dan diteruskan kepada Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD). DPRD juga telah menggelar rapat paripurna terkait pengunduran diri tersebut.

Bahtiar mengatakan sebagai pembina kepala daerah, Mendagri perlu mengetahui alasan Anna mengundurkan diri. Hal ini juga sebagai kajian Kemendagri ke depannya. Karena itu, kata Bahtiar, Tjahjo meminta Anna datang ke kantor Kemendagri di Jakarta hari ini.

"Sebagai menteri patut dan wajar kalau ingin mengetahui alasan pengunduran dirinya, apa sih. Supaya jadi bahan kajian kami juga karena ini kan fenomena baru, kepala daerah mengundurkan diri. Biasanya diberhentikan karena terlibat kasus atau meninggal dunia," kata Bahtiar.

Anna Sophanah merupakan petahana dalam pemilihan Bupati Indramayu pada 2015. Kala pemilihan, ia berpasangan dengan Supendi. Keduanya ditetapkan KPU Indramayu sebagai bupati-wakil bupati periode 2016-2021 pada 23 Januari 2016.

Sebelum menjabat kepala daerah di wilayah Pantura tersebut, Anna merupakan anggota DPRD Kabupaten Indramayu periode 2009-2014 dari fraksi Golkar. Jabatan Anna di posisi kepala daerah itu menggantikan suaminya, Irianto MS Syafiuddin alias Yance, yang menjadi bupati Indramayu sebelumnya.

MKRdezign

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget